Brace Bellingham Kirim Inggris ke Semifinal, Haaland Tersingkir

Inggris memastikan tempat di babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang berlangsung sengit di Stadion MetLife, New Jersey, tadi malam. Dua gol ...

Jul 12, 2026 - 15:58
0 1
Brace Bellingham Kirim Inggris ke Semifinal, Haaland Tersingkir

Inggris memastikan tempat di babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang berlangsung sengit di Stadion MetLife, New Jersey, tadi malam. Dua gol dari gelandang muda andalan, Jude Bellingham, menjadi pembeda di tengah perlawanan gigih tim asuhan Stale Solbakken. Sementara itu, bintang Norwegia Erling Haaland harus mengubur mimpinya membawa negaranya melaju lebih jauh usai gagal mencetak gol dan timnya dipastikan tersingkir.

Jalannya Pertandingan: Drama Tiga Gol di New Jersey

Pertandingan yang dipenuhi tensi tinggi ini diawali dengan dominasi penguasaan bola oleh Inggris, namun Norwegia justru lebih dulu mengancam lewat serangan balik cepat yang digalang Haaland dan Martin Odegaard. Peluang emas Haaland pada menit ke-14 mampu dimentahkan oleh kiper Jordan Pickford yang tampil gemilang sepanjang laga. Inggris perlahan menemukan ritme dan membuka skor pada menit ke-32 melalui aksi individu cemerlang Bellingham. Menerima umpan tarik dari Bukayo Saka di sisi kanan, gelandang Real Madrid itu melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper Orjan Nyland.

Norwegia tak tinggal diam. Memasuki babak kedua, mereka meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, pada menit ke-58, Odegaard berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti setelah Declan Rice dinilai melakukan handball di dalam kotak terlarang. Gol tersebut membakar semangat para pemain Nordik, namun Inggris merespons dengan cepat. Hanya berselang sembilan menit, Bellingham kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, ia memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil sepak pojok Phil Foden, dan dengan tenang menceploskan bola ke sudut kiri bawah gawang Nyland. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Bellingham: Pahlawan di Malam Krusial

Dua gol penentu ini semakin mengukuhkan status Jude Bellingham sebagai tulang punggung The Three Lions di era baru. Pemain berusia 23 tahun itu kini telah mengoleksi total lima gol di turnamen ini, menempatkannya dalam persaingan Sepatu Emas. Perannya tak hanya sebagai pencetak gol; mobilitasnya menghubungkan lini tengah dan depan, serta kemampuan pressing yang mematikan, membuat lini pertahanan Norwegia kewalahan sepanjang 90 menit.

Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, memuji performa anak asuhnya. “Jude menunjukkan kematangan luar biasa. Di saat tim membutuhkan, ia tampil sebagai pemecah kebuntuan. Namun ini adalah kemenangan kolektif. Disiplin pemain belakang dan keberanian Pickford menjaga kami tetap hidup,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan. Statistik pertandingan mencatat Inggris melepaskan 14 tembakan dengan 6 mengarah ke gawang, sementara Norwegia hanya mencatatkan 3 tembakan tepat sasaran dari 9 percobaan. Penguasaan bola 58% milik tim berjuluk Tiga Singa itu menjadi fondasi kendali permainan.

Piala Dunia 2026 Berakhir Pahit untuk Haaland

Sorotan tajam tertuju pada Erling Haaland yang tampil di bawah performa terbaiknya. Penyerang Manchester City itu hanya mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga, jauh dari standar mesin gol yang biasa ia perlihatkan di level klub. Pengawalan ketat dari John Stones dan Marc Guehi membuat ruang geraknya tereduksi total. Kegagalan Norwegia melangkah ke semifinal sekaligus menegaskan bahwa mimpi Haaland untuk membawa negaranya meraih trofi besar harus tertunda lagi.

Pasca-pertandingan, Haaland terlihat tertunduk lesu meninggalkan lapangan. Tak banyak komentar yang keluar dari mulutnya, hanya gestur kecewa yang mendalam. Kapten Norwegia, Martin Odegaard, mencoba menguatkan rekannya. “Kami sudah berjuang sekuat tenaga. Erling adalah pemain hebat yang selalu memberikan segalanya. Malam ini bukan milik kami, tapi kami akan bangkit,” kata Odegaard. Ini merupakan pencapaian terbaik Norwegia sejak terakhir kali lolos ke Piala Dunia pada 1998, namun tersingkir di perempat final tetap meninggalkan luka, terutama bagi generasi emas yang mereka miliki saat ini.

Langkah Inggris ke Semifinal dan Tantangan Berikutnya

Dengan kemenangan ini, Inggris akan berhadapan dengan pemenang antara juara bertahan Argentina dan raksasa Eropa, Spanyol, di semifinal yang dijadwalkan berlangsung di AT&T Stadium, Arlington. Tiket ke partai puncak menjadi target realistis bagi skuad yang diisi perpaduan pemain berpengalaman dan talenta muda ini. Tuchel menegaskan timnya tak boleh cepat berpuas diri. “Kami belum memenangkan apa pun. Semifinal adalah tantangan berbeda. Siapa pun lawannya, kami harus meningkatkan level permainan,” tegasnya.

Kedalaman skuad Inggris menjadi modal berharga. Selain Bellingham, pemain seperti Saka, Foden, dan Rice terus menunjukkan konsistensi. Rekor pertahanan yang hanya kebobolan dua gol di sepanjang turnamen—salah satunya dari titik penalti—menjadi fondasi solid yang membuat mereka pantas diperhitungkan. Momen krusial tadi malam akan tercatat sebagai salah satu laga definisi karakter The Three Lions dalam perjalanan menuju kejayaan.

Kekecewaan mendalam bagi Norwegia, tetapi juga sebuah pencapaian yang membanggakan. Sementara bagi Inggris, kemenangan atas Norwegia bukan sekadar tiket semifinal, melainkan pernyataan bahwa mereka siap menyudahi dahaga gelar yang telah berlangsung puluhan tahun. Perjalanan masih panjang, dan satu hal yang pasti: malam di New Jersey itu akan selalu dikenang sebagai malam ketika Bellingham bersinar dan Haaland harus pulang.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User