Destry Damayanti Jabat Pjs Gubernur Bank Indonesia

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti resmi menjalankan tugas sebagai Pelaksana Jabatan (Pjs) Gubernur Bank Indonesia per Senin, 27 Juli 2026. Ia memegang pucuk pimpinan tertinggi ban...

Destry Damayanti Jabat Pjs Gubernur Bank Indonesia

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti resmi menjalankan tugas sebagai Pelaksana Jabatan (Pjs) Gubernur Bank Indonesia per Senin, 27 Juli 2026. Ia memegang pucuk pimpinan tertinggi bank sentral hingga gubernur definitif ditetapkan melalui proses yang diatur undang-undang.

Penugasan ini mencatatkan babak baru dalam sejarah bank sentral. Destry menjadi perempuan pertama yang memimpin Bank Indonesia, meski dalam kapasitas pelaksana jabatan. Sejak lembaga ini berdiri, kursi gubernur selalu dipegang laki-laki.

Posisi Gubernur Bank Indonesia sebelumnya diemban Perry Warjiyo, ekonom yang memimpin bank sentral sejak 2018 dan kembali ditetapkan untuk masa jabatan kedua pada 2023. Dengan penunjukan ini, estafet kepemimpinan sementara berpindah ke tangan deputi gubernur senior sesuai ketentuan yang berlaku.

Dasar Hukum Penunjukan Pelaksana Jabatan

Mekanisme kepemimpinan bank sentral diatur dalam Undang-Undang tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah, termasuk melalui Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Regulasi itu menegaskan bahwa apabila jabatan gubernur lowong, Deputi Gubernur Senior menjalankan fungsi pimpinan tertinggi sampai pejabat definitif diangkat.

Dewan Gubernur sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi Bank Indonesia terdiri atas seorang gubernur, seorang deputi gubernur senior, dan sejumlah deputi gubernur. Setiap anggota diangkat oleh presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat untuk masa tugas lima tahun dan dapat diangkat kembali pada periode berikutnya.

Status pelaksana jabatan bersifat transisional. Tahap berikutnya berada di tangan presiden untuk mengajukan calon gubernur definitif. Calon tersebut kemudian menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR sebelum dilantik secara resmi.

Bank Indonesia sendiri merupakan lembaga negara yang independen. Undang-undang menegaskan bank sentral bebas dari campur tangan pemerintah maupun pihak lain dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya. Independensi itu menjadi fondasi kredibilitas kebijakan moneter di mata publik dan pasar.

Rekam Jejak Destry Damayanti

Lahir di Jakarta pada 16 Desember 1963, Destry Damayanti menempuh pendidikan ekonomi di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia sebelum meraih gelar master dari Cornell University, Amerika Serikat. Sebagian besar kariernya ia habiskan di ranah kebijakan publik, termasuk di lingkungan Kementerian Keuangan.

Sebelum masuk jajaran Dewan Gubernur, ia dikenal luas sebagai pengajar di almamaternya dan pernah menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional, lembaga penasihat presiden di bidang perekonomian. Namanya juga akrab di berbagai forum kebijakan sebagai ekonom yang vokal membahas isu fiskal dan moneter.

Pada 2019, Destry dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior menggantikan Mirza Adityaswara setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan di DPR. Lima tahun berselang, legislatif kembali memberikan persetujuan baginya untuk menjalani periode kedua yang semestinya berlangsung hingga 2029.

Selama memangku jabatan tersebut, ia membawahi bidang-bidang strategis dan kerap menjadi wajah bank sentral dalam komunikasi kebijakan. Sejumlah agenda besar berjalan dalam masa tugasnya, antara lain perluasan layanan QRIS, pengembangan sistem pembayaran ritel cepat BI-FAST, serta penguatan pendalaman pasar keuangan.

Tanggung Jawab Penuh di Tengah Transisi

Sebagai pelaksana jabatan gubernur, Destry memikul mandat penuh atas tiga pilar tugas Bank Indonesia: menjaga stabilitas nilai rupiah, memelihara stabilitas sistem keuangan, dan memastikan kelancaran sistem pembayaran. Keputusan suku bunga acuan, operasi moneter, serta kebijakan makroprudensial harus tetap berjalan tanpa jeda meski bank sentral berada dalam masa peralihan.

Agenda rutin menantinya, mulai dari Rapat Dewan Gubernur bulanan yang menetapkan arah kebijakan moneter, koordinasi dengan pemerintah dan otoritas lain melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan, hingga keterlibatan dalam forum bank sentral internasional. Sasaran inflasi yang ditetapkan pemerintah tetap menjadi jangkar utama kebijakan.

Tantangan yang menanti tidak ringan. Dinamika ekonomi global, pergerakan nilai tukar, serta arus modal asing menuntut respons kebijakan yang cepat dan terukur. Pengalaman puluhan tahun di dunia kebijakan ekonomi menjadi bekal utama Destry dalam mengawal stabilitas selama masa kepemimpinannya.

Pelaku pasar lazim mencermati masa transisi kepemimpinan sebagai penanda kesinambungan kebijakan. Kehadiran figur yang telah lama berada di lingkaran inti Dewan Gubernur menjadi modal bagi bank sentral untuk menjaga konsistensi arah kebijakan selama periode sementara ini.

Perhatian publik kini tertuju pada langkah istana mengajukan nama calon gubernur definitif ke DPR. Hasil proses itu akan menentukan siapa yang memegang mandat penuh memimpin Bank Indonesia untuk lima tahun ke depan. Sampai keputusan tersebut tiba, Destry Damayanti memegang kendali bank sentral dan memastikan roda kebijakan moneter Indonesia terus berputar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User