Rachmat Gobel Berpulang, Jejak Sang Pengusaha Politisi

Kepergian Rachmat Gobel membawa duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat periode 2019–2024 itu dikenal sebagai figur yang berhasil merajut karier cemerlang di ...

Jul 13, 2026 - 06:42
0 0
Rachmat Gobel Berpulang, Jejak Sang Pengusaha Politisi

Kepergian Rachmat Gobel membawa duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat periode 2019–2024 itu dikenal sebagai figur yang berhasil merajut karier cemerlang di dunia industri sekaligus pengabdian di jalur legislatif dan eksekutif. Wafatnya sosok ini tidak hanya meninggalkan kenangan bagi keluarga besar dan kolega, tetapi juga menandai akhir sebuah era bagi salah satu keluarga bisnis paling berpengaruh di Tanah Air.

Lahir dari Keluarga Visioner

Rachmat Gobel lahir di Jakarta pada 3 September 1962 sebagai putra dari pasangan H. Thayeb Mohammad Gobel dan Hj. Annie Nento. Ayahnya merupakan pendiri PT Gobel Internasional, perusahaan yang menjadi tulang punggung distribusi produk elektronik Panasonic di Indonesia sejak era 1970-an. Tumbuh dalam lingkungan yang sarat etos kerja dan kedisiplinan tinggi, Rachmat kecil sudah akrab dengan bengkel, jalur produksi, dan diplomasi dagang. Nilai-nilai itu kelak menjadi fondasi saat ia meneruskan dan mengembangkan imperium bisnis yang dirintis sang ayah.

Pendidikan dan Tempaan di Negeri Sakura

Tidak seperti pewaris perusahaan pada umumnya, Rachmat memilih menimba ilmu langsung ke pusat industri dunia. Selepas menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Jakarta, ia melanjutkan studi ke Chuo University di Tokyo, Jepang. Di sana ia mendalami teknik perdagangan internasional, memahami budaya kerja Jepang, dan membangun jejaring yang bakal menjadi kekuatan saat ia memimpin transformasi bisnis keluarga. Kemampuan berbahasa Jepang serta pemahaman lintas budaya yang ia miliki menjadi jembatan utama yang memperkuat kemitraan strategis antara Gobel Group dan perusahaan-perusahaan teknologi Jepang.

Membangun Warisan Bisnis yang Mendunia

Kembali ke Indonesia pada pertengahan 1980-an, Rachmat langsung terjun ke PT Gobel Internasional. Ia memulai dari posisi operasional untuk memahami seluruh rantai nilai perusahaan. Berkat visi dan ketekunannya, ia kemudian ditunjuk menjadi Presiden Direktur pada tahun 1997, saat Indonesia tengah dilanda krisis ekonomi. Di bawah kendalinya, Gobel Group justru melakukan ekspansi: mendirikan pabrik perakitan elektronik, merambah industri farmasi melalui PT Gobel Dharma Nusantara, serta memperkuat kemitraan dengan Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. (sekarang Panasonic Corporation). Salah satu pencapaian pentingnya adalah mengubah perjanjian lisensi menjadi joint venture sejajar, sehingga perusahaan Indonesia memiliki posisi tawar yang lebih kuat. Kiprahnya di dunia usaha mengantarkannya menduduki posisi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia periode 2003–2004 untuk sementara waktu menggantikan posisi yang ditinggalkan.

Dari Ruang Rapat ke Panggung Politik

Setelah hampir tiga dekade mengelola korporasi, Rachmat Gobel mulai melirik dunia politik sebagai jalan untuk memberikan dampak lebih luas. Pada tahun 2014, ia diangkat menjadi Menteri Perdagangan dalam Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Masa jabatannya yang berlangsung sekitar satu tahun diwarnai dengan kebijakan strategis yang menyentuh sektor riil, termasuk pengendalian impor dan stabilisasi harga barang pokok. Meskipun kemudian mengalami perombakan kabinet pada Agustus 2015, karier politiknya tidak berhenti. Melalui Partai NasDem, ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Gorontalo—tanah leluhur keluarganya—dan berhasil menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024. Di parlemen, ia kerap menyuarakan isu-isu industri, perdagangan, dan hubungan bilateral, khususnya dengan Jepang.

Dedikasi untuk Hubungan Bilateral dan Kemanusiaan

Selain peran formalnya, Rachmat Gobel juga menjabat sebagai Konsul Kehormatan Jepang untuk Indonesia Timur, sebuah posisi yang merefleksikan kepercayaan kedua negara kepadanya. Ia giat mendorong investasi Jepang di luar Pulau Jawa dan memfasilitasi program alih teknologi. Di luar itu, kepeduliannya terhadap pendidikan dan pemberdayaan masyarakat diwujudkan melalui Yayasan Thayeb Mohammad Gobel, yang memberikan beasiswa kepada ribuan pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Saat bencana alam melanda berbagai daerah, namanya kerap muncul di garda depan bantuan kemanusiaan melalui jaringan Gobel Group.

Warisan yang Tak Lekang oleh Waktu

Kepergian Rachmat Gobel menutup lembar kehidupan yang penuh dengan prestasi dan kontribusi nyata. Dari bengkel kecil sang ayah hingga menjadi konglomerasi bisnis terdiversifikasi, dari ruang rapat perusahaan hingga kursi pimpinan dewan legislatif, ia mencontohkan bahwa pengusaha bisa menjadi negarawan. Sosoknya akan dikenang sebagai pribadi yang tenang namun tegas, rendah hati meski sarat capaian, serta selalu menjembatani kepentingan bisnis dan publik. Bagi generasi muda, perjalanan hidupnya adalah pelajaran bahwa kejayaan tidak dibangun dalam semalam, melainkan melalui ketekunan, jaringan, dan integritas yang teruji selama puluhan tahun.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User