Aug 25, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Menteri PU Cabut Delegasi Cuti Setelah Temukan Izin Palsu

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengambil langkah drastis dengan menarik seluruh persetujuan cuti pegawai ke bawah kendali langsungnya. Keputusan itu diambil setelah audit internal mengungkap pra...

Menteri PU Cabut Delegasi Cuti Setelah Temukan Izin Palsu

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengambil langkah drastis dengan menarik seluruh persetujuan cuti pegawai ke bawah kendali langsungnya. Keputusan itu diambil setelah audit internal mengungkap praktik pemalsuan dokumen cuti di lingkungan kementerian yang dipimpinnya.

Temuan yang Mengejutkan

Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan, ditemukan sejumlah izin cuti yang tidak melalui prosedur resmi. Modus yang terungkap menunjukkan adanya oknum yang menerbitkan surat persetujuan cuti tanpa dasar yang sah, sehingga menimbulkan ketidakhadiran pegawai secara fiktif. Praktik ini tidak hanya melanggar disiplin aparatur sipil negara, tetapi juga berpotensi menggerogoti kepercayaan publik terhadap institusi.

Menteri Dody tidak merinci jumlah pasti kasus cuti bodong tersebut, namun menyatakan bahwa temuan itu cukup serius untuk memicu restrukturisasi sistem pengawasan. "Saya tidak akan membiarkan birokrasi dimanipulasi oleh segelintir orang yang menyalahgunakan wewenang," tegasnya dalam sebuah pernyataan tertulis yang diterbitkan kemarin.

Pemusatan Kendali Cuti

Sebagai respons langsung, seluruh permohonan cuti yang semula didelegasikan kepada kepala unit kerja kini harus mendapatkan persetujuan eksplisit dari menteri. Kebijakan ini otomatis mencabut kewenangan pejabat eselon di bawahnya, sebuah sinyal bahwa pimpinan tertinggi di Kementerian PU tidak lagi mentoleransi celah kebocoran administrasi.

Langkah ini dianggap luar biasa oleh para pengamat kebijakan publik, karena biasanya urusan cuti pegawai diselesaikan pada tingkat direktorat atau biro. Dengan mengambil alih fungsi tersebut, Menteri Dody ingin memastikan bahwa setiap hari kerja pegawai benar-benar produktif dan terhindar dari manipulasi data kehadiran. "Kami sedang membangun sistem yang transparan, di mana setiap izin meninggalkan jejak digital yang tidak bisa dipalsukan," tambahnya.

Selain itu, tim inspektorat jenderal akan melakukan pemeriksaan silang terhadap data cuti selama dua tahun terakhir. Langkah ini diharapkan dapat mengidentifikasi pola penyimpangan dan para pelaku yang selama ini menikmati libur di luar ketentuan.

Bayang-bayang Judi Online di Kalangan Pegawai

Di tengah penataan ulang sistem cuti, kementerian juga mengguncang publik dengan investigasi masif terhadap dugaan keterlibatan pegawai dalam judi online. Tidak kurang dari 6.300 pegawai masuk dalam daftar pantauan karena aktivitas mencurigakan yang terekam melalui transaksi keuangan dan penggunaan jaringan internet kantor.

Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa para pegawai tersebut diduga menggunakan perangkat dinas untuk mengakses situs judi, bahkan ada indikasi transaksi dalam jumlah signifikan dilakukan selama jam kerja. Perilaku ini dianggap sangat merusak integritas dan etos kerja, terlebih bagi institusi yang bertanggung jawab membangun infrastruktur negara.

Satuan tugas internal kini tengah mengumpulkan bukti elektronik dan memeriksa rekening-rekening yang terkait. Menteri Dody memberi batas waktu satu bulan bagi tim untuk menuntaskan investigasi dan menyerahkan rekomendasi sanksi. "Tidak ada kompromi. Kalau terbukti, sanksi tegas akan diberikan, mulai dari penurunan pangkat hingga pemecatan," tegasnya.

Langkah keras ini juga menyasar para atasan yang lalai melakukan pengawasan. Sejumlah pejabat struktural terancam dimintai pertanggungjawaban karena dianggap membiarkan praktik judi online tumbuh di bawah komando mereka.

Reformasi Birokrasi Tanpa Toleransi

Serangkaian tindakan Menteri PU ini menjadi cerminan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi kecil-kecilan hingga penyakit sosial yang merusak aparatur sipil. Dengan menangani cuti fiktif dan judol secara bersamaan, Kementerian PU ingin membangun budaya kerja yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Para pegawai yang tidak terlibat pun menyambut baik reformasi ini. "Kami mendukung karena selama ini praktik-praktik seperti itu mencoreng nama baik kami yang bekerja sungguh-sungguh," ujar seorang staf di lingkungan direktorat jenderal yang meminta namanya tidak disebutkan.

Kini publik menunggu hasil investigasi dan realisasi sanksi. Menteri Dody sudah mempertaruhkan reputasinya untuk memastikan bahwa birokrasi pembangunan tidak lagi menjadi sarang pembangkangan aturan dan aktivitas melanggar hukum. Dengan kendali langsung di tangannya, ia bertekad mengembalikan marwah kementerian sebagai motor pembangunan yang bersih dan terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User