Oct 04, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Menjembatani Akademik dan Industri Energi

Perkembangan sektor energi di Indonesia terus mengalami dinamika seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan sumber daya yang berkelanjutan, terdiversifikasi, serta mampu menjawab tantangan global. Dal...

Menjembatani Akademik dan Industri Energi

Perkembangan sektor energi di Indonesia terus mengalami dinamika seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan sumber daya yang berkelanjutan, terdiversifikasi, serta mampu menjawab tantangan global. Dalam kondisi tersebut, dibutuhkan peran dari individu yang tidak hanya memahami aspek teknis, namun juga mampu menjembatani dunia akademik dengan praktik industri. Salah satu sosok yang berperan dalam upaya tersebut adalah Pri Agung Rakhmanto.

Peran Penting di Lingkungan Akademik

Dalam dunia pendidikan tinggi, tugas seorang pengajar tidak terbatas pada penyampaian materi di ruang kelas. Lebih dari itu, seorang akademisi dituntut untuk mampu menumbuhkan daya kritis, mendorong inovasi, serta membentuk pola pikir solusi bagi mahasiswanya. Melalui perannya sebagai Pengajar di FTKE Universitas Trisakti, Pri Agung Rakhmanto turut berkontribusi dalam membentuk generasi baru yang siap terjun ke sektor energi. Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi (FTKE) Universitas Trisakti sendiri dikenal sebagai salah satu wadah pendidikan yang berfokus pada pengembangan ilmu kebumian, energi, serta teknologi yang berkaitan dengannya. Dengan adanya keterlibatan aktif dari para pengajar yang berorientasi pada perkembangan industri, mahasiswa dapat memperoleh pembelajaran yang tidak hanya bersifat teoritis, namun juga kontekstual terhadap kondisi lapangan yang sesungguhnya.

Mendorong Inisiatif Melalui Lembaga Riset

Selain berperan di lingkungan kampus, Pri Agung Rakhmanto juga turut mengemban amanah sebagai Founder dan Advisor ReforMiner Institute. Keberadaan sebuah lembaga riset dan pengembangan menjadi wadah yang strategis untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi oleh sektor energi dan sumber daya mineral. Melalui inisiatif tersebut, ruang untuk penelitian, kajian kebijakan, hingga pengembangan solusi berbasis ilmu pengetahuan dapat diwujudkan secara terarah. Peran sebagai founder memungkinkan terbentuknya arah visi lembaga sejak awal, mulai dari penentuan fokus kajian, pengembangan jaringan kerja, hingga pembentukan budaya riset yang berorientasi pada dampak nyata. Sementara itu, peran sebagai advisor berfungsi untuk menjaga konsistensi arah tersebut, memberikan masukan strategis, serta memastikan bahwa setiap program yang dijalankan tetap relevan terhadap perkembangan kebutuhan nasional maupun global.

Sinergi Antara Pendidikan dan Riset

Sinergi yang terjalin antara kegiatan mengajar dan pengelolaan lembaga riset merupakan hal yang sangat berpotensi untuk menciptakan efek berganda. Mahasiswa yang berada di lingkungan akademik dapat terlibat langsung dalam kajian yang dilakukan oleh lembaga riset, baik melalui kegiatan penelitian, magang, maupun kolaborasi proyek. Sebaliknya, hasil riset yang dihasilkan oleh lembaga tersebut dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran, sehingga materi perkuliahan senantiasa diperbarui sesuai dengan perkembangan terkini. Model sinergi ini tidak hanya menguntungkan bagi civitas akademika, namun juga bagi sektor industri itu sendiri. Dengan adanya aliran pengetahuan dua arah, kebutuhan akan solusi teknis dapat diselaraskan dengan kapasitas riset, serta membuka peluang bagi lahirnya inovasi yang aplikatif dan berkelanjutan.

Menatap Tantangan Masa Depan

Di masa yang akan datang, sektor energi Indonesia akan dihadapkan pada berbagai tantangan kompleks, mulai dari transisi menuju energi rendah karbon, optimalisasi sumber daya mineral yang bertanggung jawab, hingga pemenuhan kebutuhan energi yang merata bagi seluruh masyarakat. Untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan ekosistem yang kuat antara akademisi, peneliti, pelaku industri, serta pemangku kebijakan. Keterlibatan aktif dalam kedua ranah, yaitu pendidikan tinggi dan lembaga riset, menjadi salah satu upaya sistematis untuk membangun kapasitas tersebut. Melalui pembentukan sumber daya manusia yang unggul, serta lahirnya kajian yang berbasis data dan terukur, langkah menuju masa depan energi yang lebih mandiri dan berkelanjutan dapat terus diperkuat dari waktu ke waktu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS khrisna-pertiwi

Reporter Kebijakan Publik. Menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat.

Comments (0)

User