Figo Prediksi Timnas Prancis Angkat Trofi di Piala Dunia 2026

Legenda sepak bola Portugal, Luis Figo, menyatakan keyakinannya bahwa tim nasional Prancis akan keluar sebagai juara pada Piala Dunia 2026. Pemenang Ballon d'Or tahun 2000 itu menempatkan Les Bleus di...

Jul 13, 2026 - 08:45
0 0

Legenda sepak bola Portugal, Luis Figo, menyatakan keyakinannya bahwa tim nasional Prancis akan keluar sebagai juara pada Piala Dunia 2026. Pemenang Ballon d'Or tahun 2000 itu menempatkan Les Bleus di posisi teratas dalam daftar favoritnya, mengungguli negara-negara kuat lain seperti Brasil, Argentina, dan Inggris.

Pernyataan Figo muncul di tengah persiapan panjang menuju turnamen empat tahunan yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ia menilai kedalaman skuad serta kombinasi pemain muda dan berpengalaman menjadi modal utama Prancis untuk mengulangi kesuksesan mereka pada edisi 2018.

Alasan di Balik Keyakinan Figo

Figo bukanlah sosok yang sembarangan dalam memberikan prediksi. Sebagai mantan pemain terbaik dunia, ia memahami betul dinamika kompetisi level tertinggi. Menurutnya, Prancis memiliki fondasi tim yang paling stabil dan berbahaya, terutama di lini tengah dan depan. Kehadiran pemain seperti Kylian Mbappé—yang diproyeksikan masih dalam usia emas pada 2026—menjadi faktor pembeda yang sulit ditandingi negara lain.

Selain itu, Figo menyoroti konsistensi penampilan Prancis di turnamen besar. Dalam empat edisi Piala Dunia terakhir, Les Bleus selalu melaju jauh: juara pada 2018, finalis pada 2022, serta perempat finalis pada 2014 dan 2010. Rekor ini membuktikan bahwa mentalitas kompetitif telah tertanam kuat dalam DNA tim.

Skuad Prancis yang Menjanjikan

Prancis diperkirakan akan diperkuat generasi emas kedua di bawah asuhan Didier Deschamps atau penerusnya. Selain Mbappé, nama-nama seperti Aurélien Tchouaméni, Eduardo Camavinga, dan Warren Zaïre-Emery akan semakin matang pada 2026. Kombinasi fisik, teknik, dan kecepatan menjadi ciri khas yang sulit diantisipasi lawan.

Di sektor pertahanan, Prancis memiliki stok bek tengah kelas dunia seperti William Saliba dan Ibrahima Konaté, yang akan didukung fullback dinamis macam Theo Hernández. Kedalaman skuad ini memungkinkan rotasi tanpa menurunkan kualitas permainan, sesuatu yang krusial dalam turnamen sepadat Piala Dunia.

Figo juga menaruh perhatian pada potensi regenerasi di posisi penjaga gawang. Meski Hugo Lloris telah pensiun dari tim nasional, penerus seperti Mike Maignan telah menunjukkan kapasitas sebagai kiper elite. Hal ini menghilangkan keraguan akan titik lemah yang sering menghantui tim-tim besar.

Tantangan yang Harus Diantisipasi

Meski dijagokan, jalan Prancis menuju trofi tidak akan mudah. Format Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 tim membuat persaingan lebih ketat, terutama di fase gugur. Lawan tradisional seperti Brasil, Argentina, dan Jerman dipastikan melakukan pembenahan maksimal. Figo mengingatkan bahwa kekuatan kolektif seringkali dikalahkan oleh detail kecil seperti cedera pemain kunci atau keputusan kontroversial.

Tekanan ekspektasi publik juga bisa menjadi pedang bermata dua. Prancis pernah mengalaminya pada Euro 2020, ketika tersingkir prematur meski berstatus unggulan. Namun, Figo meyakini bahwa pelajaran dari kegagalan tersebut justru memperkuat mentalitas skuad yang haus gelar.

Prediksi Figo dalam Konteks Sejarah

Luis Figo sendiri pernah merasakan manisnya juara bersama klub, namun gagal membawa Portugal meraih trofi Piala Dunia. Pengalamannya di level internasional membuat pandangannya relevan: ia paham betul apa yang dibutuhkan untuk menang di panggung sebesar ini. Dukungannya kepada Prancis bukan sekadar pendapat pribadi, melainkan analisis berbasis data performa dan potensi tim.

Jika prediksi ini terbukti, Prancis akan menjadi negara ketiga yang mampu meraih tiga gelar Piala Dunia setelah Brasil dan Italia (sebelum dianulir). Pencapaian tersebut akan semakin mengukuhkan era keemasan Les Bleus di bawah bimbingan federasi yang terus menghasilkan talenta berbakat dari akademi Clairefontaine.

Pernyataan Figo ini tentu menambah semarak diskusi menjelang pengundian grup kualifikasi yang akan berlangsung tahun depan. Para penggemar dan analis akan terus membandingkan kekuatan masing-masing tim, namun satu hal yang pasti: Prancis akan datang ke Amerika Utara dengan target tertinggi, dan restu dari seorang legenda seperti Figo bisa menjadi motivasi tambahan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User