Cek Fakta: Klaim Yel-Yel PKKMB Memotivasi Mahasiswa Baru

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan tim Lurusin, beredar konten di sejumlah platform digital yang memuat kumpulan contoh yel-yel untuk kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB...

Cek Fakta: Klaim Yel-Yel PKKMB Memotivasi Mahasiswa Baru

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan tim Lurusin, beredar konten di sejumlah platform digital yang memuat kumpulan contoh yel-yel untuk kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Konten tersebut mengklaim bahwa yel-yel dapat memotivasi mahasiswa baru yang baru memasuki dunia perkuliahan dan layak dijadikan referensi kegiatan orientasi. Lurusin melakukan pemeriksaan terhadap klaim tersebut dengan merujuk pada dokumen resmi dan panduan yang diterbitkan otoritas pendidikan tinggi.

Klaim yang Diverifikasi

Klaim: Kumpulan contoh yel-yel PKKMB dapat memotivasi para mahasiswa baru yang baru masuk kuliah, dan contoh yel-yel ospek tersebut dapat menjadi referensi.

Klaim tersebut mengandung dua unsur yang perlu diperiksa secara terpisah. Pertama, klaim bahwa yel-yel merupakan bagian dari kegiatan PKKMB. Kedua, klaim bahwa yel-yel memiliki fungsi memotivasi mahasiswa baru. Pemeriksaan dilakukan dengan merujuk pada Panduan Umum PKKMB yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) Kemendikbudristek sebagai sumber resmi.

Verifikasi: Status Yel-Yel dalam PKKMB Resmi

Faktanya adalah, berdasarkan Panduan Umum PKKMB yang diterbitkan Ditjen Diktiristek, kegiatan pengenalan kehidupan kampus dirancang dengan fokus pada materi kebangsaan, sistem pendidikan tinggi, kegiatan akademik dan kemahasiswaan, serta pencegahan kekerasan dan perundungan. Tidak terdapat ketentuan resmi yang mewajibkan penggunaan yel-yel sebagai komponen baku PKKMB.

Data menunjukkan bahwa istilah PKKMB diperkenalkan untuk menggantikan istilah OSPEK (Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus) yang selama bertahun-tahun diasosiasikan dengan praktik perpeloncoan. Penggunaan istilah ospek dalam konten yang beredar bertentangan dengan nomenklatur resmi yang digunakan pemerintah saat ini. Yel-yel yang kerap muncul dalam kegiatan orientasi merupakan tradisi yang berkembang di lingkungan kampus, bukan komponen yang diatur dalam panduan resmi.

Verifikasi: Klaim Manfaat Motivasi

Terkait klaim bahwa yel-yel dapat memotivasi mahasiswa baru, berdasarkan penelusuran terhadap sumber resmi, tidak ditemukan data atau kajian resmi dari Kemendikbudristek yang menyatakan bahwa yel-yel terbukti meningkatkan motivasi mahasiswa baru. Klaim tersebut bersifat asumtif dan tidak didukung bukti empiris yang dapat diverifikasi.

Namun demikian, tidak akurat pula untuk menyatakan bahwa aktivitas kelompok seperti bernyanyi bersama tidak memiliki manfaat sama sekali. Sejumlah literatur psikologi menyebutkan bahwa aktivitas kolektif dapat membangun kohesi kelompok. Meski demikian, manfaat tersebut hanya dapat diperoleh apabila kegiatan dilakukan secara sukarela, tanpa paksaan, dan tidak mengandung unsur kekerasan verbal maupun fisik.

Konteks: Larangan Kekerasan dalam Orientasi Kampus

Verifikasi juga menemukan konteks penting yang tidak disertakan dalam konten yang beredar. Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi, serta panduan PKKMB itu sendiri, seluruh kegiatan pengenalan kampus wajib bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan verbal. Praktik yel-yel yang mengandung unsur penghinaan, paksaan, atau perpeloncoan bertentangan dengan ketentuan tersebut.

Data menunjukkan bahwa sejumlah kasus kekerasan dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru masih dilaporkan terjadi di berbagai perguruan tinggi. Oleh karena itu, konten yang mempromosikan yel-yel tanpa menyertakan konteks batasan yang aman berpotensi menyesatkan apabila ditafsirkan sebagai legitimasi terhadap seluruh bentuk praktik yel-yel.

Kesimpulan

Berdasarkan verifikasi terhadap dokumen resmi, klaim bahwa contoh yel-yel PKKMB dapat memotivasi mahasiswa baru dinilai SEBAGIAN BENAR. Yel-yel memang lazim digunakan dalam kegiatan orientasi di sejumlah kampus dan aktivitas kelompok dapat membangun kebersamaan. Namun, yel-yel bukan komponen resmi PKKMB, klaim manfaat motivasi tidak didukung data resmi, dan penggunaan istilah ospek tidak sesuai nomenklatur resmi. Mahasiswa baru dan panitia kegiatan disarankan merujuk pada Panduan Umum PKKMB dari Ditjen Diktiristek sebagai sumber resmi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User