Ketentuan Pakaian Peserta Selkom CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026
Proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru dan tenaga kependidikan (tendik) di Sekolah Rakyat pada tahun 2026 semakin dekat. Salah satu tahapan krusial adalah ...
Proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi guru dan tenaga kependidikan (tendik) di Sekolah Rakyat pada tahun 2026 semakin dekat. Salah satu tahapan krusial adalah ujian berbasis komputer dengan sistem Seleksi Kompetensi (Selkom) CAT. Selain penguasaan materi, setiap pelamar wajib mencermati aturan pakaian yang ditetapkan panitia. Ketentuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tata tertib yang harus dipatuhi agar peserta dapat mengikuti ujian dengan lancar.
Aturan Umum Berpakaian
Secara garis besar, panitia mewajibkan seluruh peserta untuk hadir dengan pakaian yang sopan, rapi, dan resmi. Tidak ada toleransi terhadap busana kasual seperti kaus oblong, celana denim, atau sandal. Aturan ini diberlakukan untuk menjaga citra profesionalisme serta menciptakan suasana ujian yang tertib. Peserta yang datang dengan pakaian tidak sesuai akan diminta untuk memperbaiki penampilannya terlebih dahulu, atau bahkan berpotensi ditunda bahkan dibatalkan keikutsertaannya pada sesi tersebut.
Pakaian yang dikenakan harus bersih, tidak kusut, dan tidak mencolok dengan corak berlebihan. Setiap peserta diimbau untuk memilih busana yang nyaman namun tetap formal, mengingat durasi ujian bisa berlangsung beberapa jam. Kenyamanan berpakaian akan membantu konsentrasi, tetapi jangan sampai kenyamanan itu melanggar ketentuan yang telah ditetapkan.
Spesifikasi Pakaian Peserta Laki-Laki
Bagi pelamar laki-laki, ketentuan pakaian bersifat sangat spesifik. Peserta wajib mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih polos. Tidak diperkenankan menggunakan kemeja dengan motif, garis, atau aksen tambahan. Kemeja dimasukkan ke dalam celana agar tampak rapi. Celana yang digunakan harus berbahan kain formal berwarna hitam polos—bukan dari jeans atau katun kasual. Ikat pinggang berwarna hitam dengan model sederhana juga menjadi kelengkapan yang tidak boleh dilewatkan.
Alas kaki yang diizinkan adalah sepatu pantofel hitam tertutup. Sepatu kets, sepatu berbahan kanvas, atau sendal jepit sama sekali dilarang. Panitia juga menyarankan agar peserta membawa masker cadangan dan tetap menjaga kebersihan pakaian selama di ruang ujian.
Spesifikasi Pakaian Peserta Perempuan
Peserta perempuan diwajibkan menggunakan atasan blus atau kemeja putih lengan panjang atau setidaknya lengan pendek yang sopan, tanpa motif atau renda berlebihan. Bawahan bisa berupa rok panjang hitam atau celana kain hitam yang tidak ketat dan tidak berbahan jeans. Bagi yang mengenakan rok, panjangnya harus menutupi mata kaki untuk memenuhi standar kesopanan. Tidak diperbolehkan memakai rok span terlalu sempit atau celana ketat yang mengganggu kenyamanan duduk.
Peserta berhijab diwajibkan mengenakan jilbab berwarna hitam polos, tanpa payet atau corak mencolok. Peniti atau jarum hijab harus dipasang rapi dan tidak boleh mengganggu alat pendeteksi yang mungkin digunakan panitia. Penggunaan sepatu flat hitam atau sepatu hak rendah tertutup sangat disarankan; sepatu berhak tinggi runcing atau terbuka di bagian depan tidak diperkenankan. Selain itu, aksesori seperti gelang, kalung, dan anting besar sebaiknya diminimalkan demi kelancaran pemeriksaan.
Larangan dan Sanksi
Panitia menetapkan sejumlah larangan tegas yang menyangkut pakaian dan penampilan. Peserta dilarang mengenakan jaket, sweater, atau outerwear berlebihan saat memasuki ruang ujian. Jika memerlukan jaket karena alasan kesehatan atau suhu ruangan, peserta wajib melapor kepada pengawas dan jaket akan diletakkan di tempat terpisah. Pakaian berbahan denim, kaus berlengan pendek, celana pendek, dan sandal merupakan pelanggaran serius yang dapat langsung mengakibatkan penolakan masuk.
Bagi yang melanggar, sanksinya bertahap: mulai dari teguran lisan, pencatatan dalam berita acara, hingga pembatalan keikutsertaan pada sesi tes yang bersangkutan. Peserta yang dianggap melakukan pelanggaran berat dapat dikeluarkan dari ruang ujian tanpa diberikan penggantian jadwal. Karena itu, memahami dan mematuhi aturan berpakaian ini sangatlah penting agar hak mengikuti seleksi tidak hilang sia-sia.
Persiapan Sebelum Hari Ujian
Untuk menghindari kendala di lapangan, para pelamar disarankan menyiapkan pakaian sejak jauh-jauh hari. Pastikan kemeja putih dan celana atau rok hitam sudah dicuci, disetrika, dan siap pakai. Sebaiknya lakukan pengecekan ukuran dan kenyamanan, terutama jika busana tersebut sudah lama tidak digunakan. Jika ada kerusakan seperti kancing yang lepas atau resleting macet, segera perbaiki. Sepatu hitam juga perlu dibersihkan agar tidak meninggalkan kesan kumal.
Selain pakaian, peserta perlu memperhatikan lokasi ujian dan memperkirakan akses transportasi. Datang lebih awal memberi waktu untuk memeriksa kelengkapan diri dan menyesuaikan penampilan jika dibutuhkan. Jangan lupa membawa dokumen asli sesuai persyaratan, seperti kartu identitas dan kartu ujian, yang penampilannya sama dengan data di sistem. Patuhi setiap arahan panitia di lokasi untuk menjaga ketertiban bersama.
Dengan mematuhi seluruh ketentuan pakaian ini, peserta Selkom CAT PPPK Sekolah Rakyat 2026 dapat menjalani ujian tanpa gangguan dan fokus mengerahkan kemampuan terbaiknya. Persiapkan semuanya dari sekarang agar tidak ada hal kecil yang merusak kesempatan besar ini.
Baca juga:
Comments (0)