Menkes Pastikan Wanita Korban Penyekapan di Bandung Akan Jalani Rekonstruksi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat menanggapi kasus penganiayaan dan penyekapan yang menimpa seorang wanita di Bandung. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan keprihatinan me

Jul 08, 2026 - 00:04
0 0
Menkes Pastikan Wanita Korban Penyekapan di Bandung Akan Jalani Rekonstruksi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bergerak cepat menanggapi kasus penganiayaan dan penyekapan yang menimpa seorang wanita di Bandung. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang mengakibatkan korban mengalami luka serius pada bagian wajah. Ia menegaskan bahwa seluruh sumber daya medis negara dikerahkan untuk memastikan korban mendapatkan perawatan terbaik, tidak hanya dari sisi fisik tetapi juga mental. Tim dokter yang dipimpin langsung oleh RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung telah menyiapkan serangkaian tindakan, mulai dari operasi rekonstruksi hingga pendampingan psikologis intensif.

Berdasarkan laporan yang diterima media kami, korban tiba di RSHS dalam kondisi trauma berat dengan sejumlah kerusakan jaringan lunak di area wajah yang membutuhkan penanganan multidisiplin. Budi Gunadi mengonfirmasi bahwa rumah sakit vertikal Kemenkes itu menjadi pusat penanganan utama. Ia menyebut, status korban saat ini stabil namun masih memerlukan observasi ketat sebelum memasuki tahap pembedahan rekonstruksi yang lebih kompleks. “Ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memulihkan martabat dan kesehatan warga yang menjadi korban kekerasan,” tegas Budi kepada awak media di sela-sela kunjungan kerjanya di Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).

Rekonstruksi Wajah dan Dukungan Psikososial

RSHS telah membentuk tim khusus yang terdiri dari spesialis bedah plastik, bedah mulut, psikiater, dan perawat terlatih trauma. Mereka akan merancang operasi rekonstruksi wajah secara bertahap. Prosedur ini meliputi perbaikan tulang wajah, cangkok kulit, hingga terapi okupasi untuk memulihkan fungsi estetika dan motorik. Kemenkes memastikan seluruh biaya perawatan, yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, ditanggung sepenuhnya oleh negara melalui skema pembiayaan korban kekerasan yang sudah digulirkan sejak dua tahun terakhir.

Selain pendekatan medis, tim juga menyediakan sesi konseling rutin untuk memulihkan kondisi psikologis korban. Kepala Instalasi Rehabilitasi Medik RSHS dalam keterangan terpisah menyatakan bahwa tim psikososial akan bekerja secara paralel, karena trauma akibat penyekapan seringkali memunculkan gangguan stres pascatrauma yang memengaruhi proses penyembuhan fisik. “Kami tidak hanya merekonstruksi wajah, tetapi juga kepercayaan diri dan rasa aman pasien,” ucapnya.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus mendalami motif pelaku yang diduga memiliki hubungan personal dengan korban. Publik menyambut baik langkah cepat Kemenkes dan berharap agar proses hukum berjalan transparan. Sejumlah organisasi perlindungan perempuan mendesak agar kasus ini menjadi momentum penguatan layanan trauma center di kota-kota besar. Lurusin.com akan terus memantau perkembangan penanganan medis dan proses rekonstruksi yang direncanakan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan.

“Untuk yang korban kekerasan yang di Bandung ya, dari sisi kesehatan yang bersangkutan sekarang sudah dirawat di rumah sakit Kementerian Kesehatan di Bandung, RS Hasan Sadikin (RSHS). Kami pastikan tim medis mengawal penuh hingga rekonstruksi selesai.” – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User