Sep 10, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

BUENOS AIRES — Komunitas Lestarikan Tradisi Kue Leicaj Simbol Keberlimpahan

Menjelang perayaan Tahun Baru Yahudi atau Rosh Hashanah, aroma madu dan rempah khas mulai menyeruak dari berbagai dapur keluarga di Argentina. Di tengah di

BUENOS AIRES — Komunitas Lestarikan Tradisi Kue Leicaj Simbol Keberlimpahan

Menjelang perayaan Tahun Baru Yahudi atau Rosh Hashanah, aroma madu dan rempah khas mulai menyeruak dari berbagai dapur keluarga di Argentina. Di tengah dinamika modernisasi kuliner, tradisi memanggang kue madu klasik bernama leicaj (atau torta de miel) tetap bertahan kokoh melintasi zaman. Hidangan penutup yang telah berakar selama lebih dari satu abad ini bukan sekadar penganan manis biasa, melainkan simbol doa komunal memohon kemakmuran, keberlimpahan, dan tahun baru yang manis.

Argentina, yang menaungi salah satu populasi diaspora Yahudi terbesar di Amerika Latin, telah mengintegrasikan leicaj ke dalam lanskap gastronomi nasionalnya selama beberapa dekade. Resep turun-temurun dari para nenek (abuelas) ini terus diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya dan spiritual.

Jejak Sejarah dan Makna Filosofis Kue Madu

Secara historis, leicaj dibawa oleh imigran Yahudi Ashkenazi dari Eropa Timur ke wilayah Amerika Selatan pada akhir abad ke-19. Komposisi kue ini sarat akan makna simbolis yang mendalam. Penggunaan madu sebagai bahan pemanis utama merepresentasikan harapan agar siklus kehidupan di tahun mendatang berjalan manis dan dijauhkan dari kepahitan.

"Setiap potongan leicaj yang disajikan bukan hanya memanjakan lidah, melainkan membawa doa kolektif untuk keberlimpahan dan kesinambungan hidup keluarga di masa depan," ungkap salah satu pegiat tradisi kuliner di Buenos Aires.

Karakteristik penting dari kue ini adalah statusnya yang bersifat pareve (netral), karena tidak menggunakan susu atau mentega hewani, melainkan minyak nabati dan seduhan teh atau kopi. Hal ini memungkinkan hidangan dinikmati bersamaan dengan jamuan makan malam daging sesuai aturan diet tradisional.

Komposisi Bahan Baku Utama

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan leicaj klasik tergolong sederhana namun memerlukan takaran presisi untuk menghasilkan tekstur yang lembap dan padat:

  • 2 butir telur berukuran sedang.
  • 1 cangkir madu murni kualitas tinggi.
  • 1 cangkir minyak netral (seperti minyak jagung atau bunga matahari).
  • 1 cangkir seduhan kopi atau teh hangat pekat.
  • 3 cangkir tepung pengembang (harina leudante).
  • 1 sendok teh ekstrak vanila serta sejumput garam.
  • Parutan kulit 1 buah jeruk untuk aroma sitrus yang segar (opsional).

Kronologi dan Tata Cara Pembuatan Leicaj Tradisional

Proses peracikan kue warisan ini melibatkan tahapan terstruktur yang menjaga konsistensi tekstur:

  1. Persiapan awal: Panaskan oven hingga suhu 180 derajat Celsius dan olesi loyang kue dengan lapisan minyak tipis agar adonan tidak lengket.
  2. Emulsi bahan basah: Kocok telur bersama madu dan minyak nabati di dalam mangkuk besar hingga membentuk tekstur krim yang mengembang dan berbusa.
  3. Penyatuan cairan: Masukkan seduhan teh atau kopi hangat secara bertahap bersama ekstrak vanila dan parutan kulit jeruk sambil terus diaduk perlahan.
  4. Pencampuran bahan kering: Ayak tepung pengembang dan garam ke dalam adonan basah, aduk dengan teknik melipat hingga seluruh bahan menyatu tanpa gumpalan.
  5. Pemanggangan: Tuang adonan ke dalam loyang dan panggang selama 40 hingga 50 menit hingga matang merata dan permukaan berwarna cokelat keemasan.

Pelestarian Identitas Budaya Lewat Meja Makan

Keberlanjutan pembuatan leicaj membuktikan bagaimana gastronomi berfungsi sebagai medium perlawanan terhadap kepunahan budaya. Melalui proses memasak bersama di rumah, generasi muda diajak memahami akar sejarah keluarga mereka, menjadikan perayaan tahun baru sebagai momentum memperkuat tali kekeluargaan sekaligus merawat warisan leluhur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS khrisna-pertiwi

Reporter Kebijakan Publik. Menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat.

Comments (0)

User