Aug 24, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Nindya Peringkat Kelima Indonesia Regatta, Kalah Tipis Satu Poin

Atlet pelayaran asal Bali, Nindya, harus puas menempati peringkat kelima pada ajang Indonesia Regatta seri II. Pelatihnya, Gede Subagiasa, mengungkapkan ba

Nindya Peringkat Kelima Indonesia Regatta, Kalah Tipis Satu Poin

Atlet pelayaran asal Bali, Nindya, harus puas menempati peringkat kelima pada ajang Indonesia Regatta seri II. Pelatihnya, Gede Subagiasa, mengungkapkan bahwa selisih poin Nindya dengan peringkat keempat sangat tipis, hanya satu poin. "Peringkat keempat mendapat 26 poin, Nindya 27 poin, jadi bedanya tipis hanya satu," kata Subagiasa kepada media, Minggu (23/8).

Klasemen Akhir: Selisih Tipis di Papan Atas

Berdasarkan hasil akhir pertandingan, posisi teratas diraih atlet DKI Jakarta, disusul Kalimantan Timur di urutan kedua, Jawa Barat di posisi ketiga, dan Banten di peringkat keempat. Nindya, yang membela Bali, berada tepat di bawah mereka. Berikut klasemen lima besar:

PeringkatKontingenPoin
1DKI Jakarta
2Kalimantan Timur
3Jawa Barat
4Banten26
5Bali (Nindya)27

Angka pada tabel menunjukkan bahwa persaingan di papan atas sangat ketat. Satu poin yang memisahkan Nindya dari podium keempat menjadi catatan yang tak bisa dianggap remeh.

Tantangan di Laut: Gelombang Besar dan Peralatan Pinjaman

Subagiasa menjelaskan, saat pertandingan berlangsung kondisi angin sebenarnya cukup mendukung, berkisar 10-14 knot. Namun, gelombang besar menjadi kendala utama. "Gelombang besar membuat Nindya kurang adaptasi," ujarnya.

"Maklum, karena alat kita pinjam dari Kalimantan Timur. Bukan sewa seperti tahun lalu. Kalau sewa, lumayan lebih bagus," imbuh Subagiasa.

Kondisi peralatan yang dipinjam dari Kalimantan Timur dinilai kurang mendukung performa Nindya dibandingkan tahun sebelumnya yang menggunakan alat sewa berkualitas lebih baik.

Lompatan Kelas: Dari U-13 ke Persaingan Senior

Perjalanan Nindya di Indonesia Regatta seri II ini bukan tanpa tantangan. Pelajar kelas 8B SMP Wisata Sanur itu baru saja naik kelas. Tahun lalu, ia bertanding di kelas Optimist green fleet U-13. Kini, Nindya menghadapi pesaing yang lebih senior dan berpengalaman.

Meski demikian, Nindya tidak patah semangat. Ia terus berusaha tampil maksimal di setiap race. Total ada tujuh race yang dipertandingkan pada Indonesia Regatta seri II, dan Nindya menjalaninya hingga tuntas.

Evaluasi Pelatih: PR Latihan di Gelombang Besar

Subagiasa tetap memberikan apresiasi atas perjuangan Nindya. Menurutnya, murid binaannya itu telah berjuang maksimal meski menghadapi lawan yang lebih senior. Urutan perjalanan Nindya di ajang ini dapat dirangkum sebagai berikut:

  1. Naik kelas dari Optimist green fleet U-13 ke kelas dengan persaingan senior.
  2. Menghadapi tujuh race dengan kondisi angin 10-14 knot dan gelombang besar.
  3. Menggunakan peralatan pinjaman dari Kalimantan Timur yang kurang mendukung.
  4. Finis di peringkat kelima dengan 27 poin, terpaut satu poin dari peringkat keempat.

Dari hasil tersebut, Subagiasa mencatat pekerjaan rumah utama bagi Nindya. "PR besarnya adalah meningkatkan porsi latihan dia, dan yang perlu diperbaiki adalah harus sering berlatih di gelombang besar," jelasnya. Menurut pelatih, adaptasi terhadap gelombang besar adalah keterampilan yang hanya bisa dibangun lewat jam terbang di laut terbuka, bukan sekadar latihan di perairan tenang.

Harapan ke Depan

Evaluasi yang dilakukan pelatih diharapkan membawa perbaikan pada seri-seri berikutnya. Dengan selisih hanya satu poin, peluang Nindya untuk menembus empat besar pada ajang berikutnya terbuka lebar. Yang dibutuhkan kini adalah konsistensi latihan dan dukungan peralatan yang lebih memadai agar potensi atlet muda Bali ini bisa berkembang optimal di kancah nasional.

[SOCIAL_TWEET]: Nindya finis ke-5 Indonesia Regatta seri II, terpaut satu poin dari peringkat 4. Pelatih: PR-nya latihan gelombang besar. #Pelayaran #Bali[SOCIAL_TG]: Nindya kalah tipis satu poin di Indonesia Regatta seri II. Naik kelas dari U-13, pelatih soroti latihan gelombang besar sebagai PR utama.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User