Sep 13, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

PALANGKA RAYA — Gibran Tinjau Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng Pasca-Karhutla

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja strategis ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng yang dikelola

PALANGKA RAYA — Gibran Tinjau Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng Pasca-Karhutla

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja strategis ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng yang dikelola oleh Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (BOSF) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Dalam kunjungan tersebut, terekam momen emosional saat Wapres menggandeng tangan seekor orangutan muda sembari meninjau langsung fasilitas perawatan satwa liar yang terdampak degradasi lingkungan.

Kunjungan ini menjadi sinyal penting atas komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat agenda pemulihan ekosistem hutan tropis dan perlindungan satwa endemik Indonesia yang populasinya terus terancam oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ekspansi lahan ilegal.

Kronologi Inspeksi Fasilitas dan Interaksi Primata

Rangkaian inspeksi lapangan di fasilitas konservasi seluas puluhan hektare tersebut berjalan dengan agenda ketat yang melibatkan tim medis hewan serta otoritas balai konservasi:

  1. Pukul 09.30 WIB: Rombongan Wakil Presiden tiba di kompleks Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng dan langsung menerima paparan teknis dari pengelola mengenai daya tampung serta kondisi ratusan individu orangutan (Pongo pygmaeus) yang tengah menjalani masa karantina.
  2. Pukul 10.15 WIB: Wapres bergerak menuju area Sekolah Hutan (Forest School). Di lokasi inilah momen Gibran menggandeng tangan salah satu primata terjadi di bawah pengawasan ketat perawat satwa (babysitter orangutan), memperlihatkan proses adaptasi satwa sebelum siap dilepasliarkan ke habitat alami.
  3. Pukul 11.00 WIB: Peninjauan klinik veteriner guna mengecek penanganan intensif satwa korban luka bakar dan gangguan pernapasan akut akibat kabut asap karhutla musiman.
"Penyelamatan satwa tidak bisa berdiri sendiri jika habitatnya terus menyusut. Restorasi gambut dan hutan alam pasca-karhutla harus dieksekusi cepat agar rantai kepunahan bisa diputus," tegas Wapres dalam arahannya di lokasi.

Fokus Pemulihan Habitat dan Ancaman Deforestasi

Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng saat ini merawat lebih dari 300 individu orangutan yang sebagian besar diselamatkan dari kawasan konsesi, area perkebunan, dan sisa kebakaran hutan di bentang lanskap Kalimantan Tengah. Keberhasilan rehabilitasi satwa ini sangat bergantung pada ketersediaan hutan rilis yang aman dari ancaman perambahan.

Tim investigasi lingkungan mencatat bahwa siklus karhutla berulang di lahan gambut telah menghancurkan koridor alami jelajah satwa liar. Hal ini memicu peningkatan konflik antara manusia dan satwa, serta memaksa primata langka ini keluar ke pemukiman warga untuk mencari pakan.

Langkah Intervensi Lintas Sektoral

Guna menekan laju kepunahan primata dilindungi, pemerintah menginstruksikan langkah konkret lintas kementerian yang mencakup:

  • Penegakan Hukum Tegas: Menindak pelaku pembakaran hutan dan perambahan koridor konservasi tanpa pandang bulu.
  • Restorasi Lahan Gambut: Mempercepat rewetting (pembasahan kembali) dan reboisasi pohon pakan alami di zona penyangga taman nasional.
  • Penguatan Alokasi Konservasi: Meningkatkan dukungan logistik dan medis bagi pusat-pusat penyelamatan satwa berbasis kolaborasi multipihak.

Pemerintah menargetkan percepatan pelepasan liar puluhan individu orangutan yang telah lulus sekolah rehabilitasi ke kawasan Hutan Lindung Bukit Batikap dan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya dalam waktu dekat demi menjaga keseimbangan ekosistem hutan hujan tropis nusantara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User