Cek Fakta: Video Prabowo Emosi karena Gedung DPR RI Dibakar

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan tim investigasi Lurusin, sebuah video berdurasi pendek beredar luas di platform media sosial dan aplikasi pesan. Video tersebut menampilkan sosok yang menyerupai ...

Cek Fakta: Video Prabowo Emosi karena Gedung DPR RI Dibakar

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan tim investigasi Lurusin, sebuah video berdurasi pendek beredar luas di platform media sosial dan aplikasi pesan. Video tersebut menampilkan sosok yang menyerupai Presiden Prabowo Subianto berbicara dengan intonasi tinggi dan gestur tegas. Narasi yang menyertai unggahan itu menyatakan bahwa kemarahan tersebut dipicu peristiwa pembakaran Gedung DPR RI oleh demonstran. Klaim ini menyebar di tengah rangkaian aksi unjuk rasa akhir Agustus 2025 dan berpotensi memicu kesalahpahaman publik terhadap kondisi faktual di lapangan.

Klaim yang Beredar

Unggahan yang beredar memuat keterangan tertulis yang menyebut presiden murka setelah gedung parlemen dibakar massa. Sebagian versi bahkan menambahkan narasi bahwa seluruh kompleks parlemen ludes dilalap api. Klaim tersebut disebarkan ulang oleh sejumlah akun dengan jumlah penayangan mencapai puluhan ribu kali, sehingga masuk dalam kategori konten yang perlu diperiksa secara forensik.

KLAIM: Video memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto emosi karena Gedung DPR RI dibakar demonstran. FAKTA: Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta, tidak mengalami kebakaran. Bangunan utama kompleks parlemen tetap utuh dan berfungsi. Penelusuran pada kanal resmi kepresidenan tidak menemukan tayangan yang identik dengan video yang beredar.

Hasil Verifikasi Video

Tim verifikasi melakukan pemeriksaan frame per frame terhadap video tersebut. Ditemukan sejumlah kejanggalan teknis. Pertama, kualitas visual pada area wajah tidak konsisten dengan pencahayaan ruangan. Kedua, sinkronisasi antara gerakan bibir dan audio tidak selaras pada beberapa detik tertentu. Ketiga, latar ruangan tidak cocok dengan dokumentasi resmi ruang kerja maupun podium yang biasa digunakan presiden dalam pernyataan publik.

Penelusuran menggunakan teknik pencarian gambar terbalik terhadap tangkapan layar video tidak menemukan sumber tayangan asli dari lembaga penyiaran mana pun. Pemeriksaan silang dilakukan terhadap kanal resmi Sekretariat Kabinet, akun media sosial resmi kepresidenan, serta arsip siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. Hasilnya, tidak ada satu pun pernyataan resmi presiden yang visualnya sesuai dengan konten video yang beredar. Bukti-bukti tersebut mengindikasikan kuat bahwa video merupakan hasil manipulasi digital, baik melalui penyuntingan maupun teknologi sintetis.

Kondisi Faktual Gedung DPR RI

Data menunjukkan bahwa kompleks DPR RI di Senayan memang menjadi titik konsentrasi massa selama demonstrasi akhir Agustus 2025. Namun, faktanya adalah bangunan utama parlemen tidak terbakar. Dokumentasi visual dari jurnalis lapangan serta keterangan kepolisian mengonfirmasi bahwa bangunan Nusantara dan gedung-gedung penunjang di dalam kompleks tetap berdiri dan tidak mengalami kerusakan struktural akibat api.

Kerusakan yang terverifikasi terjadi pada sejumlah fasilitas publik di luar pagar kompleks, antara lain halte transportasi umum, pos polisi, dan gerbang tol di kawasan sekitar. Peristiwa kebakaran gedung dewan yang benar-benar terjadi berlokasi di luar Jakarta, yakni Gedung DPRD Makassar, yang terbakar pada 29 Agustus 2025 dan menimbulkan korban jiwa. Mengaitkan peristiwa tersebut dengan Gedung DPR RI di Jakarta adalah tidak akurat dan bertentangan dengan data resmi.

Pernyataan resmi presiden terkait gelombang demonstrasi memang ada dan disiarkan melalui kanal resmi. Namun isi pernyataan tersebut berupa instruksi penegakan hukum terhadap perusakan fasilitas publik serta jaminan perlindungan hak menyampaikan pendapat, bukan reaksi emosional atas pembakaran Gedung DPR RI, karena peristiwa tersebut tidak pernah terjadi.

Kesimpulan

Berdasarkan verifikasi terhadap konten video, penelusuran sumber resmi, dan pemeriksaan kondisi faktual di lapangan, klaim bahwa video menunjukkan Presiden Prabowo Subianto emosi akibat pembakaran Gedung DPR RI adalah tidak akurat dan menyesatkan. Gedung DPR RI tidak terbakar, dan video yang beredar tidak berasal dari sumber resmi mana pun.

Rating: HOAX. Konten termasuk kategori fabrikasi, yakni konten palsu yang dibuat menyerupai kebenaran. Publik diimbau tidak membagikan ulang video tersebut dan selalu merujuk pada kanal resmi kepresidenan serta lembaga negara sebelum mempercayai narasi serupa. Menyebarkan konten manipulatif di tengah situasi sensitif berisiko memperkeruh informasi publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User