Aug 26, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Presiden Prabowo Lantik Donny Ermawan sebagai Rektor Universitas RI

Di tengah upaya pemerintah memperkuat sektor pendidikan tinggi, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan sebagai Rektor Universitas Republik Indonesia (Universitas RI) dalam sebua...

Presiden Prabowo Lantik Donny Ermawan sebagai Rektor Universitas RI

Di tengah upaya pemerintah memperkuat sektor pendidikan tinggi, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan sebagai Rektor Universitas Republik Indonesia (Universitas RI) dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin pagi. Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru bagi universitas yang digadang-gadang menjadi salah satu pusat keunggulan akademik nasional. Donny Ermawan, yang namanya sudah tidak asing di lingkungan pemerintahan pusat, sebelumnya menempati posisi strategis sebagai Wakil Menteri Pertahanan.

Jejak Karir dan Latar Belakang Rektor Baru

Donny Ermawan merupakan figur birokrat yang kaya akan pengalaman di sektor pertahanan dan keamanan. Selama bertahun-tahun, ia berkiprah di Kementerian Pertahanan dan turut merumuskan berbagai kebijakan vital terkait pertahanan negara, pengelolaan sumber daya strategis, serta diplomasi pertahanan. Kapasitasnya sebagai wakil menteri telah membekalinya dengan kemampuan manajerial tingkat tinggi, ketajaman analisis kebijakan, dan jaringan luas di kalangan pemerintahan. Transisi dari birokrasi pertahanan menuju kepemimpinan universitas diyakini akan menghadirkan perspektif segar dalam tata kelola pendidikan tinggi, khususnya dalam hal kedisiplinan, perencanaan strategis, dan pengembangan riset terapan. Sejumlah kolega dan pengamat kebijakan publik menilai bahwa pengalaman Donny di bidang pertahanan dapat mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih sistematis dan akuntabel di lingkungan kampus.

Prosesi Pelantikan dan Amanat Presiden

Upacara pengambilan sumpah berlangsung khidmat dengan disaksikan oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pejabat tinggi negara, rektor dari sejumlah universitas ternama, serta para undangan dari kalangan akademisi dan organisasi kemasyarakatan. Presiden Prabowo secara langsung memandu pengucapan sumpah jabatan yang menegaskan komitmen Donny untuk mengemban amanah dengan penuh integritas dan profesionalisme. Dalam pidatonya, Presiden menekankan bahwa Universitas RI harus tampil sebagai lokomotif kemajuan sumber daya manusia Indonesia. "Pendidikan tinggi adalah jalan utama untuk membangun karakter dan daya saing bangsa. Saya ingin universitas ini menjadi contoh dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat bela negara," tegas Presiden. Ia juga mengingatkan bahwa transformasi pendidikan harus selaras dengan kebutuhan dunia industri dan dinamika global.

Visi Strategis Rektor Terpilih

Usai prosesi, Donny Ermawan menyampaikan pidato perdananya yang sarat akan visi transformatif. Ia menggarisbawahi komitmennya untuk membawa Universitas RI ke panggung internasional melalui tiga pilar utama: penguatan riset dan inovasi, hilirisasi hasil penelitian, serta pembangunan karakter mahasiswa yang adaptif terhadap perubahan zaman. "Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri. Sinergi antara kampus, pemerintah, industri, dan masyarakat adalah kunci. Saya bertekad menjadikan Universitas RI sebagai kampus yang menghasilkan lulusan siap pakai, peneliti produktif, dan inovator yang solutif terhadap masalah bangsa," ujar Donny penuh semangat. Ia juga menargetkan peningkatan peringkat universitas secara signifikan dalam kurun waktu lima tahun mendatang melalui program internasionalisasi, digitalisasi pembelajaran, dan pengembangan pusat-pusat studi unggulan.

