Sep 01, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

TelkomGroup Gercep Stabilkan Jaringan Pascagempa di NTT

PT Telkom Indonesia (TelkomGroup) bergerak cepat dalam upaya pemulihan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa bumi yang melanda provinsi tersebut. Langkah koordin...

TelkomGroup Gercep Stabilkan Jaringan Pascagempa di NTT

PT Telkom Indonesia (TelkomGroup) bergerak cepat dalam upaya pemulihan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa bumi yang melanda provinsi tersebut. Langkah koordinasi dan pengerahan sumber daya dilakukan secara masif untuk memastikan masyarakat tetap terhubung dengan jaringan komunikasi yang stabil di tengah situasi darurat.

Respons Cepat TelkomGroup Pascabencana

Usai gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT, TelkomGroup langsung mengaktifkan protokol darurat untuk menilai kondisi infrastruktur jaringan yang ada. Pemetaan kerusakan dilakukan secara menyeluruh, mencakup seluruh titik jaringan yang berpotensi terdampak akibat getaran kuat yang dirasakan masyarakat setempat.

Dalam fase awal penanganan, prioritas diberikan kepada pemulihan jaringan di area-area yang menjadi titik konsentrasi bantuan kemanusiaan. Tim teknis dikerahkan ke lokasi-lokasi strategis untuk melakukan verifikasi langsung terhadap kondisi perangkat keras dan lunak yang mendukung layanan telekomunikasi.

Kepala Divisi Network Operations TelkomGroup menyatakan bahwa koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan setiap hambatan dalam pemulihan jaringan dapat teratasi dengan cepat. Pemantauan kondisi jaringan dilaksanakan secara berkelanjutan selama 24 jam penuh.

Pengerahan Teknisi dan Sumber Daya

Sejumlah teknisi ahli dikirimkan ke lokasi terdampak untuk melakukan penanganan langsung terhadap infrastruktur yang mengalami kerusakan. Mereka dilengkapi dengan perangkat pendukung dan suku cadang yang diperlukan untuk mempercepat proses perbaikan di lapangan.

Penugasan teknisi dilakukan secara bergantian untuk memastikan keberlangsungan operasional pemulihan tanpa hambatan. Setiap tim memiliki tanggung jawab wilayah yang telah dibagi secara terstruktur agar proses penanganan dapat berjalan efisien dan menjangkau seluruh area yang membutuhkan.

Selain pengerahan teknisi lapangan, pusat kendali jaringan juga ditingkatkan kapasitas pemantauannya. Sistem monitoring real-time diaktifkan untuk mendeteksi setiap gangguan yang terjadi pada jaringan secara langsung, sehingga respons dapat diberikan secara tepat waktu.

Siaga 24 Jam untuk Jaringan Stabil

TelkomGroup menetapkan status siaga penuh selama 24 jam untuk menjaga stabilitas jaringan di wilayah terdampak. Penanggung jawab masing-masing wilayah diminta memastikan ketersediaan sumber daya cadangan dan jalur komunikasi alternatif apabila terjadi gangguan tambahan.

Penyesuaian kapasitas jaringan juga dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas komunikasi yang biasanya terjadi pascabencana. Penambahan bandwidth diterapkan pada titik-titik yang mengalami peningkatan trafik signifikan agar kualitas layanan tetap terjaga.

Selain itu, fasilitas komunikasi darurat disediakan untuk mendukung koordinasi tim penyelamatan dan援助 kemanusiaan. Jaringan cadangan diaktifkan sebagai langkah antisipatif apabila jaringan utama mengalami gangguan yang tidak terduga selama proses pemulihan.

Komitmen Pemulihan Infrastruktur Telekomunikasi

TelkomGroup menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan pemulihan infrastruktur telekomunikasi di wilayah NTT. Seluruh unit bisnis terkait diberikan instruksi untuk mengutamakan kebutuhan komunikasi masyarakat sebagai bagian dari upaya penanganan darurat.

Pihak manajemen secara berkala menerima laporan perkembangan kondisi jaringan dari setiap wilayah terdampak. Evaluasi dilakukan secara harian untuk memastikan setiap langkah pemulihan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

TelkomGroup juga membuka kanal informasi bagi masyarakat yang mengalami kendala layanan selama masa pemulihan. Tim layanan pelanggan dikuatkan kapasitasnya untuk menangani pengaduan dan memberikan informasi terkini mengenai status layanan di masing-masing wilayah.

Ke depan, TelkomGroup akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap ketahanan infrastruktur telekomunikasi di wilayah rawan bencana sebagai bagian dari strategi mitigasi jangka panjang. Peningkatan standar infrastruktur dan penguatan sistem peringatan dini menjadi fokus utama dalam upaya mengurangi dampak gangguan layanan di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User