DOSS Optimistis Pasar Kreatif RI Tumbuh via Ekspansi Distribusi

PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) mengkonfirmasi peningkatan pendapatan melalui strategi ekspansi distribusi yang agresif, memanfaatkan momentum pertumbu

Jul 08, 2026 - 12:23
0 0

PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) mengkonfirmasi peningkatan pendapatan melalui strategi ekspansi distribusi yang agresif, memanfaatkan momentum pertumbuhan creator economy di Indonesia. Manajemen menyatakan keyakinannya bahwa pasar kreatif domestik akan terus berekspansi, didukung oleh penetrasi internet yang tinggi dan demografi produktif.

Pijakan Makro: Creator Economy Indonesia

Data Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menunjukkan nilai tambah ekonomi kreatif Indonesia mencapai Rp1.414 triliun pada 2024, tumbuh 7,2% secara tahunan. Subsektor konten digital—yang mencakup video, audio, dan aplikasi—menyumbang 17,3% dari total tersebut, menjadikannya salah satu pilar pertumbuhan tercepat. Survei Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 221 juta orang (penetrasi 79%), dan content creator aktif diperkirakan telah melampaui 12 juta akun di berbagai platform.

“Struktur demografi Indonesia dengan 68% penduduk usia produktif menciptakan pasar yang sangat besar bagi produk dan layanan pendukung kreasi konten. Ini bukan lagi ceruk, melainkan arus utama konsumsi digital,” ujar Kepala Riset Ekonomi Digital INDEF, menanggapi tren tersebut.

Respons Korporasi: Ekspansi Distribusi DOSS

DOSS, yang bergerak di distribusi produk teknologi dan gaya hidup, memperluas jaringan distribusinya ke 14 kota tier-2 dan tier-3 sepanjang 2025, melengkapi eksistensinya di kota-kota besar. Ekspansi ini difokuskan pada produk-produk yang menopang ekosistem content creation—kamera mirrorless, mikrofon nirkabel, ring light LED, dan aksesori perekaman portabel. Data internal perusahaan menunjukkan bahwa segmen produk kreator berkontribusi 38% terhadap total volume penjualan pada kuartal III-2025, naik dari 24% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Strategi distribusi DOSS bertumpu pada kemitraan offline-to-online: gerai fisik berfungsi sebagai pusat pengalaman dan edukasi, sementara platform e-commerce menangkap transaksi cepat. Pendekatan ini memperpendek rantai pasok dan meningkatkan margin hingga 520 basis poin secara setahun.

Kinerja Keuangan dan Perbandingan

Laporan keuangan DOSS per semester I-2025 mencatat pendapatan bersih Rp687 miliar, naik 24% yoy. Laba usaha tercatat Rp112 miliar dengan marjin laba usaha 16,3%. Kinerja ini merefleksikan pemulihan konsumsi dan keberhasilan ekspansi distribusi.

Indikator Kunci Kinerja DOSS (Semester I 2024 vs. Semester I 2025)
Metrik 2024 2025 Perubahan
Pendapatan Bersih Rp554 miliar Rp687 miliar +24%
Laba Usaha Rp83 miliar Rp112 miliar +34,9%
Marjin Laba Usaha 15,0% 16,3% +130 bps
Kontribusi Produk Kreator 24% 38% +14 pp

Analisis Risiko dan Peluang

Ketergantungan pada creator economy menghadirkan risiko volatilitas permintaan, mengingat tren konsumsi konten bergerak cepat. Namun, diversifikasi portofolio DOSS ke perangkat smart home dan aksesori gaming menjadi penyangga. Selain itu, kebijakan pemerintah melalui program Indonesia Digital Creative menjanjikan insentif pajak bagi pelaku industri, yang secara struktural menguntungkan distributor seperti DOSS.

“Emiten retail-distributor dengan eksposur signifikan ke produk kreator memiliki korelasi positif terhadap pertumbuhan PDB digital. Selama penetrasi internet dan urbanisasi kelas menengah berlanjut, skenario bullish DOSS cukup solid,” tulis analis dari Binaartha Sekuritas dalam catatan terbarunya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User