Sep 18, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Nigeria — CITES Masukkan Dua Taman Nasional ke Jaringan Pengawasan Gajah

Di balik kerapatan kanopi hutan hujan tropis Nigeria, keberadaan gajah hutan Afrika (Loxodonta cyclotis) yang kian langka terus terancam oleh serbuan pembu

Nigeria — CITES Masukkan Dua Taman Nasional ke Jaringan Pengawasan Gajah

Di balik kerapatan kanopi hutan hujan tropis Nigeria, keberadaan gajah hutan Afrika (Loxodonta cyclotis) yang kian langka terus terancam oleh serbuan pemburu liar. Menanggapi krisis keanekaragaman hayati yang semakin mengkhawatirkan ini, Sekretariat Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Liar Terancam Punah (CITES) secara resmi memasukkan dua kawasan konservasi utama Nigeria—Taman Nasional Cross River dan Taman Nasional Okomu—ke dalam jaringan pemantauan gajah global.

Langkah strategis ini menandai dimulainya fase baru dalam perlindungan satwa liar di Afrika Barat. CITES mengonfirmasi bahwa tahapan berikutnya adalah proses onboarding teknis untuk mengintegrasikan kedua taman nasional tersebut ke dalam sistem pemantauan kematian gajah secara real-time yang dikenal sebagai program MIKE (Monitoring the Illegal Killing of Elephants).

Ancaman Kepunahan Gajah Hutan di Afrika Barat

Kawasan Afrika Barat diperkirakan telah kehilangan lebih dari 90 persen populasi gajahnya dalam beberapa dekade terakhir akibat kombinasi perburuan gading dan deforestasi masif. Nigeria, yang secara historis memiliki bentang alam kaya, kini menjadi titik kritis. Selain menjadi habitat sisa bagi gajah hutan yang sangat terancam punah, wilayah ini sering kali dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan transnasional sebagai hub transit pengapalan gading ilegal menuju pasar Asia dan Eropa.

Penambahan dua kawasan ini ke dalam jaringan pengawasan CITES diharapkan mampu menutup celah pergerakan sindikat pemburu. Adapun profil singkat kedua kawasan tersebut meliputi:

  • Taman Nasional Cross River: Berada di perbatasan langsung dengan Kamerun, kawasan ini merupakan benteng keanekaragaman hayati yang menjadi koridor lintas batas vital bagi mamalia besar.
  • Taman Nasional Okomu: Terletak di Negara Bagian Edo, taman nasional ini merupakan fragmentasi hutan dataran rendah terakhir yang menjadi tempat berlindung bagi kantong populasi gajah tersisa.
Taman Nasional Lokasi Geografis Ancaman Utama Status Ekologis
Cross River Perbatasan Nigeria-Kamerun Perburuan lintas batas & pembalakan liar Sangat Terancam (Kritis)
Okomu Negara Bagian Edo Perambahan sawit & konflik manusia-satwa Terisolasi & Terancam Punah

Cara Kerja dan Implikasi Sistem MIKE

Sistem MIKE yang digagas CITES bertujuan untuk menyediakan basis data objektif mengenai tren perburuan liar guna membantu pengambilan keputusan politik dan penegakan hukum. Melalui integrasi ini, para ranger di Cross River dan Okomu akan dibekali metodologi standar internasional dalam mengumpulkan data lapangan, menganalisis lokasi bangkai gajah, hingga mengidentifikasi pola kejahatan.

"Integrasi Cross River dan Okomu ke dalam jaringan pemantauan MIKE bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan pembentukan garis pertahanan baru untuk memperketat pengawasan terhadap sindikat perburuan gading internasional di Afrika Barat," ungkap perwakilan CITES dalam rilis resminya.

Tantangan Lapangan dan Harapan Masa Depan

Kendati demikian, penyelidikan lapangan menunjukkan bahwa tantangan penegakan hukum di kedua taman nasional ini masih sangat besar. Keterbatasan anggaran patroli, minimnya personel renjer yang terlatih, serta intrik korupsi di tingkat lokal kerap membatasi efektivitas perlindungan satwa. Medan hutan tropis yang lebat juga menyulitkan pemantauan secara manual.

Dengan bergabungnya kedua lokasi ini ke dalam sistem CITES MIKE, pemerintah Nigeria kini memiliki akses terhadap bantuan teknis internasional, pelatihan intelijen konservasi, serta dukungan pendanaan darurat. Publik internasional kini menanti sejauh mana transparansi data yang dihasilkan dapat mendorong aksi nyata pemerintah lokal dalam membongkar jaringan pemburu liar hingga ke akarnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User