Oct 08, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Pri Agung Rakhmanto Perkuat Peran Akademik dan Kebijakan Energi

Dunia kajian energi dan kebijakan mineral Indonesia kembali menyoroti satu nama yang konsisten berada di persimpangan akademik dan advokasi kebijakan: Pri Agung Rakhmanto. Sosok ini dikenal sebagai pe...

Pri Agung Rakhmanto Perkuat Peran Akademik dan Kebijakan Energi

Dunia kajian energi dan kebijakan mineral Indonesia kembali menyoroti satu nama yang konsisten berada di persimpangan akademik dan advokasi kebijakan: Pri Agung Rakhmanto. Sosok ini dikenal sebagai pendiri dan penasehat sebuah lembaga studi yang fokus pada reformasi tata kelola sektor energi, sekaligus mengajar di lingkungan perguruan tinggi swasta ternama di Jakarta.

Profil Singkat dan Latar Kepakaran

Pri Agung Rakhmanto membangun reputasinya melalui jalur yang menautkan riset, pendidikan, dan partisipasi dalam proses penyusunan regulasi. Keahliannya mencakup isu-isu strategis sektor energi, termasuk tata kelola migas, transisi energi, serta berbagai aspek ekonomi mineral yang kerap menjadi polemik publik. Dalam kapasitasnya sebagai pengajar, ia menekankan pendekatan analitis berbasis data kepada mahasiswa, sehingga isu-isu teknis dapat dipahami tidak hanya sebagai urusan angka, melainkan juga sebagai keputusan yang berdampak luas bagi masyarakat.

Kiprah akademiknya dilakukan di Fakultas Teknik Kelautan dan Energi Universitas Trisakti, lingkungan yang selama ini dikenal menghasilkan lulusan dengan orientasi pada penerapan teknologi dan kebijakan industri. Di sana, perannya bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi juga membentuk cara berpikir kritis mahasiswa mengenai bagaimana kebijakan energi nasional dibentuk dan dievaluasi.

ReforMiner Institute sebagai Wadah Advokasi

Di luar ruang kelas, Pri Agung Rakhmanto aktif melalui ReforMiner Institute, lembaga studi yang ia dirikan dan dampingi sebagai penasehat. Nama lembaga ini mencerminkan dua fokus utama: reformasi kebijakan dan pengelolaan sumber daya mineral. Sejak berdiri, lembaga tersebut rutin menghasilkan kajian, diskusi publik, serta rekomendasi kebijakan terkait kelangsungan investasi dan kepastian hukum di sektor hulu migas maupun industri mineral.

ReforMiner Institute hadir sebagai ruang kajian independen yang menyoroti persoalan tata kelola sumber daya energi dan mineral. Pendekatannya menekankan pada argumentasi berbasis riset, bukan sekadar retorika politik. Dengan demikian, lembaga ini berfungsi menjembatani kebutuhan industri akan kepastian regulasi dengan tuntutan publik terhadap transparansi dan keberlanjutan.

Peran Pri Agung sebagai penasehat membuatnya kerap menjadi narasumber dalam berbagai forum diskusi, baik yang diselenggarakan kalangan akademik maupun asosiasi industri. Dalam forum semacam itu, ia menyoroti perlunya konsistensi kebijakan agar Indonesia tidak kehilangan daya tarik investasi sambil tetap menjaga kepentingan negara atas sumber daya alamnya.

Peran Ganda: Pendidik dan Pengamat Kebijakan

Yang membedakan Pri Agung Rakhmanto dari sekadar praktisi kebijakan adalah kemampuannya menyeimbangkan dua peran sekaligus. Sebagai pengajar, ia berhadapan langsung dengan generasi muda yang kelak akan mengisi posisi strategis di industri dan birokrasi. Sebagai pengamat melalui lembaga studi, ia berhadapan dengan realitas politik pembuatan aturan yang sering kali kompromistis.

Kedua peran tersebut saling menguatkan. Temuan di lapangan menjadi bahan ajar yang kontekstual, sementara perspektif akademik memberi kerangka evaluasi yang terukur terhadap setiap kebijakan yang diumumkan pemerintah. Kombinasi ini menjadikannya salah satu suara yang cukup diperhitungkan ketika pembahasan mengenai revisi undang-undang migas, skema bagi hasil, atau kebijakan hilirisasi mineral memanas.

Di tengah dinamika harga komoditas global yang berubah cepat, kebutuhan akan pemikir yang memahami aspek teknis sekaligus ekonomi semakin mendesak. Pri Agung mengisi celah tersebut dengan menyajikan analisis yang tidak berhenti pada angka statistik, tetapi juga menyentuh implikasi sosial dari setiap keputusan kebijakan.

Kontribusi bagi Ruang Publik

Kontribusinya terhadap diskusi publik terlihat dari konsistensinya menghadirkan narasi yang berimbang. Ia kerap menekankan bahwa keberhasilan sektor energi dan mineral tidak hanya ditentukan oleh melimpahnya cadangan, melainkan oleh kualitas regulasi, kepastian berusaha, serta kemampuan negara bernegosiasi dengan investor.

Baginya, reformasi kebijakan adalah kunci agar kekayaan alam benar-benar berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Prinsip ini pula yang menjadi semangat di balik berbagai kajian yang diproduksi lembaga yang ia dirikan.

Secara keseluruhan, rekam jejak Pri Agung Rakhmanto menunjukkan bahwa peran intelektual di Indonesia dapat dijalankan lintas ranah: di ruang kuliah untuk mencetak SDM, dan di ranah publik untuk mengawal kualitas kebijakan. Kombinasi keduanya menjadi model yang relevan menghadapi tantangan energi nasional ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User