Fakta-Check: Klaim Prabowo Jadikan Indonesia Kelinci Percobaan Vaksin TBC

Lurusin.com — Sebuah unggahan video yang beredar di media sosial Facebook mengklaim bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyetujui Indonesia

Jul 17, 2026 - 12:22
0 0

Lurusin.com — Sebuah unggahan video yang beredar di media sosial Facebook mengklaim bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyetujui Indonesia menjadi "kelinci percobaan" untuk uji coba vaksin Tuberkulosis (TBC). Klaim tersebut ramai diperbincangkan warganet dan memicu pro-kontra di tengah masyarakat.

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook "زهرة الرائعة" pada Senin (12/7/2026). Video yang disertakan menampilkan cuplikan pidato Prabowo yang membahas berbagai jenis vaksin dan menyinggung komitmen filantropis Bill Gates untuk membantu Indonesia di bidang kesehatan. Namun, narasi yang dibangun dalam unggahan tersebut dinilai menyesatkan oleh tim pemeriksa fakta.

Konten Video yang Beredar

Dalam video yang viral tersebut, Prabowo menyampaikan pidato terkait kerja sama Indonesia dengan Bill Gates di sektor kesehatan. Berikut kutipan lengkap pernyataan Prabowo yang menjadi dasar klaim tersebut:

"Beliau sedang kembangkan vaksin TBC untuk dunia, tapi Indonesia akan jadi salah satu tempat yang akan diuji coba. Dan kita harus mengetahui bahwa TBC memakan korban kita cukup besar, yang meninggal hampir 100 ribu setiap tahun. Dan itu tekad kita untuk menurunkan dan beliau menunjukkan komitmen beliau untuk terus bantu kita di bidang itu. Juga untuk beliau sedang kembangkan vaksin malaria. Jadi pada dasarnya, saya menyampaikan komitmen-komitmen beliau untuk membantu kita mengendalikan penyakit sangat berbahaya yang endemik di negara kami. Dan kejayaan vaksin polio. Dan kami menanti-nantikan penyebab malaria dan TBC, yang saya pikir tidak akan terlalu jauh di masa depan."

Berdasarkan kutipan tersebut, Prabowo sejatinya tidak menggunakan istilah "kelinci percobaan" dalam pidatonya. Ia justru menyoroti angka kematian akibat TBC yang tinggi di Indonesia dan menekankan pentingnya kolaborasi dengan Bill Gates untuk mengembangkan vaksin yang dapat menekan angka kematian tersebut.

Analisis Fakta

Tim pemeriksa fakta Tirto melakukan penelusuran terhadap konteks pidato Prabowo secara menyeluruh. Berdasarkan verifikasi, klaim bahwa Prabowo "menyetujui Indonesia menjadi kelinci percobaan vaksin TBC" mengandung beberapa kekeliruan:

  • Tidak ada pernyataan eksplisit bahwa Indonesia dijadikan "kelinci percobaan" oleh Prabowo dalam pidatonya.
  • Konteks berbeda: Prabowo membahas peluang kerja sama dengan Bill Gates Foundation untuk pengembangan vaksin TBC dan malaria.
  • Penggunaan istilah menyesatkan: Unggahan tersebut menggunakan frasa "kelinci percobaan" yang bernuansa negatif dan tidak mencerminkan pernyataan resmi Prabowo.
  • Tujuan kolaborasi: Kerja sama ini bertujuan menekan angka kematian akibat TBC yang mencapai hampir 100 ribu jiwa per tahun di Indonesia.

Perlu dipahami bahwa uji klinis vaksin merupakan prosedur standar dalam pengembangan obat dan vaksin secara global. Proses ini dilakukan dengan protokol ketat, melibatkan persetujuan etik, dan diawasi oleh lembaga kesehatan resmi seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Respons Warganet dan Dampak Penyebaran

Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (16/7/2026), unggahan dari akun "زهرة الرائعة" telah mendapatkan 8 likes, 13 komentar, dan 680 kali tayangan. Kolom komentar menunjukkan polarisasi di kalangan warganet, di mana sebagian menolak program vaksinasi, sementara sebagian lainnya mendukung langkah pemerintah dalam menurunkan angka kematian akibat TBC.

