VinFast VF 2 Meluncur di Vietnam, Harga Mulai Rp 128 Juta

Hanoi – Pasar kendaraan listrik Asia Tenggara kembali bergolak. VinFast, produsen otomotif asal Vietnam, secara resmi memperkenalkan VinFast VF 2 di negara

Jul 08, 2026 - 15:02
0 0
VinFast VF 2 Meluncur di Vietnam, Harga Mulai Rp 128 Juta

Hanoi – Pasar kendaraan listrik Asia Tenggara kembali bergolak. VinFast, produsen otomotif asal Vietnam, secara resmi memperkenalkan VinFast VF 2 di negara asalnya. Kehadirannya langsung menantang dominasi Wuling Air ev, mobil listrik mungil asal Tiongkok yang lebih dulu mengaspal. VF 2 dibanderol mulai 240 juta dong Vietnam, atau sekitar Rp 128 juta berdasarkan kurs tengah Bank Negara Vietnam per 10 Maret 2026. Angka itu menempatkannya sebagai salah satu mobil listrik termurah di kawasan.

Peluncuran ini bukan sekadar seremoni. Data dari Asosiasi Produsen Otomotif Vietnam (VAMA) menunjukkan penjualan mobil listrik di Vietnam melonjak 63 % sepanjang 2025, didorong insentif pajak dan perluasan infrastruktur pengisian daya. VinFast merespons dengan merentangkan sayap ke segmen entry-level yang selama ini dikuasai Wuling. Namun, berbeda dengan strategi Wuling yang menyasar negara berkembang secara langsung, VinFast memilih mematangkan produk di kandang sendiri sebelum ekspansi regional.

Desain: Kompak, Modular, dan Tanpa Gril

Secara visual, VF 2 mengusung bahasa desain “Dynamic Balance” khas VinFast. Dimensinya 3.050 mm panjang, 1.500 mm lebar, dan 1.600 mm tinggi—nyaris identik dengan Wuling Air ev. Gril depan dihilangkan sepenuhnya, diganti panel bodi tertutup dengan aksen LED horizontal yang menyambung ke lampu utama. Siluet kotak memberikan kesan funky sekaligus memaksimalkan ruang kabin untuk empat penumpang.

VinFast menyediakan tujuh pilihan warna, termasuk hijau lumut dan oranye metalik yang tidak lazim di kelasnya. Laporan internal pabrikan yang bocor ke media Vietnam menyebutkan tingkat lokalisasi komponen mencapai 38 %, terutama pada panel bodi dan interior, menekan biaya produksi tanpa mengorbankan standar keselamatan Euro NCAP yang ditargetkan bintang tiga.

Spesifikasi Teknis: Baterai Sewa, Jarak Tempuh Kompetitif

VF 2 tersedia dalam dua opsi kepemilikan baterai. Model standar dibanderol 240 juta dong dengan skema sewa baterai bulanan sebesar 800 ribu dong (≈Rp 430 ribu). Model dengan pembelian baterai dihargai 290 juta dong (≈Rp 155 juta). Motor listrik tunggal menghasilkan tenaga 20 kW (27 hp) dan torsi 85 Nm, identik dengan Wuling Air ev yang bermain di angka 20 kW/85 Nm.

“Kami merancang VF 2 agar menjadi gerbang pertama bagi keluarga Vietnam menuju mobilitas hijau. Skema sewa baterai memangkas harga beli dan menghilangkan kekhawatiran tentang masa pakai baterai,” ujar Lê Thị Thu Thủy, CEO VinFast, dalam siaran pers yang diterima otoritas bursa Hanoi.

Baterai lithium-ion berkapasitas 17,8 kWh diklaim memberikan jarak tempuh 190 km dalam uji NEDC. Sementara Wuling Air ev varian standar hanya menawarkan 120 km dari baterai 13,8 kWh. Keunggulan teknis ini tidak lepas dari investasi VinFast pada sel baterai LFP yang diproduksi di pabrik Hai Phòng, mengurangi ketergantungan pada impor sel asal Tiongkok.

Pengisian daya dari 10 % ke 80 % membutuhkan 5 jam melalui charger rumahan AC 3,3 kW. Tidak ada opsi pengisian cepat DC, senada dengan Wuling Air ev yang juga mengandalkan pengisian lambat demi menjaga usia pakai baterai.

Posisi Pasar vs Wuling Air ev: Harga Lebih Rendah, Ekosistem Lebih Kaya

Harga VF 2 tanpa baterai 240 juta dong berada di bawah Wuling Air ev yang dijual 272–309 juta dong di Vietnam. Keunggulan ekosistem VinFast menjadi pembeda: perusahaan telah mengoperasikan lebih dari 2.500 stasiun pengisian di 63 provinsi Vietnam, sementara Wuling bergantung pada jaringan dealer lokal yang terbatas.

Meski begitu, kepercayaan konsumen terhadap durabilitas produk anyar masih menjadi tanda tanya. Survei kepuasan internal VinFast yang dibocorkan media lokal menunjukkan skor purnajual untuk model VF e34 dan VF 8 baru menyentuh 72 % dari target 90 %. Adopsi VF 2 di Vietnam akan menjadi uji kritis sebelum VinFast melirik Indonesia—pasar yang volumenya tiga kali lipat Vietnam namun saat ini dikuasai Wuling dengan harga Rp 188 juta untuk varian Long Range.

VF 2 mencatatkan pesanan awal sebanyak 12.885 unit dalam 72 jam pertama, menurut data yang dirilis VinFast Group. Pengiriman massal dijadwalkan mulai Mei 2026. Belum ada konfirmasi ekspor ke Thailand atau Filipina, namun sumber internal menyebut VinFast sedang mendaftarkan uji tipe di bawah regulasi ASEAN NCAP.

Dengan kalkulasi biaya kepemilikan selama lima tahun—termasuk listrik, sewa baterai, dan perawatan—VF 2 diperkirakan menghemat 35 % dibandingkan mobil bensin sejenis, berdasarkan simulasi Kementerian Transportasi Vietnam. Angka itu cukup tajam untuk menggoyahkan loyalitas pembeli pertama di segmen termurah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User