Sep 18, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Yogyakarta — DPAD DIY Gelar Bedah Buku Literasi Politik Warga

Di sudut kelurahan Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, antusiasme warga lokal tampak membuncah dalam sebuah forum diskusi warga. Di tengah rua

Yogyakarta — DPAD DIY Gelar Bedah Buku Literasi Politik Warga

Di sudut kelurahan Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, antusiasme warga lokal tampak membuncah dalam sebuah forum diskusi warga. Di tengah ruang pertemuan yang dipenuhi tokoh masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY berkolaborasi dengan DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk "1001 Tanya untuk Wakil Rakyat". Pertemuan ini bukan sekadar agenda kebudayaan biasa, melainkan ikhtiar mendalam untuk membongkar sekat komunikasi yang selama ini memisahkan masyarakat umum dari parlemen daerah.

Ruang publik kerap kali diwarnai oleh ketidakfahaman masyarakat mengenai fungsi substantif lembaga legislatif. Kehadiran buku ini mencoba merespons kegelisahan tersebut dengan mengurai peran penganggaran, pembuatan regulasi, hingga pengawasan parlemen secara transparan. Diskusi interaktif ini dihadiri oleh beragam elemen warga, mulai dari pemuda karang taruna, penggerak PKK, hingga tokoh kebudayaan setempat yang haus akan keterbukaan informasi publik.

Menjembatani Jurang Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

Penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa keterbukaan informasi publik di tingkat daerah sering kali terbentur oleh minimnya media edukasi yang inklusif dan ramah warga. Buku "1001 Tanya untuk Wakil Rakyat" dirancang sebagai kompas kewargaan yang menyederhanakan aturan hukum serta mekanisme birokrasi yang rumit menjadi bahasa yang membumi. Melalui bedah buku ini, publik diajak menyelami hak-hak dasar mereka dalam menyalurkan aspirasi pembangunan daerah.

"Literasi bukan sekadar kemampuan merangkai kata dan membaca huruf, melainkan keberanian masyarakat untuk memahami hak-hak politiknya serta menuntut transparansi penuh dari para pejabat yang mereka pilih," tegas salah satu pemateri dalam forum bedah buku tersebut.

Dinamika diskusi semakin hangat ketika warga Terban secara terbuka mempertanyakan efektivitas saluran komunikasi politik yang ada selama ini. Kehadiran perwakilan DPRD DIY di lokasi memberikan ruang konfirmasi langsung atas berbagai isu krusial yang berkembang di tingkat akar rumput, menciptakan dialog dua arah yang konstruktif.

Mengukur Dampak Literasi Kewargaan di Yogyakarta

Meskipun Daerah Istimewa Yogyakarta dikenal luas sebagai barometer pendidikan nasional, penguatan literasi kritis di ranah kewargaan tetap membutuhkan pendekatan nyata. Program sinergi antara DPAD DIY dan DPRD DIY ini menegaskan pentingnya menghubungkan minat baca dengan kesadaran berdemokrasi. Penguatan literasi terbukti menjadi instrumen efektif dalam mendongkrak partisipasi aktif masyarakat pada pengawasan kebijakan publik.

Indikator Evaluasi Kondisi Sebelum Program Target Capaian Bedah Buku
Akses Informasi Publik Terbatas pada kanal formal yang kaku Dialog langsung & distribusi literatur fisik
Partisipasi Kritis Warga Cenderung pasif dan skeptis Aktif menyampaikan aspirasi terstruktur
Pemahaman Fungsi Parlemen Rendah di tingkat akar rumput Peningkatan pemahaman kerja legislatif

Langkah DPAD DIY memfasilitasi kegiatan bedah buku di tingkat kemantren seperti Gondokusuman menandai pergeseran strategi penguatan literasi. Kegiatan ini mengubah paradigma perpustakaan dari sekadar tempat penyimpanan buku pasif menjadi pusat gerakan literasi aktif yang berdampak langsung pada kehidupan sosial-politik masyarakat.

Dengan bergulirnya forum edukatif ini, kesenjangan komunikasi antara konstituen dan wakil rakyat diharapkan semakin terkikis. Berbagai pertanyaan mendasar yang selama ini mengendap di tengah warga kini menemukan saluran jawabannya, membuktikan bahwa literasi yang membumi adalah kunci utama dalam menjaga iklim demokrasi lokal tetap sehat dan akuntabel.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User