Wali Kota Magalong Peringatkan Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

BAGUIO CITY — Wali Kota Benjamin Magalong mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat luas terkait maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya.

Jul 19, 2026 - 08:35
0 0
Wali Kota Magalong Peringatkan Penipuan Mengatasnamakan Dirinya

BAGUIO CITY — Wali Kota Benjamin Magalong mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat luas terkait maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Modus operandi yang digunakan oleh pelaku berupa penjualan tiket untuk kegiatan penggalangan dana yang diklaim sebagai program beasiswa dan pemberian makanan gratis bagi warga kurang mampu.

Dalam keterangan pers yang dirilis pada Jumat, 17 Juli, kantor wali kota menegaskan bahwa Magalong sama sekali tidak pernah menunjuk siapa pun untuk mewakili dirinya dalam aktivitas pengumpulan dana semacam itu. Laporan dari masyarakat menyebutkan bahwa penipuan ini telah menjerat sejumlah korban yang tertipu oleh iming-iming sumbangan palsu.

Kronologi Munculnya Kasus Penipuan

  1. Jumat, 17 Juli — Kantor Wali Kota Baguio menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya individu yang mengaku sebagai perwakilan Magalong.
  2. Pelaku kedapatan menjual tiket dengan dalih penggalangan dana untuk program beasiswa pelajar berprestasi.
  3. Modus tambahan yang digunakan adalah menawarkan donasi untuk program feeding program atau pemberian makanan gratis bagi anak-anak jalanan.
  4. Wali Kota Magalong kemudian mengeluarkan advisory resmi sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat.
  5. Imbauan publik disebarluaskan melalui kanal resmi pemerintah kota untuk mencegah bertambahnya korban.

Modus Operandi Pelaku Penipuan

Berdasarkan laporan yang dihimpun tim wali kota, pelaku menggunakan beberapa strategi untuk meyakinkan calon korbannya. Pertama, mereka memanfaatkan nama besar Magalong yang sudah dikenal luas sebagai figur publik di Baguio City. Kedua, pelaku menyasar kegiatan sosial yang memang dekat dengan hati masyarakat seperti pendidikan dan kesejahteraan anak.

"Kami tegaskan bahwa Wali Kota Magalong tidak pernah menunjuk atau menugaskan siapa pun untuk melakukan penggalangan dana atas namanya. Masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi keaslian setiap permintaan sumbangan," ujar juru bicara kantor wali kota dalam advisory resmi.

Pelaku dilaporkan melancarkan aksinya dengan cara menghubungi calon korban secara langsung maupun melalui pesan singkat. Mereka menjanjikan bahwa seluruh hasil penjualan tiket akan digunakan untuk kegiatan amal yang dikelola langsung oleh pemerintah kota. Namun kenyataannya, tidak ada bukti bahwa dana tersebut sampai ke pihak yang membutuhkan.

Imbauan Resmi Pemerintah Kota

Wali Kota Magalong meminta seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan berkedok amal. Pemerintah kota menegaskan bahwa setiap program sosial resmi selalu disampaikan melalui kanal komunikasi yang jelas dan terverifikasi.

  • Verifikasi langsung — Hubungi kantor wali kota jika menerima permintaan sumbangan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah.
  • Jangan transfer dana — Hindari pengiriman uang kepada pihak yang tidak bisa menunjukkan surat tugas resmi.
  • Lapor ke polisi — Segera laporkan setiap upaya penipuan ke pihak berwajib untuk ditindaklanjuti.
  • Sebarkan informasi — Bantu mengedukasi keluarga dan tetangga mengenai modus penipuan semacam ini.

Dampak dan Potensi Kerugian Masyarakat

Berdasarkan pengalaman kasus serupa di berbagai daerah, penipuan berkedok penggalangan dana biasanya menyasar masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kegiatan sosial. Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya berupa finansial, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap program-program kemanusiaan yang sah.

Kantor wali kota memperkirakan bahwa hingga saat ini sudah ada beberapa laporan korban yang tertipu. Besaran kerugian masih dalam proses pendataan, namun pihak berwenang berkomitmen untuk menangani kasus ini secara serius demi melindungi masyarakat Baguio City dari aksi kriminal serupa di masa mendatang.

Langkah Antisipasi Ke Depan

Selain mengeluarkan peringatan, Wali Kota Magalong juga menginstruksikan agar seluruh jajarannya memperkuat sistem verifikasi internal. Setiap kegiatan yang mengatasnamakan pemerintah kota harus memiliki legalitas hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang menggunakan nama pejabat pemerintah. Kolaborasi antara warga dan aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam memutus rantai penipuan yang terus bermetamorfosis mengikuti perkembangan zaman.

[SOCIAL_TWEET]: Wali Kota Magalong resmi keluarkan peringatan keras terkait penipuan yang mengatasnamakan dirinya untuk penggalangan dana palsu. Masyarakat diimbau waspada dan tidak mudah tertipu! #BaguioCity #WaspadaPenipuan #ScamAlert[SOCIAL_TG]: ⚠️🚨 Waspada! Penipuan amal palsu mencatut nama Wali Kota Magalong. Jangan sampai jadi korban! 🙏

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User