Verifikasi: Nominal Ganjil dan Speed Nozzle Tidak Pengaruhi Takaran BBM

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan terhadap konten yang beredar di platform media sosial, muncul klaim bahwa pengisian BBM dengan nominal ganjil serta penggunaan speed nozzle tertentu dapat menghin...

Verifikasi: Nominal Ganjil dan Speed Nozzle Tidak Pengaruhi Takaran BBM

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan terhadap konten yang beredar di platform media sosial, muncul klaim bahwa pengisian BBM dengan nominal ganjil serta penggunaan speed nozzle tertentu dapat menghindari praktik kecurangan di SPBU. Klaim tersebut menyebutkan bahwa mekanisme tersebut memengaruhi jumlah takaran bahan bakar yang diterima konsumen. Lurusin menyelidiki pernyataan tersebut dengan mengacu pada data resmi dan keterangan badan usaha penyalur bahan bakar umum.

Klaim yang Beredar

Klaim bahwa pengisian BBM nominal ganjil dan pengaturan kecepatan nozzle (speed nozzle) dapat mencegah kecurangan takaran telah menyebar luas dalam bentuk pesan berantai dan unggahan media sosial. Narasi yang beredar mengimplikasikan bahwa sistem dispenser SPBU dapat dimanipulasi melalui input nominal pembelian atau kecepatan aliran nozzle, sehingga konsumen disarankan untuk memilih nominal tidak bulat atau mengatur kecepatan pengisian agar mendapatkan takaran yang lebih tepat. Sumber klaim berasal dari unggahan pengguna media sosial yang tidak menyertakan dasar teknis maupun dokumen metrologi yang relevan.

Klaim: Isi BBM dengan nominal ganjil dan atur speed nozzle untuk menghindari kecurangan takaran.
Fakta: Sistem dispenser BBM menggunakan flow meter tersertifikasi yang tidak dipengaruhi oleh nominal pembelian maupun kecepatan nozzle.

Verifikasi dan Bukti Teknis

Faktanya adalah, Pertamina Patra Niaga selaku penyalur bahan bakar umum telah memastikan melalui pernyataan resmi bahwa nominal pembelian dan speed nozzle tidak menentukan takaran BBM yang diterima konsumen. Verifikasi menunjukkan bahwa setiap unit dispenser di SPBU Pertamina dilengkapi dengan flow meter yang telah melalui proses tera dan tera ulang oleh Direktorat Jenderal Metrologi Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Alat ukur tersebut bekerja berdasarkan prinsip pengukuran volume aktual yang melewati sensor flow meter, bukan berdasarkan input nominal di layar atau kecepatan aliran dari nozzle.

Data menunjukkan bahwa seluruh dispenser BBM di jaringan SPBU wajib memenuhi Standar Metrologi Legal Indonesia yang mengatur kelas keakuratan alat ukur tetap cairan selain air. Sertifikat tera yang diterbitkan oleh instansi metrologi menjadi bukti legal bahwa takaran yang dikeluarkan dispenser telah sesuai dengan volume yang ditampilkan. Sumber resmi dari Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa sistem dispenser dirancang untuk menghentikan aliran secara otomatis ketika volume tercapai, terlepas dari apakah konsumen memasukkan nominal genap, ganjil, atau menggunakan mode isian penuh.

Lebih lanjut, asumsi bahwa speed nozzle memengaruhi hasil takaran bertentangan dengan mekanisme kerja flow meter modern. Flow meter pada dispenser BBM mengukur volume berdasarkan perputaran mekanis atau sinyal elektronik yang dihasilkan oleh fluida yang melewatinya, bukan berdasarkan tekanan atau kecepatan aliran dari ujung nozzle. Oleh karena itu, memperlambat atau mempercepat pengisian tidak mengubah jumlah volume yang tercatat pada sistem. Bukti kunci ini didukung oleh regulasi perdagangan yang mengatur alat ukur takar ukur cairan, di mana akurasi wajib diuji secara berkala.

Kesimpulan

Berdasarkan verifikasi forensik terhadap klaim yang beredar, ditemukan bahwa pernyataan mengenai pengaruh nominal ganjil dan speed nozzle terhadap keakuratan takaran BBM adalah tidak akurat. Rating untuk klaim ini adalah SALAH. Tidak terdapat dasar teknis maupun regulasi yang mendukung anggapan bahwa input nominal pembelian atau variasi kecepatan nozzle dapat mengubah hasil ukur flow meter tersertifikasi. Konsumen dapat memastikan keakuratan takaran dengan memeriksa segel tera pada dispenser dan meminta struk pembelian sebagai bukti transaksi resmi, bukan dengan mengikuti anjuran nominal ganjil atau manipulasi nozzle yang tidak ilmiah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Kebijakan Publik. Menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat.

Comments (0)

User