Sep 13, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

JAKARTA — IHSG Parkir di Zona Hijau Terdorong Aksi Beli Asing

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan tren positif pada penutupan perdagangan Kamis (4/7/2024). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri ses

JAKARTA — IHSG Parkir di Zona Hijau Terdorong Aksi Beli Asing

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan tren positif pada penutupan perdagangan Kamis (4/7/2024). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi perdagangan di zona hijau, menguat 0,49 persen atau naik 35,12 poin menuju level 7.220,89. Penguatan ini melanjutkan reli positif yang terjadi sejak awal pekan, di mana dorongan utama berasal dari kembalinya aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing pada saham-saham berkapitalisasi besar (big cap).

Investigasi Lurusin.com menunjukkan bahwa pergerakan indeks hari ini tidak sekadar didorong oleh spekulasi jangka pendek. Adanya sinyal melandainya inflasi di Amerika Serikat serta meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan oleh The Federal Reserve (The Fed) pada paruh kedua tahun ini menjadi pemicu utama masuknya kembali modal asing ke pasar saham domestik. Selain itu, stabilitas nilai tukar Rupiah yang bertahan di kisaran Rp16.330 per dolar AS memberikan ruang napas tambahan bagi para pelaku pasar untuk kembali mengumulasi aset berisiko.

Kronologi Pergerakan IHSG Selama Sesi Perdagangan

Pergerakan IHSG sepanjang hari Kamis berjalan dinamis dengan dominasi tekanan beli sejak pembukaan pasar. Berikut adalah garis waktu pergerakan indeks sepanjang sesi perdagangan:

  1. Pukul 09.00 WIB (Sesi I Dibuka): IHSG langsung melesat ke zona hijau di level 7.195,40, naik 9,63 poin (0,13%) dibanding penutupan hari sebelumnya. Sektor perbankan langsung memimpin penguatan awal.
  2. Pukul 11.30 WIB (Penutupan Sesi I): Indeks mempertahankan posisi positif dan ditutup pada level 7.235,12. Investor asing mencatatkan akumulasi beli bersih signifikan pada saham bank jumbo.
  3. Pukul 14.00 WIB (Sesi II Berjalan): Tekanan jual sempat muncul akibat aksi penyerapan keuntungan (profit taking) pada sektor energi, tetapi ditopang oleh penguatan sektor infrastruktur dan barang konsumsi.
  4. Pukul 16.00 WIB (Penutupan Perdagangan): IHSG mengunci posisi penutupan di level 7.220,89 dengan total volume perdagangan mencapai 18,4 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp9,8 triliun.

Analisis Sektoral dan Modal Asing

Berdasarkan data perdagangan bursa, investor asing membukukan total beli bersih (net buy) sebesar Rp540,2 miliar di seluruh pasar. Penguatan tertinggi dicatatkan oleh sektor keuangan yang melonjak 1,15 persen, disusul oleh sektor infrastruktur yang naik 0,78 persen.

"Masuknya kembali dana asing secara masif dalam dua hari terakhir menunjukkan kepercayaan pasar terhadap ketahanan ekonomi nasional di tengah gejolak global. Namun, investor tetap harus mewaspadai rilis data ketenagakerjaan AS yang berpotensi memicu volatilitas baru," ujar Budi Santoso, Analis Pasar Modal Senior Lurusin Financial Research.

Tabel berikut menyajikan perbandingan kinerja beberapa sektor utama penopang pergerakan IHSG pada penutupan perdagangan hari ini:

Sektor Perdagangan Perubahan (%) Saham Penopang Utama Arah Modal Asing
Keuangan (Finance) +1,15% BBCA, BMRI, BBRI Net Buy (Rp380 M)
Infrastruktur (Infrastructure) +0,78% TLKM, ISAT Net Buy (Rp95 M)
Barang Konsumsi (Consumer) +0,42% UNVR, ICBP Net Buy (Rp45 M)
Energi (Energy) -0,35% ADRO, PTBA Net Sell (Rp20 M)

Prospek dan Catatan untuk Investor

Secara teknikal, penguatan IHSG yang berhasil bertahan di atas level psikologis 7.200 membuka peluang kelanjutan pengujian level resistansi di kisaran 7.260 hingga 7.300 pada perdagangan mendatang. Kendati demikian, area penopang (support) kuat berada di level 7.150 jika terjadi koreksi teknis.

Para analis menyarankan agar investor ritel tidak terlalu agresif dan tetap memprioritaskan saham-saham berfundamental kuat dengan valuasi yang masih terdiskon (undervalued). Evaluasi portofolio secara berkala dan pemantauan dinamika geopolitik global tetap menjadi kunci dalam mengantisipasi kejutan balik pasar di paruh kedua tahun 2024.

Bursa Efek Indonesia ditutup positif pada Kamis (4/7). Investor asing memborong saham perbankan dengan total net buy Rp540,2 miliar. Simak analisis sektoral dan rekomendasi teknikal selengkapnya di Lurusin.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User