Penggunaan kata-kata merendahkan seperti “idiot” hanyalah permukaan dari gunung es ketidakadilan yang dihadapi para penyandang disabilitas intelektual. Di balik diksi kasar itu, tersimpan struktur sosial yang secara sistematis menyingkirkan mereka dari ruang-ruang paling dasar kehidupan: bangku sekolah, lapangan kerja, hingga panggung politik. Indonesia mungkin memiliki undang-undang yang menjanjikan kesetaraan, tetapi realitas di lapangan menunjukkan bahwa kelompok ini masih terpaksa berjuang sendiri melawan tembok diskriminasi yang tebal.
Menyingkap Akar Diskriminasi Sistemik Disabilitas Intelektual
Penggunaan kata-kata merendahkan seperti “idiot” hanyalah permukaan dari gunung es ketidakadilan yang dihadapi para penyandang disabilitas intelektual. Di balik diksi kasar itu, tersimpan struktur...
← Previous Article
Comments (0)