Sep 14, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Badung — Pemkab Pacu Vaksinasi Massal Usai Temukan 33 Kasus Rabies

Di balik keindahan lanskap pariwisata Kabupaten Badung, Bali, yang senantiasa dipadati wisatawan domestik maupun mancanegara, sebuah ancaman kesehatan masy

Badung — Pemkab Pacu Vaksinasi Massal Usai Temukan 33 Kasus Rabies

Di balik keindahan lanskap pariwisata Kabupaten Badung, Bali, yang senantiasa dipadati wisatawan domestik maupun mancanegara, sebuah ancaman kesehatan masyarakat berskala serius tengah mengintai secara senyap. Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Kabupaten Badung mencatat setidaknya 33 kasus positif rabies yang berhasil diidentifikasi di wilayah tersebut. Penemuan ini kembali menyalakan alarm kewaspadaan tinggi terkait mitigasi penyakit menular berisiko fatal yang ditularkan melalui gigitan Hewan Penular Rabies (HPR), khususnya anjing liar maupun peliharaan warga.

Ancaman Nyata di Balik Destinasi Wisata

Penemuan puluhan kasus ini memicu respons cepat dari otoritas setempat. Penyebaran rabies bukan sekadar persoalan kesehatan hewan, melainkan ancaman langsung bagi keselamatan jiwa manusia dan reputasi pariwisata Bali secara keseluruhan. Kepala Diperpa Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, menegaskan bahwa penanganan yang terukur dan masif menjadi harga mati guna membendung penyebaran virus yang menyerang sistem saraf pusat tersebut.

"Upaya serius menekan penyebaran rabies di Badung digencarkan dengan terus menggencarkan program vaksinasi massal hewan penular rabies (HPR), khususnya anjing," ungkap Raka Sukadana dalam keterangannya.

Peta Populasi dan Strategi Vaksinasi Massal

Berdasarkan analisis pemetaan lapangan, populasi anjing di Kabupaten Badung tidak tersebar secara merata. Wilayah Kuta Selatan dan Kecamatan Mengwi teridentifikasi memiliki kepadatan populasi anjing tertinggi, sehingga dua kawasan ini ditempatkan sebagai fokus prioritas intervensi vaksinasi massal. Kuta Selatan, yang merupakan gerbang utama destinasi pariwisata internasional, membutuhkan perlindungan ekstra untuk mencegah terjadinya krisis kesehatan publik yang dapat memukul sektor ekonomi lokal.

Untuk menanggulangi ancaman tersebut, Pemkab Badung telah mengamankan suplai logistik berupa 115.000 dosis vaksin rabies. Jumlah ini disiapkan untuk menyasar estimasi populasi sekitar 95.000 ekor anjing di seluruh wilayah Badung. Pengadaan vaksin ini bersumber dari dua lini utama, yaitu APBD Kabupaten Badung dan bantuan Pemerintah Provinsi Bali.

Indikator Program Rincian Data
Target Minimum Vaksinasi Nasional 70,0% dari populasi HPR
Cakupan Vaksinasi Tercapai 78,5% (Melampaui Target)
Total Alokasi Dosis Vaksin 115.000 Dosis
Alokasi Dosis Pemkab Badung 75.000 Dosis
Alokasi Dosis Bantuan Pemprov Bali 40.000 Dosis
Estimasi Populasi Sasaran (Anjing) 95.000 Ekor

Langkah Taktis Pemutus Rantai Penularan

Meskipun target standar nasional vaksinasi HPR berada di angka 70 persen, Badung berhasil melampaui ambang batas tersebut dengan mencatatkan capaian 78,5 persen. Keberhasilan menembus angka krisis ini dipandang sebagai benteng pertahanan utama dalam memutus rantai transmisi virus secara komprehensif.

Pelaksanaan vaksinasi secara intensif dijadwalkan berlangsung selama empat bulan penuh, yakni sejak April hingga Juli 2026. Dalam rentang waktu tersebut, tim medis dan petugas kesehatan hewan diterjunkan langsung ke pemukiman penduduk untuk melakukan penyisiran (sweeping) dari rumah ke rumah di kawasan rentang populasi tinggi.

"Vaksinasi massal dijadwalkan berlangsung selama empat bulan, mulai April hingga Juli 2026. Petugas kesehatan hewan turun langsung ke lapangan melakukan penyisiran dan vaksinasi di sejumlah wilayah, terutama kawasan dengan populasi anjing yang tinggi," sebut Raka Sukadana.

Kendati fase intensif vaksinasi berakhir pada Juli, Diperpa Badung memastikan bahwa posko dan layanan vaksinasi akan tetap beroperasi aktif hingga akhir tahun 2026. Skema ini disiapkan sebagai langkah antisipasi kondisi darurat jika sewaktu-waktu muncul laporan kasus gigitan baru atau indikasi klinis rabies di titik-titik tertentu. Keselamatan warga dan kepastian keamanan bagi para pelancong menjadi komitmen mutlak yang tak boleh dikompromikan.

Diperpa Badung mengamankan 115.000 dosis vaksin rabies untuk menyasar 95.000 populasi anjing. Wilayah Kuta Selatan dan Mengwi jadi prioritas utama penanganan. Baca selengkapnya di Lurusin.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User