Sep 13, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

AS — Biaya Keamanan Komunitas Yahudi Tembus 1 Miliar Dolar AS

Pintu gerbang berlapis baja, pos pemeriksaan ketat, dan keberadaan penjaga bersenjata kini bukan lagi pemandangan asing di rumah-rumah ibadah, sekolah, ser

AS — Biaya Keamanan Komunitas Yahudi Tembus 1 Miliar Dolar AS

Pintu gerbang berlapis baja, pos pemeriksaan ketat, dan keberadaan penjaga bersenjata kini bukan lagi pemandangan asing di rumah-rumah ibadah, sekolah, serta pusat kebudayaan Yahudi di seluruh Amerika Serikat. Eskalasi ancaman antisemitisme yang terus membayangi telah memaksa komunitas ini merogoh kocek lebih dalam demi menjamin keselamatan para jemaatnya. Biaya proteksi tersebut kini melonjak ke angka yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Berdasarkan data investigasi dan riset terbaru dari Jewish Federations of North America (JFNA), total belanja keamanan tahunan institusi komunitas Yahudi di AS kini menembus rekor 1,02 miliar dolar AS (sekitar Rp15,8 triliun). Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 33 persen dibandingkan estimasi tahun 2024 yang berada di kisaran 765 juta dolar AS.

Lonjakan Anggaran di Tengah Ancaman Nyata

Kenaikan anggaran proteksi ini mencakup lebih dari 4.500 sinagoge, pusat komunitas Yahudi (JCC), sekolah swasta, hingga perkemahan musim panas. Rata-rata setiap institusi non-profit tersebut kini harus mengalokasikan sekitar 225.000 dolar AS (sekitar Rp3,5 miliar) per tahun hanya untuk pos sekuriti.

Kategori Anggaran Estimasi Biaya Tahunan Keterangan / Pos Alokasi
Total Pengeluaran 2024 765 Juta Dolar AS Estimasi awal pengamanan institusi non-profit
Total Pengeluaran Terkini 1,02 Miliar Dolar AS Kenaikan 33%, rekor tertinggi sepanjang sejarah
Teknologi & Penguatan Fisik 150 Juta Dolar AS Pintu baja, kamera CCTV, dan sistem akses kontrol
Rata-rata per Institusi 225.000 Dolar AS Mencakup lebih dari 4.500 fasilitas di seluruh AS

Porsi pengeluaran terbesar terserap untuk membiayai personel keamanan profesional, termasuk penjaga bersenjata bersertifikat dan direktur manajemen risiko. Selain itu, sekitar 150 juta dolar AS dialokasikan khusus untuk modernisasi teknologi serta *hardening* bangunan—seperti pemasangan pintu antipeluru, sistem pemindaian terpadu, dan pemeliharaan perangkat pengawasan digital.

"Kami berada pada titik di mana anggaran yang seharusnya digunakan untuk mendidik anak-anak, program kemanusiaan, atau merawat lansia terpaksa dialihkan hanya demi memastikan pintu tempat ibadah kami aman untuk dimasuki," ungkap salah satu pengurus jemaat di New York.

Dilema Finansial dan Beban Program Sosial

Biaya fantastis ini menimbulkan beban ganda bagi keberlangsungan organisasi nirlaba. Alokasi dana yang tersedot untuk infrastruktur keamanan secara langsung memangkas anggaran program pendidikan dasar, beasiswa perkemahan musim panas, serta program perawatan komunitas rentan. Ironisnya, angka 1,02 miliar dolar AS tersebut belum mencakup biaya keamanan mandiri yang dikeluarkan oleh sektor privat, seperti lebih dari 1.600 restoran *kosher* dan sekitar 500 jaringan pasar swalayan milik komunitas Yahudi.

Kebutuhan pengamanan ekstra ini mencapai puncaknya menjelang perayaan Hari Raya Besar Yahudi (*High Holy Days*), seperti Rosh Hashanah dan Yom Kippur. Polarisasi sosial serta tensi geopolitik global telah menciptakan atmosfer kekhawatiran yang menuntut kesiapsiagaan fisik tanpa henti. Meski benteng fisik dan personel bersenjata mampu memberikan rasa aman sementara, para tokoh komunitas menyadari bahwa pembengkakan anggaran miliaran dolar ini merupakan alarm keras atas krisis toleransi yang kian memburuk.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS khrisna-pertiwi

Reporter Kebijakan Publik. Menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat.

Comments (0)

User