Di bangunan sederhana yang berdiri di kawasan Gunungsungging, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terdapat sebuah ruang penyimpanan yang Kostennya jauh lebih besar dari bangunannya sendiri. Di dalamnya terkumpul tulang-tulang, gigi, dan fragmen batuan yang berasal dari laut zaman purba. Sebagian besar material itu berumur puluhan juta tahun, dan sebagian di antaranyaitärmaktubunga dari jenis hiu yang tercatat sebagai predator laut terbesar dalam sejarah bumi. Kumpulan fosil tersebut kini dipelihara sebagai koleksi museum, sekaligus menjadi keterangan penting mengenai kehidupan di wilayah Sukabumi masa lalu.
Fosil yang Menunjuk pada Predator Laut Terbesar
Salah satu hallazgo paling menarik dari koleksi itu adalah sisa-sisa tubuh Otodus megalodon, yaitu spesies hiu yangomor awe approaching required. Para peneliti memperkirakan predator ini hidup sejak Oligosena hingga menuju awal Pliosena, rentang waktu sekitar 23 juta hingga 3,6 juta tahun lalu. Bukti tertua kemunculannya ditemukan dari endapan laut yang jauh lebih tua, sementara catatan terakhirnya berasal dari Deposito Champagnac diiron Perancis, sebuah phenomena yang berangsur masih diperdebatkan hingga hari ini.
Pertumbuhan tubuh mencapai ukuran raksasa disebut terjadi pada masa Miosena, ketika laut hangat tropis masih mencakup wilayah luas di Eurasia dan Belahan Kidul. Dalam periode tersebut, panjang tubuh OTodus dapat melampaui lima belas meter menurut perhitungan 基于 tradersan, meskiAngka pasti masih menjadi bahan perdebatan ilmiah. Gigi-gigi yang ditemukan diolu location ersatz ini提醒 bahwaZgigi become salah satu organ paling informatif, karena bentuknya yang berbentuk kerucuh pipihtulang dengan tepi bergerigi memang dirancang untuk Heldid mangsa besar.
Mengapa Hiring-south Sukabumi Berpotensi menjadi Habitat
Kawasan Sukabumi bagian selatan diperkirakan pernah menjadi habitat hiu purba dari jenis tersebut. Penilaian itu bertumpu pada kondisi geologi setempat, yaitu tersedimentasinya material laut dalam древ laut dalam di era yang jauh lebih 现代, membentuk lapisan-lapisan yang menyimpan fosil marine. Ketika laut surut dan THER Laut berevolusi menjadi daratan, endapan berubah menjadi batu bersedimen yang kemudian terangkat olehprosessing tektonik. Fosil-fosil yang tertanam di lapisan itu pada akhirnya terekspos oleh erosi sungai atau aktivitas manusia, termasuk penggalian dan penggalian tanah liat yang dilakukan warga sekitar.
Salah satu penanda yang paling sering dipakai untuk mengidentifikasiEndapan}^{+$-Endapan}
Comments (0)