BARCELONA — Konten Kreator Ubah Mobil Jadi Album Stiker Panini Raksasa
Seorang konten kreator asal Barcelona, Spanyol, menginisiasi proyek unik: mengajak warga lokal dan turis menempelkan stiker Panini edisi khusus Piala Dunia
Gagasan itu berawal dari kecintaan sang kreator, Mateo Álvarez (25), terhadap sepak bola dan nostalgia masa kecilnya mengoleksi album stiker Panini. “Saya ingin menciptakan sesuatu yang dapat menyatukan penggemar sepak bola dari berbagai negara, dan mobil ini adalah kanvas interaktif kami,” tuturnya saat ditemui di Plaça de Catalunya, titik awal proyek tersebut pada Sabtu (5/7/2026).
Mobil Stiker Panini: Dari Barcelona ke Seluruh Dunia
Berikut kronologi perjalanan mobil penuh stiker yang kini menjadi simbol persaudaraan sepak bola global:
- 5 Juli 2026 – Barcelona, Spanyol: Mateo memarkir minibus Mercedes-Benz Vito putih miliknya di depan Pasar La Boqueria. Ia membagikan 500 lembar stiker Panini dari tim nasional peserta Piala Dunia 2026 secara gratis kepada siapa pun yang bersedia menempelkannya di mobil. Sekitar 200 orang, mulai dari anak-anak hingga lansia, ikut serta dalam sesi tempel massal yang berlangsung selama empat jam.
- 7 Juli 2026 – Marseille, Prancis: Mobil berstiker lengkap itu memulai perjalanan darat ke Marseille. Di pelabuhan Vieux-Port, Mateo kembali membuka sesi tempel stiker bagi pendukung timnas Prancis dan Maroko. Dalam waktu dua jam, tambahan 80 stiker pemain bintang seperti Kylian Mbappé dan Achraf Hakimi berjejer di kap mesin.
- 10 Juli 2026 – Amsterdam, Belanda: Perjalanan berlanjut ke utara. Di Museumplein, Amsterdam, mobil menjadi magnet perhatian karena menampilkan stiker pemain-pemain legendaris dari edisi klasik yang disumbangkan seorang kolektor. Sebanyak 15 stiker langka dari album edisi 1990-an turut dipasang, membuat bodi belakang mobil menjadi galeri nostalgia.
- 14 Juli 2026 – London, Inggris: Mobil memasuki Trafalgar Square bertepatan dengan final Kejuaraan Eropa U-21. Suporter Inggris dan Skotlandia yang hadir antusias menempel stiker terbaru dari tim nasional masing-masing. Di hari ini, Mateo mencatat rekor 110 stiker baru terpasang dalam sehari.
- 20 Juli 2026 – Berlin, Jerman: Pemberhentian kelima di Gerbang Brandenburg. Di sini Mateo mengumumkan bahwa 85% permukaan mobil telah tertutup stiker. Ia mengklaim total sekitar 1.200 stiker dari 48 tim nasional berbeda sudah menempel, menjadikan kendaraannya sebagai “album stiker roda empat terlengkap di dunia”.
Antusiasme Dunia Maya dan Sponsor Dadakan
Video aksi pertama yang diunggah ke Instagram dan TikTok mencatat 12,7 juta views dan lebih dari 800 ribu likes dalam dua hari. Tagar #PaniniCarChallenge meroket ke trending topic di Spanyol, Prancis, dan Brasil. Melihat potensi viral ini, Panini Iberica akhirnya secara resmi mensponsori perjalanan dengan memasok ribuan stiker eksklusif edisi Piala Dunia 2026 yang belum beredar di pasaran. “Ini kampanye organik luar biasa yang menghidupkan kembali budaya mengumpulkan stiker,” kata juru bicara Panini Iberica, Laura Cervera.
Selain Panini, tiga sponsor lain—sebuah merek minuman energi, rental ban spesialis perjalanan darat lintas negara, dan aplikasi peta kolaboratif—turut bergabung mendukung logistik. Berkat sponsor tersebut, Mateo kini memiliki anggaran operasional senilai €18.000 (sekitar Rp310 juta) untuk melanjutkan perjalanan ke 10 negara tambahan hingga akhir September 2026.
Rencana Selanjutnya: Menuju Amerika Latin
Mateo mengungkapkan bahwa setelah menyelesaikan tur Eropa, mobil berstiker akan dikirim via kargo laut ke Buenos Aires, Argentina, untuk melanjutkan perjalanan di Amerika Latin. Negara pertama yang dikunjungi adalah Argentina, Brasil, dan Kolombia, sebelum berakhir di Meksiko. “Saya ingin mengajak fans di benua sepak bola sesungguhnya untuk ikut menempel stiker terakhir dan menggenapkan 2.000 stiker,” katanya bersemangat.
Di setiap kota, Mateo mengajak pengikutnya untuk datang langsung dan menempel stiker pilihan. Ia pun mengabadikan seluruh proses dalam konten harian di YouTube, lengkap dengan wawancara spontan bersama peserta. Proyek ini, menurut pengamat media sosial dari Universitas Pompeu Fabra, menggabungkan nostalgia, partisipasi publik, dan dokumentasi digital sehingga efek viralnya berlipat ganda.
Mobil stiker Panini telah berubah menjadi simbol mobilitas budaya pop. Hingga berita ini diturunkan, Mateo mengklaim tidak ada stiker yang rusak atau terkelupas berkat lapisan pelindung transparan khusus yang diaplikasikan setelah setiap sesi tempel massal. Laminasi itu memungkinkan mobil tetap bisa dicuci tanpa merusak stiker, sekaligus menjaga tampilan tiga dimensi karakter-karakter sepak bola favorit.
Aksi solidaritas tak terduga juga muncul. Di London, seorang penggemar asal Suriah menempel stiker dengan tulisan tangan 'Fútbol x Paz' di kaca samping, sementara di Belanda seorang anak kecil menempel stiker kosong yang ia gambar sendiri—keduanya kini menjadi stiker paling berkesan menurut Mateo. "Proyek ini mengingatkan kita bahwa sepak bola adalah bahasa universal yang tidak butuh terjemahan," tutupnya.
Comments (0)