Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka Pimpin Pemerintahan Indonesia
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi memegang amanah sebagai pemimpin tertinggi eksekutif Indonesia setelah dilantik pada 20 Oktober 2024 di Gedung Nusantara, komp...
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi memegang amanah sebagai pemimpin tertinggi eksekutif Indonesia setelah dilantik pada 20 Oktober 2024 di Gedung Nusantara, kompleks MPR/DPR, Jakarta. Pelantikan keduanya menandai berakhirnya satu dekade kepemimpinan Joko Widodo sekaligus membuka babak baru pemerintahan dengan sejumlah agenda besar yang telah disiapkan sejak masa kampanye.
Pasangan ini memperoleh mandat rakyat melalui Pemilihan Presiden 14 Februari 2024. Berdasarkan hasil rekapitulasi resmi Komisi Pemilihan Umum, Prabowo-Gibran meraih sekitar 96,2 juta suara atau 58,59 persen, unggul atas dua pasangan pesaingnya, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Kemenangan satu putaran tersebut menjadikan pasangan ini pemegang mandat elektoral terbesar dalam sejarah pemilihan presiden langsung di Indonesia.
Rekam Jejak Prabowo Subianto
Prabowo Subianto, kelahiran Jakarta, 17 Oktober 1951, merupakan tokoh dengan latar belakang panjang di militer dan politik. Perwira tinggi TNI dengan pangkat terakhir letnan jenderal ini pernah menjabat Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus sebelum memasuki dunia politik pascareformasi. Ia mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya pada 2008 dan memimpin partai tersebut hingga menjadi salah satu kekuatan politik terbesar di parlemen.
Dalam pentas politik nasional, Prabowo tercatat tiga kali maju sebagai calon presiden. Pada 2014 dan 2019 ia kalah dari Joko Widodo, namun kemudian bergabung ke kabinet sebagai Menteri Pertahanan periode 2019 hingga 2024. Keputusan bergabungnya itu dinilai banyak pengamat sebagai langkah rekonsiliasi politik yang memperkuat stabilitas pemerintahan. Kemenangan pada 2024 melengkapi perjalanan panjangnya menuju kursi presiden kedelapan Republik Indonesia.
Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden Termuda
Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden ketujuh Joko Widodo, lahir di Solo, 1 Oktober 1987. Sebelum mendampingi Prabowo, ia menjabat Wali Kota Solo sejak 2021 setelah memenangi pemilihan kepala daerah 2020. Gibran menjadi wakil presiden termuda dalam sejarah Indonesia, dilantik pada usia 37 tahun.
Pencalonan Gibran sempat menjadi perdebatan publik karena ketentuan batas usia minimal calon wakil presiden. Mahkamah Konstitusi kemudian memutuskan bahwa syarat usia 40 tahun dapat dikecualikan bagi kandidat yang pernah atau sedang memegang jabatan yang dipilih melalui pemilihan umum, termasuk kepala daerah. Putusan itu membuka jalan bagi Gibran untuk berkompetisi dan akhirnya terpilih mendampingi Prabowo.
Agenda Pemerintahan Baru
Usai dilantik, Prabowo mengumumkan susunan Kabinet Merah Putih yang berisi lebih dari seratus menteri, wakil menteri, dan kepala badan, menjadikannya salah satu kabinet terbesar sejak era reformasi. Pembentukan kabinet besar ini dimaksudkan untuk mempercepat pelaksanaan program prioritas di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pangan, energi, hingga pertahanan.
Program unggulan yang paling menonjol adalah makan bergizi gratis bagi anak sekolah, ibu hamil, dan balita, yang mulai dilaksanakan bertahap sejak Januari 2025. Program ini menyasar puluhan juta penerima manfaat dan menjadi salah satu inisiatif sosial terbesar yang pernah dijalankan pemerintah Indonesia. Selain itu, pemerintahan baru menargetkan swasembada pangan, hilirisasi sumber daya alam, serta pertumbuhan ekonomi delapan persen dalam beberapa tahun ke depan.
Di bidang luar negeri, Prabowo aktif melakukan kunjungan kenegaraan dan diplomasi ekonomi sejak masa transisi, menegaskan posisi Indonesia sebagai negara bebas aktif yang terbuka bagi kerja sama dengan semua kekuatan besar. Di dalam negeri, duet Prabowo-Gibran menghadapi ujian menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global, sekaligus memenuhi ekspektasi publik terhadap janji-janji kampanye.
Dengan kombinasi pengalaman militer dan politik Prabowo serta representasi generasi muda melalui Gibran, pemerintahan baru ini memasuki masa kerjanya dengan modal legitimasi elektoral yang kuat. Keberhasilan keduanya pada akhirnya akan diukur dari kemampuan menerjemahkan mandat tersebut menjadi kesejahteraan nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Comments (0)