Berita Terkini: VNL Putri, Mundur Jampidsus, Cuaca, Sekolah, Ojol

Sepekan terakhir diwarnai kabar dari berbagai bidang: pertandingan bola voli dunia, gonjang-ganjing institusi hukum, inovasi atasi cuaca, persiapan sekolah, hingga kebijakan transportasi.Jadwal dan Kl...

Jul 11, 2026 - 21:50
0 0
Berita Terkini: VNL Putri, Mundur Jampidsus, Cuaca, Sekolah, Ojol

Sepekan terakhir diwarnai kabar dari berbagai bidang: pertandingan bola voli dunia, gonjang-ganjing institusi hukum, inovasi atasi cuaca, persiapan sekolah, hingga kebijakan transportasi.

Jadwal dan Klasemen VNL Putri 2026

Kompetisi Volleyball Nations League (VNL) Putri 2026 memasuki hari krusial pada 11-12 Juli 2026. Enam laga seru dijadwalkan dan disiarkan langsung oleh Moji TV serta platform streaming Vidio. Beberapa pertandingan unggulan seperti Brasil melawan Amerika Serikat dan Italia versus Jepang akan tersaji sore ini. Penggemar dapat menyaksikan tim-tim unggulan memperebutkan posisi puncak klasemen. Berdasarkan pembaruan terbaru, Brasil memimpin dengan 22 poin, diikuti Amerika Serikat dan Italia dengan selisih tipis. Pertandingan ini akan menentukan langkah mereka ke semifinal. Jadwal lengkap mencakup pertandingan pagi hingga malam, memastikan penonton tidak ketinggalan aksi. Klasemen sementara menunjukkan dominasi tim tradisional, namun kejutan dari tim kuda hitam menambah daya tarik turnamen tahun ini.

Febrie Mundur dari Jampidsus dalam Hitungan Jam

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah akhirnya mengundurkan diri pada Jumat (11/7/2026) setelah sebelumnya membantah rumor pengunduran diri. Pada pagi hari, ia menepis isu tersebut, namun dalam hitungan jam, keputusan mundur diumumkan. Pengunduran diri ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap penanganan sejumlah kasus korupsi besar. Sebelumnya, Febrie dikenal sebagai figur tegas yang membawa beberapa kasus ke meja hijau. Langkah mundur ini memicu reaksi beragam dari kalangan hukum dan politisi. Posisi Jampidsus untuk sementara diisi oleh pejabat pelaksana tugas sembari menunggu penunjukan definitif dari Jaksa Agung.

Manusia Mengakali Cuaca Panas Ekstrem

Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah mendorong kembali praktik modifikasi cuaca. Teknologi ini bukan barang baru; peradaban manusia telah mencoba merekayasa cuaca sejak puluhan tahun silam. Sejarah modifikasi cuaca dimulai pada 1940-an dengan proyek penyemaian awan untuk tujuan militer dan pertanian. Di Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjadi koordinator operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Musim kemarau panjang tahun ini meningkatkan permintaan modifikasi cuaca untuk mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta menjaga ketersediaan air waduk. Dengan menyemai garam di awan, pihak berwenang memicu hujan buatan guna menurunkan suhu. Meski bukan solusi permanen, modifikasi cuaca terbukti efektif dalam jangka pendek, meski menuai perdebatan dampak lingkungan jangka panjang. Para ahli menyarankan pendekatan holistik meliputi konservasi air dan pengurangan emisi sebagai strategi utama hadapi perubahan iklim.

Perlengkapan Sekolah Ramah Lingkungan untuk Tahun Ajaran Baru

Menjelang tahun ajaran 2026/2027 yang dimulai serentak Juli ini, orang tua mulai berburu perlengkapan sekolah. Tren tahun ini mengarah pada produk ramah lingkungan yang tidak hanya mendukung pembelajaran, tetapi juga keberlanjutan bumi. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan mendorong penggunaan alat tulis berkelanjutan sebagai bagian implementasi Kurikulum Merdeka. Berbagai pilihan tersedia:

  • Tas dari bahan daur ulang atau kanvas organik
  • Tempat pensil bambu
  • Buku catatan berbahan kertas bersertifikat FSC
  • Botol minum stainless steel bebas BPA
  • Alat tulis isi ulang atau terbuat dari kayu bersertifikat
  • Kotak bekal dari silikon food grade
  • Sepatu sekolah dari kulit sintetis ramah lingkungan
  • Krayon dan spidol non-toksik berbasis air
  • Penghapus dari karet alam
  • Ransel dengan fitur reflektif dari limbah plastik

Dengan memilih produk-produk ini, orang tua turut menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Harga bervariasi, namun sebanding dengan ketahanan dan nilai edukatif yang ditawarkan. Permintaan yang meningkat mendorong produsen lokal berinovasi merilis koleksi alat sekolah berwawasan lingkungan dengan desain menarik.

Potongan Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%

Mulai 1 Juli 2026, pemerintah memberlakukan kebijakan pemangkasan komisi aplikasi ojek online (ojol) menjadi 8 persen, turun dari sebelumnya 15-20 persen. Kebijakan yang tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan ini bertujuan melindungi pendapatan pengemudi, namun memukul perusahaan aplikator seperti Gojek, Grab, dan ShopeeFood. Pendapatan aplikator terancam anjlok, memaksa mereka menyiasati dengan beragam cara. Beberapa aplikator menggencarkan layanan ekspedisi dan pengiriman paket untuk menambah margin. Selain itu, efisiensi operasional menjadi kunci, seperti mengurangi insentif promosi dan optimalisasi rute. Mereka juga mulai menawarkan paket langganan premium bagi konsumen guna meningkatkan pendapatan non-komisi. Di sisi lain, pengemudi menyambut baik meski khawatir akan pengurangan bonus. Pengamat menilai, dalam jangka panjang, aplikator harus mendiversifikasi portofolio atau menaikkan harga layanan untuk bertahan. Dinamika baru ini menjadi ujian bagi ekosistem transportasi daring Tanah Air.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User