Argentina Comeback Dramatis Tundukkan Mesir di 16 Besar Piala Dunia

ATLANTA, SELASA — Timnas Argentina menunjukkan mental juara sejati saat bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dalam laga babak 16

Jul 12, 2026 - 18:09
0 0
Argentina Comeback Dramatis Tundukkan Mesir di 16 Besar Piala Dunia

ATLANTA, SELASA — Timnas Argentina menunjukkan mental juara sejati saat bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Selasa (7/7) malam waktu setempat. Kapten Lionel Messi menjadi bintang kemenangan dengan dua gol dan satu assist, membawa La Albiceleste melaju ke perempat final dengan cara yang mendebarkan.

Babak Pertama yang Mencekam

Argentina tampil dominan sejak peluit kick-off, menguasai bola hingga 65 persen di 15 menit pembuka. Namun, justru Mesir yang mencuri keunggulan lewat serangan balik mematikan. Mohamed Salah, yang masih menjadi andalan di usia 34 tahun, menusuk dari sisi kanan. Ramy Rabia, bek tangguh Al Ahly, melepaskan umpan terobosan akurat yang diselesaikan dengan tenang oleh striker muda Omar Fathi pada menit ke-23. Ribuan suporter Argentina yang memadati stadion langsung terdiam.

Bencana bagi Argentina berlipat pada menit ke-37. Pelanggaran Rodrigo De Paul terhadap Salah di kotak terlarang membuat wasit asal Italia, Daniele Orsato, menunjuk titik putih. Ahmed Sayed, eksekutor andalan Mesir, dengan dingin mengecoh Emiliano Martínez untuk menggandakan keunggulan. Argentina terlihat frustrasi; Messi bahkan sempat bersitegang dengan Rabia saat keduanya berebut bola di lini tengah—momen yang diabadikan secara epik oleh foto jurnalis Associated Press, Erik S. Lesser. Foto itu kemudian viral, menggambarkan betapa sengitnya duel dua raksasa benua.

Messi Memimpin Kebangkitan

Pelatih Lionel Scaloni merespons dengan brilian. Di babak kedua, ia memasukkan Julián Álvarez dan Alejandro Garnacho untuk menambah daya dobrak. Hasilnya langsung terasa: pada menit ke-53, umpan lambung Messi dari sisi kanan disundul keras oleh Lautaro Martínez. Kiper Mesir, Mohamed El Shenawy, hanya bisa terpaku saat bola bersarang di sudut gawang. Skor 2-1 membakar semangat Argentina.

"Saya katakan di ruang ganti, kami punya 45 menit untuk mengubah sejarah. Dan mereka melakukannya. Ini bukan tentang taktik, ini tentang hati," ujar Scaloni dalam jumpa pers usai laga.

Messi yang sempat melempem di babak pertama berubah menjadi monster. Pergerakannya sulit dihentikan bek Mesir yang mulai kelelahan. Puncaknya terjadi pada menit ke-68. Wasit memberikan tendangan bebas tepat di depan kotak penalti setelah pelanggaran terhadap Enzo Fernández. Messi maju sebagai algojo. Tendangan melengkungnya yang khas melewati pagar betis dan meluncur deras ke pojok atas gawang. El Shenawy terbang, namun bola sudah lebih dulu menggetarkan jala. Skor imbang 2-2, dan stadion bergemuruh dengan nyanyian "Messi! Messi!"

Gol itu bukan sekadar penyama kedudukan. Ia menjadi gol ke-10 Messi di Piala Dunia, menjadikannya pemain Argentina pertama yang menorehkan dua digit, melampaui legenda Gabriel Batistuta yang mengoleksi 9 gol. Di usianya yang ke-39, Messi terus mengukir tinta emas.

Drama di Menit Akhir

Saat laga tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu, Messi kembali menunjukkan magisnya. Memasuki menit ke-89, sebuah skema serangan cepat dari sisi kiri: Garnacho, yang baru masuk, melepaskan akselerasi memukau melewati dua bek Mesir. Ia mengirim umpan tarik ke jantung pertahanan. Messi, dengan insting predator, menyambar bola dengan kaki kiri dan mengarahkannya ke sudut yang tak bisa dijangkau kiper. Gol ketiga! Argentina berbalik unggul 3-2. Selebrasi liar mewarnai bangku cadangan Argentina.

Mesir tidak menyerah. Tujuh menit tambahan waktu dimanfaatkan dengan tekanan total. Bola-bola panjang diarahkan ke kotak penalti Argentina. Namun, duet Cristian Romero dan Lisandro Martínez tampil bak tembok kokoh. Dua peluang emas dari sundulan Mostafa Mohamed dan tendangan voli Salah berhasil dimentahkan oleh Emiliano Martínez. Peluit panjang Orsato menutup laga. Argentina menang dramatis.

Statistik mencatat Argentina melepaskan 18 tembakan (7 tepat sasaran) berbanding 8 milik Mesir (3 tepat sasaran). Penguasaan bola 62% untuk Argentina, namun justru efektivitas serangan balik Mesir yang nyaris membuat keajaiban. Ramy Rabia yang tampil heroik di babak pertama harus pulang dengan kepala tegak, namun juga kekecewaan mendalam karena kembali gagal membawa Mesir ke perempat final—mengulang nasib serupa di Piala Dunia sebelumnya.

Kemenangan ini memastikan Argentina akan menghadapi pemenang laga Brasil versus Portugal di perempat final. Dukungan moral dari comeback spektakuler ini diyakini menjadi modal besar bagi pasukan Scaloni dalam melanjutkan misi mempertahankan gelar juara dunia yang mereka rebut empat tahun lalu di Qatar.

[SOCIAL_TWEET]: Comeback gila! Argentina bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk kalahkan Mesir 3-2 di 16 besar Piala Dunia 2026. Messi bintangnya dengan dua gol dan satu assist. #PialaDunia2026 #Argentina #Messi #Comeback[SOCIAL_TG]: 😱🔥 Gila! Argentina comeback dari 0-2 jadi 3-2! Messi bikin dua gol, bawa Albiceleste ke perempat final. Mesir hancur hati. Baca selengkapnya!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User