Sep 02, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Hoaks Link Pendaftaran Undian Berhadiah Bank Mandiri Marak Beredar di Media Sosial

Sepanjang beberapa minggu terakhir, masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan maraknya peredaran tautan atau link yang mengklaim sebagai halaman pendaftaran undian berhadiah dari Bank Mandiri. Li...

Hoaks Link Pendaftaran Undian Berhadiah Bank Mandiri Marak Beredar di Media Sosial

Sepanjang beberapa minggu terakhir, masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan maraknya peredaran tautan atau link yang mengklaim sebagai halaman pendaftaran undian berhadiah dari Bank Mandiri. Link tersebut beredar luas melalui berbagai platform media sosial, mulai dari Facebook, WhatsApp, hingga Instagram. Iming-iming hadiah bernilai besar dengan mekanisme yang terkesan mudah membuat banyak pengguna internet tertarik untuk mengklik dan mendaftarkan diri mereka melalui tautan tersebut.

Klaim yang Beredar di Masyarakat

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan terhadap konten yang beredar, klaim utama yang propagandakan adalah adanya program undian berhadiah yang dikaitkan langsung dengan Bank Mandiri. Para pengunggah tautan tersebut biasanya menjanjikan hadiah berupa uang tunai dalam jumlah besar, kendaraan bermotor, atau hadiah elektronik kepada mereka yang berhasil mendaftar melalui link yang disediakan. Narasi yang digunakan bervariasi, namun secara umum semuanya mengatasnamakan Bank Mandiri sebagai pihak penyelenggara program tersebut. Beberapa posting bahkan menyertakan logo resmi Bank Mandiri dan tampilan antarmuka yang menyerupai situs resmi perbankan untuk memberikan kesan kredibilitas dan meyakinkan korban potensial.

Verifikasi Sumber Resmi Bank Mandiri

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan terhadap informasi dari sumber resmi Bank Mandiri, corporate secretary bank tersebut secara tegas membantah keberadaan program undian berhadiah yang mengharuskan nasabahnya mendaftar melalui tautan tertentu di media sosial. Bank Mandiri menyatakan bahwa seluruh informasi terkait program promosi dan undian berhadiah hanya akan diumumkan melalui kanal resmi perusahaan, meliputi situs web utama www.bankmandiri.co.id, akun media sosial resmi yang telah terverifikasi, serta pengumuman melalui cabang-cabang resmi yang tersebar di seluruh Indonesia. Setiap tautan yang meminta data pribadi atau informasi rekening dengan mengatasnamakan program undian berhadiah dan bukan berasal dari kanal resmi tersebut harus dianggap sebagai upaya penipuan yang berbahaya.

Modus Operandi Penipuan Berkedok Undian Berhadiah

Faktanya adalah tautan pendaftaran undian berhadiah Bank Mandiri yang beredar di media sosial merupakan bagian dari modus penipuan berbasis digital yang dikenal dengan nama phishing. Para pelaku kejahatan siber menggunakan teknik manipulasi psikologis atau social engineering untuk mencuri data pribadi korban, termasuk nomor rekening bank, kata sandi, kode OTP, dan informasi sensitif lainnya. Data yang berhasil dikumpulkan tersebut kemudian digunakan untuk mengakses rekening korban dan menguras dana yang tersimpan di dalamnya. Dalam beberapa kasus yang terdokumentasi, korban mengalami kerugian finansial yang sangat besar akibat memberikan informasi pribadi mereka kepada pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut.

Bentuk Kampanye Anti-Fraud Bank Mandiri

Bank Mandiri secara aktif menjalankan kampanye edukasi kepada nasabahnya mengenai bahaya penipuan berbasis digital. Dalam kampanye tersebut, bank menekankan bahwa mereka tidak pernah meminta nasabahnya untuk memberikan kata sandi, PIN, kode OTP, atau informasi rekening melalui tautan yang dikirim melalui media sosial atau pesan singkat. Seluruh transaksi dan komunikasi resmi Bank Mandiri hanya dilakukan melalui kanal-kanal yang telah diverifikasi dan dijamin keamanannya. Nasabah dihimbau untuk selalu memverifikasi setiap informasi yang mereka terima dengan menghubungi langsung layanan pelanggan resmi Bank Mandiri di nomor yang tercantum di situs resmi mereka.

Imbauan untuk Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap tautan-tautan mencurigakan yang menjanjikan hadiah atau keuntungan finansial lainnya melalui media sosial. Sebelum mengklik atau memberikan informasi pribadi, masyarakat sebaiknya melakukan verifikasi terlebih dahulu melalui sumber resmi seperti situs web bank, cabang bank terdekat, atau layanan pelanggan resmi. Penting untuk diingat bahwa pihak bank tidak akan pernah meminta data sensitif melalui media sosial atau pesan singkat. Dengan meningkatkan kesadaran dan kehati-hatian, masyarakat dapat membantu memberantas penyebaran hoaks dan melindungi diri mereka sendiri dariInc.kerugian finansial akibat penipuan berbasis digital.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User