Sep 02, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Alarm Kebakaran Gedung KPK Gegerkan Warga, Penyebabnya Fogging

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Kamis (15/5/2025). Alarm kebakaran yang terpasang di gedung lembaga antirasuah itu mendadak berbu...

Alarm Kebakaran Gedung KPK Gegerkan Warga, Penyebabnya Fogging

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Kamis (15/5/2025). Alarm kebakaran yang terpasang di gedung lembaga antirasuah itu mendadak berbunyi, memicu kekhawatiran di kalangan karyawan dan warga sekitar bahwa telah terjadi kebakaran. Namun setelah ditelusuri, ternyata suara alarm tersebut bukan berasal dari api melainkan dari aktivitas fogging yang sedang dilakukan di area gedung.

Kepala Bagian Umum KPK, Budi, memberikan penjelasan resmi terkait insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa saat alarm kebakaran berbunyi, pihak gedung sedang melaksanakan proses fogging atau pengasapan untuk pengendalian hama di lingkungan sekitar bangunan. Alat fire fighting yang terpasang di gedung mendeteksi aktivitas tersebut dan secara otomatis memicu alarm sebagai respons terhadap perubahan kondisi udara di sekitar sensor.

Alarm Kebakaran Terdeteksi di Area Gedung KPK

Peristiwa ini bermula ketika sistem pemadam kebakaran di gedung KPK mendeteksi adanya perubahan suhu dan kondisi udara yang tidak biasa. Sensor yang terpasang di beberapa titik gedung menangkap partikel-partikel yang terbaca oleh sistem sebagai indikasi adanya kebakaran. Alarm kemudian berbunyi di seluruh area gedung, membuat seluruh karyawan yang sedang berada di dalamnya sempat panik dan melakukan evakuasi mandiri.

Petugas keamanan gedung segera melakukan pengecekan ke seluruh ruangan untuk memastikan tidak ada titik api atau kebakaran yang sebenarnya. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, ternyata tidak ditemukan adanya tanda-tanda kebakaran di dalam gedung. Sumber suara alarm berasal dari aktivitas fogging yang sedang berlangsung di halaman gedung, bukan dari dalam bangunan.

Proses Fogging Picu False Alarm Sistem Pemadam

Berdasarkan penjelasan resmi yang diberikan oleh pihak KPK, proses fogging yang sedang dilaksanakan merupakan bagian dari kegiatan pemberantasan hama dan pencegahan penyakit yang biasa dilakukan secara berkala. Pengasapan ini menggunakan bahan kimia tertentu yang disemprotkan ke udara dalam bentuk partikel halus. Partikel halus tersebut kemudian terdeteksi oleh sensor fire fighting yang memiliki sensitivitas tinggi dalam membaca perubahan kondisi udara.

Sistem pemadam kebakaran modern yang terpasang di gedung-gedung perkantoran saat ini dirancang dengan tingkat sensitivitas yang sangat tinggi. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap potensi kebakaran dapat dideteksi sedini mungkin. Sayangnya, sensitivitas tinggi tersebut justru kadang memicu false alarm atau alarm palsu ketika ada aktivitas lain yang mengubah kondisi udara secara signifikan, seperti proses fogging, memasak dalam skala besar, atau debu yang beterbangan.

Penjelasan Resmi dari KPK

Budi menegaskan bahwa seluruh prosedur keselamatan telah dipatuhi selama proses fogging dilakukan. Pihak gedung telah mengkoordinasikan jadwal fogging dengan bagian keamanan agar tidak mengganggu aktivitas работы di dalam gedung. Namun karena sistem fire fighting yang bekerja secara otomatis, alarm tetap berbunyi meskipun tidak ada kebakaran yang sebenarnya.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa sistem pemadam kebakaran dengan teknologi tinggi memerlukan kalibrasi yang tepat agar tidak menimbulkan kepanikan di kalangan penghuni gedung. Pihak gedung KPK menyatakan akan mengevaluasi pengaturan sensor fire fighting agar ke depannya tidak terjadi alarm palsu yang serupa. Selain itu, koordinasi terkait jadwal fogging juga akan diperbaiki agar kegiatan pengendalian hama tidak memicu sistem keamanan gedung.

Meskipun sempat menimbulkan kegaduhan, insiden ini membuktikan bahwa sistem keamanan di Gedung KPK bekerja dengan baik dan responsif. Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan material akibat peristiwa tersebut. Seluruh karyawan telah kembali menjalankan aktivitas normal setelah situasi dinyatakan aman oleh pihak keamanan gedung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User