Kapolda Sumsel Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara

Palembang, Lurusin.com – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggelar doa bersama lintas agama sebagai wujud ikhtiar batin menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80, yang akan jatuh pada R

Jul 06, 2026 - 13:23
0 0
Kapolda Sumsel Gelar Doa Lintas Agama Jelang Hari Bhayangkara

Palembang, Lurusin.com – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggelar doa bersama lintas agama sebagai wujud ikhtiar batin menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80, yang akan jatuh pada Rabu, 1 Juli. Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho memimpin langsung kegiatan yang berlangsung khidmat di lingkungan Mapolda Sumsel tersebut, didampingi oleh Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana, Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda), serta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel.

Menyatukan Doa untuk Keamanan Wilayah

Dalam kesempatan itu, Irjen Sandi Nugroho menyampaikan pesan mendalam bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak cukup hanya dijaga melalui pendekatan fisik dan operasional kepolisian semata. Ia menekankan pentingnya dimensi spiritual sebagai fondasi yang menyatukan seluruh elemen masyarakat. “Kita semua menyadari, tugas menjaga negeri ini terlalu berat jika hanya mengandalkan kemampuan manusia. Oleh karena itu, kami mengundang para tokoh lintas agama untuk bersama-sama memohon keberkahan dan perlindungan Tuhan bagi Provinsi Sumatera Selatan,” ujarnya membuka acara.

“Kondusivitas wilayah tidak bisa bersandar pada hal-hal yang bersifat lahiriah semata.”

Pernyataan Kapolda tersebut menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh rangkaian doa. Para pemuka agama dari Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu secara bergantian memanjatkan doa sesuai ajaran agamanya. Suasana penuh toleransi dan kekhidmatan tampak jelas ketika setiap doa diamini oleh seluruh peserta yang hadir. Laporan media kami mencatat, kegiatan ini digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sejalan dengan masa adaptasi new normal. Sebagian peserta bahkan mengikuti secara daring melalui tautan video conference, memperlihatkan fleksibilitas Polri dalam beradaptasi dengan situasi tanpa mengurangi esensi kebersamaan.

Di tengah suasana reflektif, Kapolda Sumsel kembali mengingatkan bahwa pendekatan spiritual seperti ini harus menjadi bagian dari budaya organisasi Polri, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika sosial yang semakin kompleks. “Kami ingin mengajak seluruh personel untuk tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik dan strategi, tetapi juga menyandarkan setiap tugas kepada kekuatan Ilahi. Dengan doa bersama ini, semoga setiap langkah kami dalam melayani masyarakat selalu mendapat tuntunan,” imbuhnya.

Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema besar yang menekankan percepatan transformasi ekonomi inklusif menuju Indonesia Emas. Doa lintas agama ini diharapkan menjadi pendorong semangat baru bagi seluruh jajaran Polda Sumsel agar mampu menghadirkan pelayanan yang lebih presisi, humanis, dan mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan penyerahan cendera mata kepada para tokoh agama sebagai simbol sinergi antara kepolisian dan umat beragama di Sumatera Selatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User