Kalender Bali Agustus 2026: Wuku, Purnama, Tilem, dan Rerainan

Umat Hindu Bali akan melewati bulan Agustus 2026 dengan rangkaian hari suci yang diatur oleh dua sistem penanggalan sekaligus, yakni pawukon dan sasih. Kedua sistem ini menentukan kapan sebuah reraina...

Kalender Bali Agustus 2026: Wuku, Purnama, Tilem, dan Rerainan

Umat Hindu Bali akan melewati bulan Agustus 2026 dengan rangkaian hari suci yang diatur oleh dua sistem penanggalan sekaligus, yakni pawukon dan sasih. Kedua sistem ini menentukan kapan sebuah rerainan atau hari raya jatuh, mulai dari Tumpek, Kajeng Kliwon, hingga Purnama dan Tilem. Berikut rangkuman kalender Bali untuk Agustus 2026 yang disusun berdasarkan perhitungan siklus wuku dan fase bulan.

Wuku yang Berlaku Sepanjang Agustus 2026

Dalam sistem pawukon, satu putaran tahun berjalan selama 210 hari yang terbagi ke dalam 30 wuku, masing-masing berdurasi tujuh hari. Berdasarkan perhitungan siklus yang berpatokan pada Galungan yang jatuh pada 17 Juni 2026 di wuku Dungulan, bulan Agustus 2026 dibuka pada pengujung wuku Krulut yang berlangsung hingga 1 Agustus. Setelah itu, giliran wuku Merakih berlaku pada 2 hingga 8 Agustus, disusul wuku Tambir pada 9 hingga 15 Agustus, wuku Medangkungan pada 16 hingga 22 Agustus, dan wuku Matal pada 23 hingga 29 Agustus. Dua hari terakhir bulan, yakni 30 dan 31 Agustus, sudah memasuki wuku Uye.

Setiap wuku memiliki karakter, dewa penaung, dan pertimbangan dewasa ayu atau hari baik yang berbeda. Masyarakat Bali umumnya menggunakan informasi wuku untuk menentukan waktu pelaksanaan upacara, mulai dari pernikahan, melaspas, hingga upacara pitra yadnya.

Tumpek Krulut Membuka Bulan

Hari suci pertama yang jatuh pada Agustus 2026 adalah Tumpek Krulut, tepatnya pada Saniscara Kliwon wuku Krulut, Sabtu, 1 Agustus 2026. Tumpek Krulut dikenal sebagai hari pemujaan terhadap kekuatan seni dan suara, sehingga kerap disebut sebagai odalan bagi gamelan dan alat musik tradisional. Pada hari ini, pemangku dan seniman biasanya menghaturkan sesaji kepada perangkat gamelan, topeng, serta perlengkapan kesenian lainnya.

Tumpek sendiri merupakan hari suci yang berulang setiap 35 hari sekali dan selalu jatuh pada Saniscara Kliwon. Dalam satu putaran pawukon terdapat enam Tumpek, dan Tumpek Krulut menjadi satu-satunya Tumpek yang jatuh pada Agustus 2026.

Anggara Kasih dan Kajeng Kliwon

Selain Tumpek, umat Hindu juga memperingati Anggara Kasih yang berulang setiap 35 hari pada Selasa Kliwon. Pada Agustus 2026, Anggara Kasih jatuh pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertepatan dengan wuku Tambir. Hari ini dipandang sebagai momentum pembersihan diri secara sekala dan niskala, dan sebagian umat melaksanakan upacara tertentu sesuai tradisi desa adat masing-masing.

Sementara itu, Kajeng Kliwon berulang setiap 15 hari sebagai pertemuan antara triwara Kajeng dan pancawara Kliwon. Hari ini identik dengan pelaksanaan upacara dari tingkat rumah tangga hingga kahyangan jagat, dengan penekanan pada keseimbangan buana agung dan buana alit. Karena siklusnya yang pendek, Kajeng Kliwon umumnya jatuh dua kali dalam satu bulan kalender Masehi. Tanggal pastinya dapat dicek pada kalender cetak terbitan lembaga resmi karena perhitungan triwara berpotensi berbeda antar penerbit.

Tilem Sasih Karo dan Purnama Sasih Katiga

Dari sisi penanggalan sasih yang berbasis fase bulan, Agustus 2026 memuat dua hari suci utama. Tilem Sasih Karo diperkirakan jatuh sekitar 12 Agustus 2026, bersamaan dengan fase bulan baru astronomis. Tilem dimaknai sebagai hari penyucian diri dan pemujaan terhadap Ida Sang Hyang Widi dalam manifestasi-Nya sebagai dewa pelebur, dan sebagian umat melaksanakan tapa, yoga, serta semadi.

Sehari setelahnya, penanggalan sasih berganti ke Sasih Katiga. Puncak paruh terang bulan ini ditandai dengan Purnama Sasih Katiga yang diperkirakan jatuh sekitar 28 Agustus 2026, bertepatan dengan fase bulan purnama. Purnama merupakan salah satu hari suci paling ramai di Bali, ditandai persembahyangan di pura-pura besar maupun merajan keluarga, lengkap dengan persembahan canang dan banten purnama.

Catatan dan Anjuran Pengecekan

Perlu dicatat bahwa kalender Bali dapat memuat selisih satu hingga dua hari antar penerbit karena perbedaan metode perhitungan, baik yang berbasis hisab astronomis maupun warisan lontar. Umat Hindu dianjurkan mencocokkan tanggal-tanggal di atas dengan kalender resmi yang dikeluarkan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), kantor urusan agama setempat, atau kalender cetak yang beredar di masing-masing kabupaten. Selain hari suci keagamaan, Agustus 2026 juga memuat peringatan nasional Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus yang turut dirayakan masyarakat Bali.

Dengan memahami susunan wuku, Tumpek, Anggara Kasih, Kajeng Kliwon, Tilem, dan Purnama di atas, umat Hindu maupun wisatawan dapat merencanakan kegiatan selama Agustus 2026 dengan lebih tertib, sekaligus menghormati aktivitas ritual yang berlangsung di berbagai penjuru Pulau Dewata.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User