Sep 01, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Prabowo Resmi Bergabung sebagai Anggota Nahdlatul Ulama

Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi tercatat sebagai anggota Nahdlatul Ulama (NU) setelah sebelumnya menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dari organisasi Islam t...

Prabowo Resmi Bergabung sebagai Anggota Nahdlatul Ulama

Mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi tercatat sebagai anggota Nahdlatul Ulama (NU) setelah sebelumnya menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dari organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Keanggotaan ini ditandai dalam sebuah upacara serah terima yang berlangsung di Kantor Besar PBNU, Jakarta, pada Senin, 11 November 2024.

Prosesi Serah Terima Kartu Anggota

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo Subianto menerima secara langsung kartu anggota NU dari perwakilan pimpinan organisasi. Prosesi ini berlangsung khidmat dan disaksikan oleh sejumlah ulama serta tokoh penting dalam tubuh Nahdlatul Ulama. Dengan diterimanya kartu tersebut, Prabowo secara resmi tercatat dalam basis data keanggotaan organisasi yang memiliki puluhan juta anggota dan simpatisan di seluruh penjuru Nusantara.

Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap tradisi dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Nahdlatul Ulama selama ini. Ia menegaskan bahwa keanggotaannya ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari komitmennya untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia.

Kesamaan Visibilitas Pemerintah dan NU

Dalam keterangannya setelah menerima kartu anggota, Prabowo menekankan bahwa terdapat kesamaan pandang antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama dalam hal meningkatkan kesejahteraan rakyat. Ia menilai bahwa tujuan besar pembangunan nasional tidak dapat dicapai tanpa melibatkan peran aktif organisasi kemasyarakatan seperti NU.

"Kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama kita bersama. Pemerintah dan NU memiliki kepentingan yang sama untuk memastikan setiap warga negara dapat hidup layak dan sejahtera," tegas Prabowo dalam pernyataan resminya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keanggotaannya ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang lebih erat antara institusi pemerintahan dan Nahdlatul Ulama. Dengan kedekatan tersebut, program-program pembangunan yang bersumber dari aspirasi masyarakat dapat lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Reaksi dan Tanggapan Berbagai Pihak

Keanggotaan Prabowo Subianto sebagai anggota Nahdlatul Ulama mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Sejumlah ulama dan tokoh NU menyambut baik bergabungnya mantan Jenderal TNI ini ke dalam organisasi. Mereka menilai bahwa keanggotaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap tradisi dan budaya lokal yang selama ini menjadi fondasi kuat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Seorang ulama senior NU menyatakan bahwa keikutsertaan tokoh nasional sekelas Prabowo dalam organisasi ini menunjukkan bahwa Nahdlatul Ulama tetap menjadi rumah besar bagi seluruh elemen bangsa. Ia berharap keanggotaan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan pendidikan.

Di sisi lain, analis politik memandang bahwa langkah Prabowo ini memiliki dimensi strategis dalam konteks hubungan antara kekuasaan dan organisasi kemasyarakatan. Keanggotaan ini dapat menjadi modal sosial politik yang signifikan, mengingat basis massa NU yang sangat besar dan tersebar di seluruh Indonesia.

Signifikansi Keanggotaan bagi Hubungan Institusi

Secara historis, Nahdlatul Ulama memiliki peran penting dalam pembentukan kebijakan publik di Indonesia. Organisasi ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah berkumpulnya umat Islam, tetapi juga sebagai motor penggerak berbagai program sosial, pendidikan, dan kesehatan bagi masyarakat. Kehadiran tokoh nasional di dalam tubuh organisasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan fungsinya.

Prabowo sendiri dikenal memiliki kedekatan dengan berbagai kelompok masyarakat sepanjang perjalanan kariernya di dunia politik dan pertahanan. Keanggotaannya dalam NU menambah daftar panjang hubungan institutional yang telah dibangunnya dengan berbagai elemen masyarakat Indonesia.

Dengan diterimanya kartu anggota secara resmi, Prabowo Subianto kini memiliki status baru sebagai bagian dari komunitas Nahdlatul Ulama. Langkah ini menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, demi tercapainya tujuan bersama yaitu peningkatan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User