Sep 17, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Waduk Manggar Balikpapan Diserbu Gulma, Pasokan Air Bersih Terancam

Hamparan hijau yang menyelimuti permukaan Waduk Manggar di kawasan Wisata Meranti, Balikpapan, Kalimantan Timur, sekilas tampak seperti padang rumput yang

Waduk Manggar Balikpapan Diserbu Gulma, Pasokan Air Bersih Terancam

Hamparan hijau yang menyelimuti permukaan Waduk Manggar di kawasan Wisata Meranti, Balikpapan, Kalimantan Timur, sekilas tampak seperti padang rumput yang asri. Namun, bagi para pengelola wisata dan petugas pemantau air bersih, pemandangan tersebut adalah sinyal bahaya. Gulma air dan tanaman liar membiak tanpa kendali, menutup jalur transportasi perahu wisata sekaligus memicu kecemasan mendalam terkait kualitas dan keberlanjutan pasokan air baku bagi ratusan ribu warga Kota Beriman.

Waduk Manggar bukan sekadar destinasi rekreasi warga lokal. Tempat ini merupakan jantung suplai air baku vital yang diolah Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) untuk memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan air bersih kota. Ketika gulma menutupi permukaan air dalam skala masif, proses aerasi alami terhambat, kedalaman waduk menyusut akibat sedimentasi organik, dan laju pembusukan vegetasi mengancam kualitas air mendasar.

Ancaman Ekologis dan Kelumpuhan Sektor Wisata

Penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa ledakan populasi tanaman liar ini berdampak langsung pada rantai ekonomi lokal. Di kawasan Wisata Meranti, baling-baling perahu motor milik warga kerap tersangkut jalinan akar eceng gondok dan gulma padat. Aktivitas menyusuri waduk yang menjadi primadona wisatawan kini lumpuh di beberapa titik utama.

"Perahu sering tidak bisa bergerak sama sekali karena gulma terlalu tebal. Kalau dipaksa, mesin perahu bisa rusak terbakar. Kami rugi besar karena wisatawan batal naik perahu," ungkap salah seorang pengelola perahu wisata lokal dengan nada frustrasi.
Sektor Terdampak Kondisi Normal Kondisi Terkontaminasi Gulma
Aktivitas Wisata Perahu Beroperasi penuh di seluruh area waduk Terhambat total di kawasan Wisata Meranti
Kualitas Air Baku Proses aerasi alami lancar, kadar oksigen stabil Risiko pembusukan vegetasi menurunkan DO (Dissolved Oxygen)
Kapasitas Penampungan Air Optimal sesuai daya tampung efektif 14,2 juta m³ Penyusutan volume akibat akumulasi sedimen gulma

Mengapa Gulma Tumbuh Tak Terkendali?

Fenomena eutrofikasi—pengayaan nutrisi berlebih di badan air—disinyalir menjadi pemicu utama pesatnya pertumbuhan gulma di Waduk Manggar. Masuknya limbah domestik, sisa pupuk dari aktivitas pertanian di sekitar catchment area (daerah tangkapan air), serta endapan lumpur yang membawa nitrat dan fosfat tinggi menciptakan kondisi ideal bagi tanaman pengganggu untuk membiak secara eksponensial.

Para praktisi lingkungan menegaskan bahwa pembiaran terhadap masalah gulma ini bisa berdampak fatal pada masa depan kedaulatan air Balikpapan. "Jika tidak ada tindakan pembersihan mekanis secara masif dan terstruktur, penutupan permukaan air akan mempercepat pendangkalan waduk. Efek dominonya adalah penurunan debit suplai air baku saat musim kemarau," tegas seorang pengamat tata kelola air daerah.

Desakan Aksi Nyata Pemerintah dan Pengelola

Penanganan Waduk Manggar tidak bisa lagi menggunakan pola penanganan darurat yang bersifat sementara. Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV bersama Pemerintah Kota Balikpapan dan PTMB dituntut melakukan langkah penanganan terpadu. Langkah ini mencakup pengoperasian alat berat pembersih gulma (aquatic weed harvester), pengerukan sedimentasi, serta pengetatan regulasi di area tangkapan air untuk mencegah penyebaran zat pencemar nutrisi.

Keberadaan Waduk Manggar yang sehat adalah benteng terakhir ketahanan air Kota Balikpapan. Warga kini menunggu ketegasan otoritas terkait sebelum gulma hijau tersebut sepenuhnya mematikan denyut ekonomi warga lokal dan menurunkan kualitas air bersih yang mengalir ke rumah-rumah penduduk.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS khrisna-pertiwi

Reporter Kebijakan Publik. Menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat.

Comments (0)

User