Sep 10, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

SURABAYA — Heboh Sesar Aktif Baru, Warga Diimbau Waspada Hoaks

Sebuah unggahan di media sosial mendadak memicu gelombang kecemasan di tengah masyarakat Jawa Timur. Potongan video yang mengklaim adanya keberadaan sesar

SURABAYA — Heboh Sesar Aktif Baru, Warga Diimbau Waspada Hoaks

Sebuah unggahan di media sosial mendadak memicu gelombang kecemasan di tengah masyarakat Jawa Timur. Potongan video yang mengklaim adanya keberadaan sesar aktif baru melintasi wilayah Surabaya hingga Madura menyebar luas tanpa kendali. Di kota berpenduduk lebih dari tiga juta jiwa ini, rumor mengenai ancaman gempa bumi selalu berhasil menyulut kepanikan, mengingat secara geologis Kota Pahlawan memang sudah dibayangi oleh keberadaan Patahan Kendeng.

Namun, di balik layar gawai yang menampilkan garis-garis merah penyebar ketakutan, fakta ilmiah sering kali terkikis oleh sensasionalisme algoritma. Narasi yang beredar menyajikan spekulasi seolah-olah bencana besar akan segera terjadi, tanpa menyertakan konfirmasi resmi dari lembaga berwenang seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) maupun Badan Geologi Kementerian ESDM.

Pemetaan Geologis dan Realitas Sesar Kendeng

Secara historis dan akademis, potensi kegempaan di daratan Surabaya bukanlah isu yang sepenuhnya baru. Para ahli geologi telah lama mengidentifikasi keberadaan Sesar Kendeng, yang terbagi dalam beberapa segmen, termasuk segmen Surabaya dan Waru. Kendati demikian, munculnya klaim "sesar aktif baru" yang secara spesifik disebut memotong kawasan Surabaya-Madura membutuhkan pembuktian metodologis yang ketat melalui survei seismik dan pemetaan geofisika mendalam, bukan sekadar garis rekaan di media sosial.

"Informasi mengenai kebencanaan harus disaring dengan sangat ketat. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh konten visual yang tidak jelas sumber dasarnya. Memahami risiko geologi itu penting, tetapi menyebarkan kepanikan tanpa dasar hukum dan ilmiah adalah ancaman tersendiri bagi stabilitas warga," tegas pakar kebencanaan saat menanggapi hiruk-pikuk disinformasi tersebut.

Fenomena ini menegaskan bahwa Kota Surabaya memang berdiri di atas zona yang dinamis. Keberadaan patahan aktif memerlukan kewaspadaan terukur, bukan respons emosional yang berlebihan. Penyelidikan mendalam yang dilakukan tim ahli kerap menunjukkan bahwa banyak "penemuan baru" di media sosial sebenarnya merupakan interpretasi keliru atas peta seismisitas lama atau sekadar disinformasi yang dirancang untuk meraup keterlibatan (engagement) publik secara cepat.

Membedakan Spekulasi Digital dan Data Resmi

Untuk menekan kesimpangsiuran informasi yang meresahkan, penting bagi publik untuk memahami perbedaan mendasar antara klaim liar di platform digital dan rilis data faktual yang dikeluarkan oleh otoritas kebencanaan resmi:

Kategori Klaim Viral Media Sosial Fakta Resmi Otoritas (BMKG/PVMBG)
Sumber Data Potongan gambar/video tidak terverifikasi Hasil pemantauan jaringan seismograf dan riset geofisika
Status Sesar Mengklaim "sesar baru yang sangat berbahaya" Studi pemetaan sesar (seperti Sesar Kendeng) diperbarui berdasar bukti ilmiah
Imbauan Publik Mengarahkan pada kepanikan dan amplifikasi kabar burung Menekankan peningkatan literasi bencana dan mitigasi mandiri

Memperkuat Mitigasi, Menangkal Disinformasi

Pemerintah Kota Surabaya bersama instansi terkait kini terus menggalakkan imbauan agar masyarakat tetap tenang namun selalu siap siaga. Langkah nyata mitigasi gempa bumi—seperti penerapam standar bangunan tahan gempa, penyediaan jalur evakuasi di gedung-gedung publik, serta simulasi bencana secara berkala—jauh lebih mendesak untuk dilakukan daripada menghabiskan energi merespons kabar yang tidak pasti.

Pada akhirnya, kesiapsiagaan masyarakat Jawa Timur tidak boleh dibangun di atas fondasi ketakutan yang diciptakan oleh disinformasi digital. Literasi media dan literasi bencana harus berjalan beriringan demi memastikan warga tidak hanya selamat dari potensi ancaman fisik bencana alam, tetapi juga tangguh menghadapi gelombang hoaks yang kerap melanda ruang publik kita.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User