Banteng Merah Tegaskan Tak Terlibat Aksi, Tolak Mentah-mentah Label Abu-abu

Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah berada dalam pusaran tudingan miring. Sebutan "partai abu-abu" mendadak melekat, menyoal posisi politik partai berlambang Banteng Monco

Jul 08, 2026 - 00:17
0 0
Banteng Merah Tegaskan Tak Terlibat Aksi, Tolak Mentah-mentah Label Abu-abu

Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah berada dalam pusaran tudingan miring. Sebutan "partai abu-abu" mendadak melekat, menyoal posisi politik partai berlambang Banteng Moncong Putih itu di tengah konstelasi pemerintahan saat ini. Namun, partai yang dinakhodai Megawati Soekarnoputri itu bergeming dan melawan balik segala tuduhan yang dinilai tak berdasar.

Isu ini mencuat ke permukaan setelah adanya pernyataan dari aliansi mahasiswa yang tergabung dalam BEM Bersatu. Mereka menyoroti dugaan kedekatan salah satu aktor intelektual di balik aksi demonstrasi, Tiyo Ardianto, dengan sejumlah tokoh sentral PDIP. Tudingan ini praktis menyeret nama besar partai yang identik dengan warna merah itu ke pusaran isu, seolah ada manuver terselubung yang dimainkan.

Bantahan Resmi dari Senayan

Menanggapi tudingan tersebut, Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, angkat bicara. Dengan nada tegas, ia membantah seluruh tuduhan yang dilayangkan kepada partainya. Said menekankan bahwa instruksi dari Ketua Umum sangat jelas: tidak ada satupun kader atau anggota partai yang terlibat dalam aksi-aksi massa yang terjadi belakangan ini.

"Dipastikan, PDI Perjuangan, sesuai dengan perintah Ibu Ketua Umum, terhadap berbagai demonstrasi, baik akhir Agustus yang lalu maupun turunnya adik-adik mahasiswa, tidak ada sama sekali keterlibatan dari PDI Perjuangan. Baik itu sebagai kader maupun sebagai anggota," kata Said kepada awak media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6).

Pernyataan ini seolah menjadi tameng bagi partai untuk menghalau embusan isu liar. Said ingin menegaskan bahwa manuver politik di luar parlemen sepenuhnya merupakan dinamika sipil murni dan bukan hasil rekayasa partai politik.

Di tengah situasi politik yang kian memanas, narasi "partai abu-abu" memang kerap disematkan kepada pihak-pihak yang dianggap bermain di dua kaki. Bagi PDIP, cap ini tentu mengusik identitas ideologis mereka. Dengan lantang, mereka mencoba menarik garis tegas antara aspirasi rakyat dan kepentingan partai, sembari terus berupaya menepis persepsi publik yang mulai menempatkan Banteng Merah di ruang yang serba samar. Langkah ini dinilai krusial bagi PDIP untuk mempertahankan basis massa loyalisnya yang kerap mendefinisikan partai ini sebagai oposisi sejati, meski realitas politik mungkin berkata lain. Kini, publik menunggu apakah klarifikasi ini cukup ampuh untuk menghilangkan label abu-abu yang telanjur terlanjur disematkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User