Sep 17, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

ARGENTINA — Fenomena Super El Nino Picu Ancaman Banjir di Amerika Selatan

Ancaman anomali iklim global kembali membayangi sektor pertanian dan stabilitas hidrologi di kawasan Amerika Selatan. Laporan meteorologi terbaru mengonfir

ARGENTINA — Fenomena Super El Nino Picu Ancaman Banjir di Amerika Selatan

Ancaman anomali iklim global kembali membayangi sektor pertanian dan stabilitas hidrologi di kawasan Amerika Selatan. Laporan meteorologi terbaru mengonfirmasi kedatangan fenomena Super El Niño yang diproyeksikan memicu curah hujan ekstrem jauh di atas rata-rata historis. Kendati demikian, dampak fenomena ini dipastikan tidak merata, menciptakan polarisasi risiko antara bencana banjir bandang di wilayah timur dan cuaca relatif stabil di sektor barat.

Investigasi data klimatologi dari lembaga konsultan agribisnis AZ-Group mengungkap bahwa ketidakseimbangan presipitasi ini berpotensi merusak sentra-sentra komoditas utama jika langkah mitigasi tidak segera diaktifkan oleh otoritas setempat dan para produsen pangan.

Kronologi dan Distribusi Dampak Presipitasi

Berdasarkan proyeksi pemodelan cuaca, eskalasi fenomena alam ini terbagi ke dalam beberapa fase waktu dan wilayah geografis yang spesifik:

  1. Fase Awal (Akhir September – Awal November): Peningkatan curah hujan secara agresif mulai terkonsentrasi di kawasan timur laut Argentina yang mencakup Provinsi Corrientes, Misiones, Chaco, dan Formosa, serta meluas hingga wilayah timur Paraguay dan bagian selatan Brasil.
  2. Fase Puncak (Menjelang Akhir Tahun): Efek anomali bergeser secara bertahap menuju wilayah pesisir (Litoral) dan sebagian zona tengah Argentina, kendati dengan intensitas yang sedikit lebih moderat dibanding kawasan timur laut.
  3. Wilayah Terdampak Rendah: Area barat seperti San Luis, La Pampa, dan bagian barat Córdoba diprediksi menerima dampak minimal, mempertahankan pola presipitasi yang lebih terkendali.

“Ada beberapa zona yang mulai menunjukkan tanda-tanda nyata manifestasi El Niño sejak akhir September hingga awal November. Di kawasan timur laut Argentina, curah hujan berlebih yang sangat masif dapat terpicu secara simultan,” tegas Leonardo de Benedictis, pakar meteorologi dari AZ-Group.

Ancaman Luapan Hidrologi Cekungan Cuenca del Plata

Kekhawatiran terbesar dalam mitigasi bencana ini bertumpu pada daya tampung sungai-sungai utama di Cuenca del Plata (Cekungan Plata). Curah hujan berlebih di hulu diperkirakan akan melipatgandakan debit air di tiga arteri sungai vital: Sungai Paraná, Sungai Uruguay, dan Sungai Paraguay.

  • Kenaikan Muka Air Sungai: Peningkatan volume air secara drastis berisiko menenggelamkan pulau-pulau delta dan dataran banjir di sepanjang bantaran sungai.
  • Ancaman Sektor Peternakan: Padang penggembalaan di wilayah dataran rendah berpotensi terendam, memaksa evakuasi darurat bagi ribuan hewan ternak guna menghindari kerugian massal.
  • Risiko Fluktuasi Gelombang Air (Efek Olitas): Pola pasang-surut curah hujan yang tidak menentu dapat menciptakan gelombang banjir susulan yang memperpanjang masa krisis operasional pertanian.

Para pengamat lingkungan dan pakar agrometeorologi mendesak pemangku kebijakan untuk tidak memandang fenomena ini semata-mata sebagai berkah pengairan pasca-kekeringan. Pengawasan intensif terhadap sistem drainase regional dan pengelolaan bendungan kini menjadi prioritas kritis demi mencegah kerugian infrastruktur yang lebih luas di kawasan Amerika Selatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User