Eks Pangdam Widi Murka Saat Jaksa Singgung Dana Rp500 Juta untuk Alphard

Sidang perkara dugaan korupsi yang menjerat mantan Panglima Daerah Militer (Pangdam) berinisial Widi kembali memanas. Mantan perwira tinggi itu terlihat berang ketika jaksa penuntut umum mulai menggal...

Jul 13, 2026 - 11:42
0 0
Eks Pangdam Widi Murka Saat Jaksa Singgung Dana Rp500 Juta untuk Alphard

Sidang perkara dugaan korupsi yang menjerat mantan Panglima Daerah Militer (Pangdam) berinisial Widi kembali memanas. Mantan perwira tinggi itu terlihat berang ketika jaksa penuntut umum mulai menggali aliran dana senilai setengah miliar rupiah yang diduga berkaitan dengan pembelian kendaraan mewah. Widi membantah keras tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai upaya penjebakan yang disengaja.

Pertanyaan Jaksa Memicu Reaksi Keras

Di hadapan majelis hakim, jaksa mengonfirmasi adanya transaksi sekitar Rp500 juta yang tercatat dalam rekening milik seorang anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Menurut jaksa, dana itu diduga berasal dari terdakwa dan digunakan untuk membeli sebuah Toyota Alphard. Ketika dikonfirmasi, Widi langsung menunjukkan raut wajah kesal dan menolak memberikan jawaban langsung. “Ini terlalu mengada-ada. Saya tidak pernah membelikan mobil untuk siapapun. Ini jelas rekayasa,” ucapnya dengan nada tinggi. Suasana persidangan seketika tegang, memaksa hakim ketua untuk mengingatkan semua pihak agar tetap menjaga ketertiban.

Konstruksi Kasus dan Bantahan Terdakwa

Jaksa berargumen bahwa aliran dana tersebut adalah bagian dari komisi yang diterima Widi saat menjabat sebagai Pangdam, yang kemudian dialirkan ke pihak ketiga sebagai modus penyamaran. Namun, kuasa hukum Widi membantah, menyatakan bahwa nominal setengah miliar itu adalah pinjaman pribadi yang sudah dikembalikan dan sama sekali tidak berhubungan dengan posisi terdakwa di institusi militer. Pembelaan itu diperkuat dengan bukti transfer balik yang diajukan oleh tim pengacara. Pihak terdakwa menegaskan bahwa tuduhan pembelian Alphard untuk anggota Kowad hanyalah pengalihan isu yang tidak berdasar.

Respons Jaksa dan Agenda Sidang Selanjutnya

Sidang yang berlangsung lebih dari lima jam itu menyorot beberapa bukti baru, termasuk catatan transaksi di dealer resmi yang tidak menunjukkan nama Widi sebagai pembeli. Jaksa tetap bersikukuh bahwa pola aliran dana menunjukkan keterkaitan erat antara terdakwa dan pemilik mobil. “Kami memiliki rekaman komunikasi dan keterangan saksi yang memperlihatkan hubungan instruksi,” ujar jaksa. Rencananya, sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan menghadirkan anggota Kowad yang disebut menerima kendaraan tersebut, guna mengonfirmasi asal-usul uang. Majelis hakim juga meminta agar semua dokumen perbankan diserahkan tanpa ada yang disembunyikan. Widi kembali menegaskan, “Saya siap menghadapi semua ini, karena saya yakin kebenaran akan terungkap.”

Persidangan yang membelit mantan petinggi militer ini masih menjadi sorotan publik, terutama lantaran melibatkan isu internal kesatuan dan dugaan penyalahgunaan wewenang. Banyak pihak menantikan apakah keterangan saksi berikutnya akan memperkuat dakwaan atau justru mementahkan konstruksi hukum yang dibangun jaksa.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User