MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi, Cerdas Cermat
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City bersama MNC Peduli dan Lido Lake Resort by MNC Hotel menyelenggarakan serangkaian perlombaan bagi madrasah diniy
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City bersama MNC Peduli dan Lido Lake Resort by MNC Hotel menyelenggarakan serangkaian perlombaan bagi madrasah diniyah di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, pada momentum Tahun Baru Islam. Inisiatif ini mengusung dua kategori utama, yaitu lomba kaligrafi dan cerdas cermat, dengan peserta berasal dari lembaga pendidikan keagamaan setempat.
Latar Belakang Penyelenggara
KEK MNC Lido City merupakan kawasan ekonomi khusus yang dikembangkan oleh PT MNC Land Tbk, bagian dari MNC Group, yang fokus pada pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Bogor. MNC Peduli adalah organisasi sosial bentukan MNC Group yang menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Lido Lake Resort by MNC Hotel bertindak sebagai fasilitator logistik dan tempat penyelenggaraan acara. Kolaborasi tiga entitas ini mengerucut pada program pemberdayaan komunitas sekitar kawasan, terutama dalam mendukung pendidikan informal berbasis agama Islam.
Kronologi Pelaksanaan
- Pengumuman dan Pendaftaran: Panitia menyebarkan undangan kepada seluruh madrasah diniyah di Desa Watesjaya pada pekan sebelum perayaan Tahun Baru Islam. Pendaftaran tidak dipungut biaya dan dibuka selama tiga hari kerja.
- Lomba Kaligrafi: Peserta diwajibkan menulis ayat-ayat Al-Qur’an pilihan dengan teknik kaligrafi Arab. Penilaian menitikberatkan pada komposisi, kebersihan garis, dan kesesuaian kaidah khat. Babak penyisihan dan final diselenggarakan dalam satu hari.
- Lomba Cerdas Cermat: Menggunakan format cepat-tepat, lomba ini menguji pengetahuan agama Islam, sejarah kebudayaan Islam, dan wawasan umum. Dua regu terbaik dari babak penyisihan bertemu di babak final yang berlangsung ketat.
- Penjurian Independen: Tim juri beranggotakan tiga orang yang terdiri dari seorang ustadz, praktisi kaligrafi, dan tenaga pendidik, yang dipilih oleh panitia. Proses penjurian berlangsung transparan dengan kriteria yang telah disosialisasikan sebelumnya.
Partisipasi dan Peserta
Lomba diikuti oleh seluruh madrasah diniyah yang beroperasi di Desa Watesjaya. Setiap madrasah mengirimkan satu delegasi untuk kaligrafi dan satu tim beranggotakan tiga orang untuk cerdas cermat. Total partisipan mencapai 45 santri dan santriwati dari lima madrasah diniyah yang tersebar di wilayah Cigombong. Panitia mencatat, animo peserta meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh sosialisasi door-to-door oleh perangkat desa setempat.
Tujuan Strategis
Program ini merupakan bagian dari pilar CSR MNC Group di bidang pendidikan dan spiritualitas. Berdasarkan rilis yang disampaikan, MNC Peduli menargetkan penguatan nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda sekaligus menumbuhkan daya saing akademik. Lokasi Desa Watesjaya dipilih karena berbatasan langsung dengan kawasan MNC Lido City, sehingga diharapkan tercipta hubungan simbiosis antara pengembang dan masyarakat lokal. Selain itu, acara ini menjadi ajang silaturahmi antar-madrasah yang selama ini minim interaksi formal.
Pernyataan Pihak Terkait
Meskipun tidak ada pernyataan langsung dari petinggi MNC, dokumen publik yang dirilis melalui saluran komunikasi MNC Peduli menyebutkan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan. Dana operasional sepenuhnya bersumber dari alokasi CSR tahun berjalan. Pemerintah Desa Watesjaya, melalui Kepala Desa, menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen memfasilitasi perizinan serta koordinasi dengan madrasah.
Dampak dan Keberlanjutan
Evaluasi awal menunjukkan bahwa lomba kaligrafi dan cerdas cermat mampu meningkatkan motivasi belajar santri di madrasah diniyah. Beberapa orang tua peserta melaporkan adanya peningkatan jam belajar mandiri menjelang lomba. Pihak MNC Peduli berencana memperluas cakupan lomba pada tahun berikutnya dengan menambah kategori tilawah dan pidato. Program ini juga mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif karena selaras dengan konsep wisata berkelanjutan di kawasan ekonomi khusus.
Dengan terselenggaranya lomba ini, MNC Lido City menegaskan posisinya bukan hanya sebagai destinasi wisata terintegrasi, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap komunitas sekitarnya. Keberlanjutan program akan dipantau melalui indikator partisipasi dan dampak edukasi yang diukur secara berkala.
Comments (0)