Respons Akademisi dan Harapan Publik

Pelantikan ini menuai beragam tanggapan dari kalangan akademisi. Dr. Maya Indriani, Guru Besar bidang Manajemen Pendidikan dari Universitas Padjadjaran, menilai bahwa penunjukan figur berlatar belakang pertahanan dapat menjadi katalis perubahan budaya organisasi di perguruan tinggi. "Kita seringkali membutuhkan ketegasan dan visi jangka panjang yang menjadi ciri khas pemimpin dari sektor pertahanan. Tentu saja, nilai-nilai akademik seperti kebebasan mimbar dan tradisi kritis harus tetap dijaga," ungkapnya. Sementara itu, Prof. Ahmad Faisal, sosiolog pendidikan dari Universitas Gadjah Mada, mengingatkan agar kepemimpinan baru tidak hanya fokus pada aspek struktural, tetapi juga memberdayakan komunitas epistemik di dalam kampus. Mahasiswa, melalui Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas RI, Raka Putra, menyambut optimistis dan berharap rektor baru terbuka terhadap dialog serta aspirasi sivitas akademika.

Fokus Hilirisasi dan Kolaborasi Antarlembaga

Salah satu agenda prioritas yang disinggung Donny adalah mengakselerasi hilirisasi riset dan memperluas kemitraan strategis. Ia menyadari bahwa banyak hasil penelitian perguruan tinggi yang belum termanfaatkan secara optimal oleh industri dan masyarakat. Untuk menjawab tantangan tersebut, ia berencana membangun kerja sama yang lebih erat dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Langkah ini mendapat sambutan positif dari Yos Sunitiyoso, yang mengemban tugas sebagai Direktur Hilirisasi dan Kemitraan di kementerian tersebut. "Kami sangat mengapresiasi visi Rektor Universitas RI yang baru. Kolaborasi lintas sektor adalah kebutuhan fundamental agar riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi bisa berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tutur Yos melalui keterangan tertulis. Sinergi ini diharapkan mampu membuka akses pendanaan riset, mempercepat proses alih teknologi, serta menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

Tantangan Mendatang dan Agenda Reformasi

Donny Ermawan tidak menampik bahwa tantangan yang dihadapi tidak ringan. Selain harus meningkatkan reputasi dan peringkat global, ia juga perlu membenahi sistem tata kelola internal, memperbaiki kesejahteraan tenaga pendidik, dan memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Transformasi digital menjadi salah satu fokus utama, termasuk pengembangan platform pembelajaran jarak jauh dan sistem administrasi modern yang transparan. Ia juga berencana memperbanyak program studi yang relevan dengan revolusi industri 4.0 dan ekonomi hijau. Di samping itu, Donny menekankan pentingnya membangun karakter mahasiswa melalui kegiatan ekstrakurikuler yang menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, dan kepedulian sosial. "Universitas bukan sekadar pabrik ijazah. Inilah tempat lahirnya pemikir dan pemimpin masa depan," pungkasnya.

Dukungan dan Ekspektasi untuk Era Baru

Pelantikan ini juga dihadiri oleh perwakilan alumni dan mitra industri yang menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung program-program universitas. Sari Dewi, Ketua Ikatan Alumni Universitas RI, menuturkan bahwa jiwa kepemimpinan dan jejaring luas Donny Ermawan menjadi modal berharga. "Kami percaya beliau bisa membawa Universitas RI tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga disegani di forum internasional," ujarnya. Sementara itu, pengamat pendidikan Dr. Irwan Setiawan menekankan bahwa keberhasilan rektor baru akan sangat ditentukan oleh kemampuannya merangkul seluruh elemen kampus dan menjaga keseimbangan antara tradisi ilmiah dan tuntutan modernitas. Dengan dukungan penuh pemerintah dan antusiasme komunitas akademik, era kepemimpinan Donny Ermawan di Universitas RI diharapkan menjadi tonggak sejarah bagi peningkatan kualitas dan daya saing pendidikan tinggi Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User