Tirto juga menemukan unggahan serupa dari akun Facebook "Eko Febriyanto" yang menampilkan cuplikan video dengan narasi serupa. Hal ini menunjukkan bahwa klaim hoaks tersebut telah menyebar secara masif dan berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil verifikasi, klaim bahwa Prabowo menyetujui Indonesia menjadi "kelinci percobaan" vaksin TBC adalah tidak benar atau menyesatkan (SALAH). Presiden Prabowo dalam pidatonya justru menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Bill Gates untuk membantu Indonesia menangani penyakit TBC dan malaria yang menjadi masalah kesehatan serius di Tanah Air.

Masyarakat diimbau untuk lebih kritis dalam menerima informasi dari media sosial dan selalu memverifikasi kebenaran berita melalui sumber-sumber terpercaya. Penyebaran klaim tanpa konteks yang jelas dapat menimbulkan误解 dan menghambat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.


FAQ: Pertanyaan Penting Seputar Vaksin TBC

1. Apakah Indonesia benar-benar dijadikan kelinci percobaan vaksin TBC?
Tidak. Klaim tersebut tidak berdasar. Indonesia justru dilibatkan dalam kerja sama pengembangan vaksin TBC dengan Bill Gates Foundation untuk menekan angka kematian akibat Tuberkulosis yang mencapai hampir 100 ribu jiwa per tahun.

2. Bagaimana prosedur uji klinis vaksin di Indonesia?
Uji klinis vaksin di Indonesia dilakukan dengan protokol ketat sesuai standar internasional, melibatkan persetujuan etik, dan diawasi oleh BPOM serta WHO. Proses ini bukan "percobaan" melainkan tahapan ilmiah yang sah.

3. Mengapa kerja sama dengan Bill Gates terkait vaksin TBC penting?
TBC masih menjadi penyakit endemik di Indonesia dengan tingkat kematian tinggi. Kerja sama internasional ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan vaksin yang efektif untuk mengendalikan penyebaran penyakit tersebut.


[TAGS]: Prabowo Subianto, Vaksin TBC, Bill Gates, Fakta-Check, Hoaks Kesehatan

[SOCIAL_TWEET]: 🚨 FAKTA-CHECK: Klaim Prabowo jadikan Indonesia "kelinci percobaan" vaksin TBC adalah SALAH. Dalam pidatonya, Prabowo justru menyoroti kerja sama dengan Bill Gates untuk menekan angka kematian TBC yang capai 100 ribu jiwa/tahun. Jangan mudah percaya hoaks! #CekFakta #Lurusin

[SOCIAL_FB]: 📢 Hasil verifikasi terbaru: Klaim viral yang menyebut Prabowo menyetujui Indonesia jadi kelinci percobaan vaksin TBC terbukti menyesatkan. Faktanya, Prabowo membahas komitmen Bill Gates untuk membantu Indonesia menangani TBC dan malaria. Mari bijak menerima informasi! #FaktaCheck #Lurusincom

[SOCIAL_TG]: ⚠️ HOAKS TER VERIFIKASI ❌\n\nKlaim: Prabowo jadikan Indonesia kelinci percobaan vaksin TBC\n\nFakta: Prabowo TIDAK menggunakan istilah tersebut. Ia membahas kerja sama dengan Bill Gates Foundation untuk pengembangan vaksin TBC guna menekan angka kematian ~100 ribu jiwa/tahun.\n\nSumber: tirto.id\n#Lurusin #FaktaCheck

[SOCIAL_THREADS]: Fakta-check terbaru 🧵\n\n1/3 Klaim viral di Facebook menyebut Prabowo menyetujui Indonesia jadi "kelinci percobaan" vaksin TBC. Benarkah?\n\n2/3 Hasil verifikasi: SALAH. Prabowo justru membahas kerja sama dengan Bill Gates untuk pengembangan vaksin TBC & malaria, bukan menjadikan Indonesia kelinci percobaan.\n\n3/3 Uji klinis vaksin adalah prosedur standar ilmiah yang diawasi BPOM & WHO, bukan "percobaan" seperti narasi hoaks. Tetap kritis terhadap informasi! #CekFakta

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User