Cek Fakta: Video Prabowo Emosi soal Gedung DPR RI Dibakar

Sebuah video yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto beredar luas di media sosial dengan narasi bahwa dirinya menunjukkan emosi terkait peristiwa pembakaran Gedung DPR RI. Unggahan tersebut muncul ...

Cek Fakta: Video Prabowo Emosi soal Gedung DPR RI Dibakar

Sebuah video yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto beredar luas di media sosial dengan narasi bahwa dirinya menunjukkan emosi terkait peristiwa pembakaran Gedung DPR RI. Unggahan tersebut muncul di tengah eskalasi demonstrasi yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada akhir Agustus 2025. Berdasarkan verifikasi yang dilakukan tim investigator, ditemukan sejumlah ketidaksesuaian mendasar antara narasi yang menyertai video dengan fakta yang terdokumentasi secara resmi.

Klaim yang Beredar

Klaim: Video memperlihatkan Prabowo Subianto emosi dan marah karena Gedung DPR RI dibakar oleh massa demonstran.

Narasi tersebut disebarluaskan melalui unggahan di platform media sosial, disertai keterangan yang menggiring opini bahwa kompleks parlemen nasional di Senayan, Jakarta, telah menjadi sasaran pembakaran. Potongan video menampilkan Prabowo tengah berbicara dengan nada tegas, yang kemudian dikaitkan dengan peristiwa pembakaran gedung wakil rakyat. Klaim ini beredar dalam konteks gelombang unjuk rasa besar yang dipicu sejumlah isu, antara lain polemik tunjangan anggota dewan serta tewasnya pengemudi ojek daring Affan Kurniawan akibat terlindas kendaraan taktis kepolisian pada 28 Agustus 2025. Kombinasi antara situasi nasional yang tegang dan potongan video tanpa konteks membuat klaim ini cepat menyebar dan dipercaya sebagian warganet.

Proses Verifikasi

Tim verifikasi melakukan penelusuran melalui beberapa tahap terstruktur. Pertama, pemeriksaan terhadap kondisi fisik Gedung DPR RI melalui laporan resmi aparat keamanan dan dokumentasi peliputan langsung di kompleks parlemen Senayan selama periode demonstrasi. Kedua, penelusuran asal-usul video dengan memecah gambar menjadi bingkai utama untuk dilakukan pencarian visual terbalik guna menemukan versi asli dan konteks perekamannya. Ketiga, penelusuran terhadap seluruh pernyataan resmi Prabowo Subianto yang terekam dan dipublikasikan melalui kanal resmi kepresidenan selama periode unjuk rasa berlangsung. Keempat, pembandingan kronologi peristiwa pembakaran gedung wakil rakyat yang terkonfirmasi di berbagai daerah.

Fakta Hasil Verifikasi

Fakta: Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, tidak pernah dibakar selama rangkaian demonstrasi. Bangunan yang terbakar adalah gedung DPRD di sejumlah daerah, antara lain Gedung DPRD Kota Makassar.

Data menunjukkan bahwa tidak ada satu pun laporan resmi maupun dokumentasi kredibel yang menyatakan Gedung DPR RI mengalami kebakaran. Berdasarkan keterangan kepolisian dan pantauan langsung di lokasi, kompleks parlemen nasional memang sempat menjadi titik konsentrasi massa, namun tidak terjadi pembakaran terhadap bangunan utama. Peristiwa pembakaran yang terkonfirmasi justru terjadi di daerah, yakni Gedung DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yang dibakar massa pada 29 Agustus 2025 hingga menewaskan sejumlah orang yang terjebak di dalamnya, serta beberapa gedung DPRD lain di wilayah berbeda. Narasi yang mengklaim Gedung DPR RI dibakar bertentangan dengan seluruh bukti lapangan yang tersedia.

Adapun pernyataan Prabowo Subianto yang beredar memang tercatat ada, namun konteksnya berbeda. Dalam pernyataan resminya, Prabowo menyampaikan belasungkawa atas tewasnya Affan Kurniawan, memerintahkan investigasi menyeluruh terhadap aparat yang terlibat, serta menegaskan sikap tegas terhadap tindakan anarkis dalam demonstrasi. Tidak ditemukan satu pun pernyataan resmi Prabowo yang secara spesifik merespons pembakaran Gedung DPR RI, karena peristiwa tersebut memang tidak pernah terjadi.

Hasil penelusuran visual juga mengindikasikan bahwa potongan video yang beredar merupakan suntingan dari pernyataan Prabowo pada kesempatan berbeda yang dipadukan dengan narasi pembakaran Gedung DPR RI. Teknik semacam ini merupakan pola manipulasi konteks yang umum ditemukan: materi asli yang autentik digunakan ulang dengan keterangan baru yang tidak sesuai peristiwa sebenarnya, sehingga penonton terdorong menarik kesimpulan yang keliru.

Kesimpulan

Berdasarkan seluruh bukti yang terkumpul, klaim bahwa video tersebut menampilkan Prabowo Subianto emosi karena Gedung DPR RI dibakar adalah tidak akurat. Gedung DPR RI tidak pernah dibakar; peristiwa pembakaran terjadi pada gedung DPRD di daerah. Penggabungan potongan video pernyataan presiden dengan narasi peristiwa yang tidak terjadi di lokasi tersebut menjadikan konten ini menyesatkan bagi publik.

Rating: MISLEADING. Konten menggunakan materi visual yang sebagian autentik, namun dikemas dengan narasi yang bertentangan dengan fakta di lapangan. Masyarakat diimbau tidak menyebarluaskan konten serupa dan selalu merujuk pada sumber resmi serta pemberitaan terverifikasi sebelum mempercayai informasi terkait peristiwa berdampak luas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User