Oct 05, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Prabowo Lantik Tokoh Wantimpres

Peran Penting Dewan Pertimbangan PresidenDalam sistem ketatanegaraan Indonesia, Dewan Pertimbangan Presiden atau yang kerap dikenal dengan Wantimpres merupakan salah satu lembaga yang memiliki fungsi ...

Prabowo Lantik Tokoh Wantimpres

Peran Penting Dewan Pertimbangan Presiden

Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, Dewan Pertimbangan Presiden atau yang kerap dikenal dengan Wantimpres merupakan salah satu lembaga yang memiliki fungsi strategis untuk memberikan masukan, saran, serta pertimbangan kepada kepala negara. Lembaga ini tidak bersifat eksekutif, namun perannya dapat menjadi jembatan antara berbagai pemikiran, pengalaman, dan kebutuhan bangsa dalam proses pengambilan kebijakan. Dengan adanya tokoh-tokoh yang berpengalaman di dalamnya, diharapkan presiden dapat memperoleh sudut pandang yang beragam untuk menghadapi tantangan nasional maupun global.

Keberadaan Wantimpres sendiri telah mengalami berbagai dinamika dari masa ke masa. Fungsi utamanya adalah memberikan pertimbangan atas berbagai hal yang berkaitan dengan kebijakan negara, baik yang diminta langsung oleh presiden, maupun berdasarkan inisiatif lembaga tersebut. Oleh karena itu, komposisi personalia yang mengisi kursi di dalamnya kerap menjadi sorotan publik. Hal ini dikarenakan figur yang terpilih tidak hanya mewakili pengalaman, namun juga dapat merepresentasikan beragam bidang keahlian yang dibutuhkan oleh pemerintahan.

Komposisi Keahlian yang Beragam

Dalam pengisian Wantimpres kali ini, terlihat adanya upaya untuk menghimpun beragam latar belakang keilmuan dan pengalaman. Beberapa nama yang masuk ke dalam jajaran tersebut menunjukkan spektrum yang luas, mulai dari bidang pertahanan dan keamanan, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan. Salah satu figur yang turut disebut dalam komposisi tersebut adalah Pratikno, yang dikenal luas atas pengalaman panjangnya di bidang pemerintahan dan manajemen kebijakan publik.

Tak hanya itu, turut bergabung pula Letjen (Purn) Ida Bagus Purwalaksana yang membawa perspektif strategis dari dunia militer. Pengalaman di bidang pertahanan dapat menjadi masukan berharga, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika regional yang kian kompleks. Sementara itu, dari sektor ekonomi dan bisnis, nama Philip Kuncoro Wijaya dapat memberikan pertimbangan terkait pembangunan ekonomi, iklim investasi, serta upaya untuk memperkuat ketahanan ekonomi rakyat.

Komposisi ini turut diperkuat oleh Jusuf Wanandi, seorang tokoh yang telah lama dikenal aktif dalam kajian hubungan internasional dan dialog strategis. Pemikirannya kerap menyoroti pentingnya posisi Indonesia di kancah global, sekaligus menjaga keseimbangan kepentingan nasional. Adapun Dato Sri Tahir turut menambah warna dari sektor swasta, dengan pengalaman luas di bidang investasi dan pembangunan infrastruktur yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Menjembatani Nilai dan Pembangunan

Selain aspek ekonomi dan pertahanan, unsur nilai keagamaan dan sosial juga turut diakomodasi dalam jajaran ini. Jusuf Hamka merupakan salah satu figur yang dapat memberikan perspektif moral, kultural, serta keagamaan. Hal tersebut dinilai penting agar kebijakan negara senantiasa berpijak pada nilai-nilai luhur bangsa, tanpa mengesampingkan semangat keberagaman yang menjadi fondasi Indonesia.

Tak kalah penting, pengalaman birokrasi dan penegakan hukum turut dihadirkan melalui kehadiran Budi Gunawan. Dengan pengalaman panjangnya di bidang kepolisian dan pemerintahan, masukan terkait penegakan hukum, reformasi birokrasi, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dapat menjadi pertimbangan yang konstruktif bagi jalannya roda pemerintahan. Kombinasi seluruh pengalaman ini diharapkan mampu menciptakan sinergi antara berbagai sektor demi kepentingan rakyat.

Harapan Terhadap Fungsi Wantimpres

Dengan terbentuknya komposisi yang beragam ini, terdapat harapan besar agar Wantimpres dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Pertama, lembaga ini diharapkan mampu menjadi ruang dialog yang sehat, tempat berbagai gagasan dapat dipertukarkan secara objektif demi kebaikan bangsa. Kedua, saran yang diberikan diharapkan tidak hanya bersifat konseptual, namun juga aplikatif dan solutif terhadap permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat.

Terlebih di tengah tantangan global seperti ketidakpastian ekonomi, perubahan iklim, hingga dinamika geopolitik, peran lembaga penasihat presiden menjadi semakin krusial. Dibutuhkan masukan yang berbasis data, pengalaman, serta jauh dari kepentingan sesaat. Dengan tokoh-tokoh yang telah teruji pengalamannya, peluang untuk mewujudkan hal tersebut menjadi terbuka lebar.

Secara keseluruhan, pelantikan jajaran Wantimpres ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai elemen bangsa. Melalui peran penasihat yang kuat dan beragam, diharapkan pemerintahan dapat melangkah dengan langkah yang terukur, inklusif, dan berorientasi jangka panjang untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan berdaulat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User