Sep 16, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Tim Gegana Pastikan Dua Granat di Cempaka Putih Tidak Aktif

Kepanikan sempat menyelimuti kawasan pemukiman padat di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ketika warga secara tidak sengaja menemukan benda berkarat yang mencu

Tim Gegana Pastikan Dua Granat di Cempaka Putih Tidak Aktif

Kepanikan sempat menyelimuti kawasan pemukiman padat di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ketika warga secara tidak sengaja menemukan benda berkarat yang mencurigakan di sebuah lahan kosong. Objek yang menyerupai peledak militer tersebut mendadak menghentikan ritme aktivitas warga setempat. Khawatir akan ancaman keselamatan jiwa dari potensi ledakan yang tak terduga, laporan darurat langsung dilayangkan kepada aparat kepolisian guna melakukan tindakan sterilisasi.

Merespons laporan masyarakat, jajaran kepolisian dari Polsek Cempaka Putih bersama Polres Metro Jakarta Pusat langsung bergerak ke lokasi penemuan. Garis polisi dibentangkan dalam radius aman guna memasang batas sterilisasi agar warga yang penasaran tidak mendekati tempat kejadian perkara (TKP). Tak lama kemudian, unit khusus Penjinak Bahan Peledak (Jibom) dari Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi untuk memimpin prosedur evakuasi riskan tersebut.

Geger Penemuan di Lahan Kosong Cempaka Putih

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, keberadaan benda berbahaya itu pertama kali diketahui saat warga tengah melintas dan membersihkan area sekitar lahan kosong yang sudah lama tak terawat. Rasa curiga menyeruak ketika mata mereka tertuju pada dua objek berstruktur logam tebal dan tertutup karat yang terkubur sebagian di antara semak belukar.

Melihat bentuk fisik objek yang sangat identik dengan material amunisi peledak jenis granat nanas, warga memilih untuk tidak menyentuh atau menggeser benda tersebut sedikit pun. Langkah pencegahan yang diambil warga ini mendapat apresiasi penuh dari aparat keamanan, mengingat material peledak berusia tua memiliki tingkat instabilitas kimiawi yang sangat rawan memicu ledakan bila terkena benturan.

Penanganan Terukur Detasemen Gegana

Tim ahli dari Detasemen Gegana Polda Metro Jaya yang tiba di lokasi langsung menerapkan prosedur operasional standar penanganan bahan peledak. Mengenakan pakaian pelindung khusus (bomb suit), personel penjinak bom mendekati titik penemuan untuk melakukan observasi awal serta pemindaian menggunakan perangkat deteksi canggih. Suasana mencekam sempat menyelimuti area sekitar saat identifikasi teknis tengah berlangsung.

Setelah melewati serangkaian pengujian terukur di tempat penemuan, rasa lega akhirnya menghampiri warga dan petugas di lapangan. Tim Gegana mengonfirmasi bahwa kedua benda asing tersebut memang granat buatan militer, tetapi kondisinya telah mati total.

"Kondisi fisik kedua benda tersebut memang sudah mengalami korosi yang sangat berat akibat faktor cuaca dan usia. Setelah dilakukan pengecekan sistem pemantik serta bahan pengisinya oleh tim ahli Jibom Gegana, dipastikan kedua granat ini sudah dalam keadaan inerte atau tidak aktif," ungkap pihak kepolisian di lokasi kejadian.

Analisis dan Imbauan Keamanan

Penemuan sisa-sisa amunisi aktif maupun non-aktif di kawasan metropolitan seperti Jakarta Pusat kerap berhubungan dengan jejak aktivitas sejarah masa lalu maupun peninggalan perlengkapan militer tua. Karat tebal yang menyelimuti seluruh permukaan granat menunjukkan bahwa benda tersebut telah tertimbun di dalam tanah selama bertahun-tahun sebelum akhirnya terangkat ke permukaan akibat erosi tanah.

Parameter Analisis Laporan Awal Warga Hasil Verifikasi Gegana
Jumlah Objek 2 Buah Benda Mencurigakan 2 Unit Granat Berkarat
Tingkat Risiko Potensi Ledakan Tinggi Sudah Tidak Aktif (Aman)
Tindakan Akhir Sterilisasi Area TKP Evakuasi & Disposisi Ahli

Polda Metro Jaya senantiasa mengimbau masyarakat luas untuk tetap mempertahankan sikap kewaspadaan tinggi. Apabila masyarakat menemukan objek-objek asing menyerupai peledak, peluru berkaliber besar, atau bom jenis apa pun di lingkungan pemukiman, tindakan terbaik adalah segera melapor ke kantor polisi terdekat. Kesadaran untuk tidak menyentuh atau mengintervensi lokasi penemuan merupakan kunci utama dalam meminimalisasi risiko korban jiwa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User