Toyota Hilux Listrik Resmi Dijual, Harga Tembus Rp1 Miliar

PT Toyota Astra Motor (TAM) membuka babak baru elektrifikasi kendaraan komersial di Indonesia dengan menghadirkan Toyota Hilux listrik. Model berpenggerak

Jul 08, 2026 - 13:30
0 0

PT Toyota Astra Motor (TAM) membuka babak baru elektrifikasi kendaraan komersial di Indonesia dengan menghadirkan Toyota Hilux listrik. Model berpenggerak baterai ini dipasarkan melalui jaringan dealer resmi dengan banderol yang langsung menempatkannya di segmen premium: Rp1,019 miliar on the road DKI Jakarta. Angka tersebut setara dengan harga SUV sekelas Fortuner atau Land Cruiser 300 varian dasar, sehingga memicu pertanyaan publik tentang spesifikasi yang ditawarkan. Berikut ulasan lengkap berdasarkan dokumen spesifikasi resmi yang dirilis TAM.

Kronologi Peluncuran dan Harga

  1. Juni 2026 — TAM mengumumkan pembukaan pemesanan Hilux BEV dalam satu varian tunggal tanpa opsi tambahan. Seluruh unit diimpor utuh dari Thailand, basis produksi global Hilux.
  2. Harga OTR Jakarta ditetapkan Rp1.019.000.000, sudah termasuk biaya balik nama dan komponen pajak daerah. Tidak ada subsidi pemerintah yang melekat pada model ini karena masuk dalam kategori kendaraan niaga dengan bobot di atas 2 ton.
  3. TAM mengklaim strategi harga tersebut merefleksikan biaya pengembangan platform listrik, paket baterai lithium-ion berkapasitas besar, serta fitur keselamatan aktif yang disematkan sebagai standar.

Dimensi dan Desain Eksterior

Hilux listrik mempertahankan proporsi khas generasi kedelapan yang sudah dikenal. Panjang kendaraan mencapai 5.325 mm, lebar 1.855 mm, dan tinggi 1.815 mm, dengan wheelbase 3.085 mm. Dimensi bak belakang adalah panjang 1.555 mm, lebar 1.540 mm, dan tinggi 480 mm, memberikan volume kargo sekitar 1,1 meter kubik. Ground clearance tetap di angka 210 mm, tidak berubah dari versi diesel.

Perbedaan visual terletak pada gril depan tertutup khas kendaraan listrik, emblem "BEV" berwarna biru di pintu samping dan pintu bak, serta pelek aluminium 17 inci dengan desain aerodinamis. Bobot kosong bertambah sekitar 200 kg akibat penambahan baterai, sehingga menjadi 2.280 kg.

Sistem Penggerak dan Baterai

Penggerak utama berupa motor listrik sinkron magnet permanen dengan output 150 kW (204 PS) dan torsi 400 Nm yang disalurkan ke roda belakang melalui transmisi reduksi tunggal. Konfigurasi ini serupa dengan yang digunakan pada Toyota bZ4X versi penggerak roda depan, namun dikalibrasi ulang untuk karakter pikap.

Paket baterai lithium-ion berkapasitas 71,4 kWh ditempatkan di bawah lantai kabin dan sebagian menjorok ke area bak, menjaga pusat gravitasi tetap rendah. Berdasarkan siklus WLTP, jangkauan penuh mencapai 300 km. Pengisian daya mendukung AC tipe 2 (maks 6,6 kW) dan DC CCS2 (maks 50 kW), dengan kemampuan mengisi dari 10% ke 80% dalam sekitar 75 menit. TAM memberikan garansi baterai 8 tahun atau 160.000 km, sejalan dengan standar global Toyota.

Kaki-Kaki dan Kemampuan Operasional

Suspensi depan menggunakan double wishbone dengan per keong dan stabilisator, sementara belakang tetap mengandalkan leaf spring tiga lapis untuk mempertahankan daya angkut maksimal. Sistem kemudi masih berupa power steering hidrolik elektrik. Ubahan signifikan terjadi pada sistem pengereman: empat roda kini menggunakan cakram penuh, menggantikan tromol belakang pada versi diesel.

Fitur bantuan operasional seperti Active Traction Control dan Hill Start Assist dipertahankan. TAM mengklaim torsi instan dari motor listrik memberikan respons lebih presisi saat merayap di tanjakan curam atau permukaan licin, meskipun varian awal ini belum dilengkapi sistem penggerak empat roda.

Fitur Keselamatan dan Teknologi Kabin

Hilux listrik menjadi pikap Toyota pertama di Indonesia yang mendapat paket Toyota Safety Sense secara penuh. Fitur tersebut mencakup Pre-Collision System, Lane Departure Alert, Adaptive Cruise Control, dan Automatic High Beam. Tujuh airbag, kamera 360 derajat, serta sensor parkir depan-belakang menjadi kelengkapan standar. Di sisi kabin, pengemudi disuguhkan layar sentuh 9 inci dengan konektivitas nirkabel Apple CarPlay dan Android Auto, AC digital dual-zone, serta kluster instrumen digital 7 inci yang menampilkan informasi aliran energi dan status baterai secara real-time.

Dengan kombinasi spesifikasi tersebut, Toyota Hilux listrik menyasar segmen korporasi pertambangan, perkebunan, dan logistik yang memiliki target pengurangan emisi dan biaya operasional jangka panjang. Kehadirannya menjadi eksperimen komersial penting bagi Toyota sebelum potensi investasi baterai lokal terealisasi, sekaligus menandai pergeseran strategi dari sekadar kendaraan elektrifikasi penumpang ke kendaraan niaga listrik di Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User