Sep 16, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Wapres Gibran dan DPM Malaysia Sepakati Penguatan Ekosistem Halal Bilateral

Pemerintah Indonesia dan Malaysia kembali mempererat hubungan diplomatik serta integrasi ekonomi kawasan melalui agenda pertemuan tingkat tinggi bilateral.

Wapres Gibran dan DPM Malaysia Sepakati Penguatan Ekosistem Halal Bilateral

Pemerintah Indonesia dan Malaysia kembali mempererat hubungan diplomatik serta integrasi ekonomi kawasan melalui agenda pertemuan tingkat tinggi bilateral. Wakil Perdana Menteri (DPM) Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, melangsungkan lawatan kerja resmi ke Jakarta untuk bertemu langsung dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Pertemuan strategis ini menyoroti sejumlah isu krusial lintas sektor, dengan fokus utama pada standardisasi dan ekspansi industri halal global.

Investigasi meja redaksi mengonfirmasi bahwa diplomasi ini bukan sekadar kunjungan kehormatan seremonial, melainkan langkah percepatan harmonisasi regulasi perdagangan antara dua kekuatan ekonomi Muslim terbesar di Asia Tenggara.

Kronologi Pertemuan Diplomatik di Jakarta

Rangkaian lawatan kerja delegasi Malaysia berlangsung dalam sejumlah tahapan penting yang dirancang untuk mematangkan konsensus bersama:

  1. Kedatangan Delegasi Tingkat Tinggi: Rombongan diplomatik dan kementerian Malaysia mendarat di Jakarta dengan mandat eksplorasi kerja sama ketahanan pangan, industri halal, dan ketenagakerjaan.
  2. Penyambutan Bilateral di Istana Wapres: Pertemuan tertutup digelar antara DPM Ahmad Zahid Hamidi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka guna merumuskan arah kerja sama ekonomi komprehensif.
  3. Sesi Konsolidasi Teknis: Pembahasan berlanjut pada sinkronisasi antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Indonesia dan Departemen Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM).
  4. Penyelarasan Peta Jalan Industri: Kesepakatan awal dirumuskan untuk mengintegrasikan rantai pasok halal bilateral sebelum diekspor ke pasar global non-tradisional.

Harmonisasi Sertifikasi Halal Jadi Sorotan Utama

Salah satu hambatan laten dalam arus perdagangan barang konsumsi antara Indonesia dan Malaysia selama bertahun-tahun adalah perbedaan prosedur registrasi dan verifikasi halal. Dalam dialog ini, kedua belah pihak sepakat untuk mempercepat mekanisme Mutual Recognition Agreement (MRA) agar produk UMKM hingga industri manufaktur kedua negara tidak lagi terbentur hambatan non-tarif.

"Sinergi antara otoritas halal Indonesia dan Malaysia merupakan kunci pembuka gerbang rantai pasok global. Kita tidak boleh terjebak dalam kompetisi standar yang justru merugikan para pelaku usaha kawasan," ungkap salah satu pejabat diplomatik yang mengetahui jalannya pembahasan.

Potensi pasar halal dunia saat ini diperkirakan menembus angka USD 3 triliun. Penyelarasan standar JAKIM dan BPJPH diproyeksikan mampu mendongkrak volume ekspor produk olahan makanan, farmasi, serta kosmetik dari koridor Jakarta-Kuala Lumpur secara signifikan.

Peluang Integrasi Rantai Pasok Kawasan

Selain sertifikasi halal, pembicaraan antara Gibran dan Ahmad Zahid turut menyentuh beberapa pilar strategis lainnya:

  • Kemitraan Pendidikan Vokasi: Penguatan pertukaran pelatihan tenaga terampil berbasis teknologi dan industri kreatif.
  • Perlindungan Tenaga Kerja Migran: Perbaikan tata kelola penempatan dan pengawasan pekerja migran Indonesia (PMI) di berbagai sektor produktif Malaysia.
  • Pemberdayaan Wilayah Perbatasan: Rencana pembentukan sentra ekonomi baru di koridor perbatasan darat Kalimantan dan Sarawak-Sabah.

Langkah konkrit lanjutan dari pertemuan ini dijadwalkan masuk ke dalam forum komite kerja bersama yang akan menuntaskan draf perjanjian bilateral sebelum kuartal akhir tahun berjalan.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menerima lawatan Wakil PM Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di Jakarta. Poin utama pertemuan: - Percepatan Mutual Recognition Agreement (MRA) sertifikasi halal antara BPJPH dan JAKIM. - Sinergi rantai pasok pangan dan produk manufaktur. - Perlindungan tenaga kerja migran dan penguatan vokasi. Baca analisis selengkapnya di Lurusin.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User