Puerto San Carlos, Meksiko — Badai Tropis Polo melakukan pendaratan kedua di pantai barat laut Pasifik Meksiko pada Selasa (29/9/2026), setelah sehari sebelumnya menghantam wilayah selatan Semenanjung Baja California dengan angin kencang, hujan deras, dan banjir yang memutus aliran listrik serta merendam jalanan kota pesisir.
Pusat Badai Nasional Amerika Serikat (NHC) di Miami mencatat Polo mendarat di pesisir barat Baja California, tepat di selatan kota Las Barrancas, sekitar 130 kilometer utara Cabo San Lazaro dan 115 kilometer selatan Mulege. Badai tersebut bergerak ke timur laut dengan kecepatan 20 kilometer per jam dan angin berkelanjutan maksimum mencapai 175 kilometer per jam — setara kategori 2 dalam skala Saffir-Simpson.
Tiga Fase Mematikan Sepanjang Semenanjung
- Senin malam, pendaratan pertama: Polo menghantam Las Barrancas sekitar pukul 23.00 waktu setempat sebagai badai kategori 2, dengan angin 96–110 mph, sebelum melemah menjadi kategori 1 saat menyeberangi daratan Baja menuju wilayah Sonora di daratan utama.
- Sebelum mendarat, puncak kekuatan: Pada Senin, Polo sempat mencapai kategori 3 dengan angin berkelanjutan 185 km/jam, memicu peringatan banjir bandang yang mengancam jiwa di Baja California Sur.
- Selasa pagi, pendaratan kedua: Polo kembali mendarat di pantai Pasifik barat laut Meksiko, memicu gelombang pasang yang merobohkan pertahanan pesisir dan merendam permukiman warga.
Di kota Puerto San Carlos, foto yang beredar memperlihatkan jalanan utama yang terendam lumpur dan air laut. Pemerintah negara bagian Sonora pada Senin malam mengumumkan suspendasi seluruh kegiatan nonesensial, termasuk sekolah, olahraga, dan kantor, di ibu kota serta lebih dari satu belas munisipalitas. Angkatan Laut Meksiko mengerahkan tiga kapal logistik untuk menjangkau komunitas pesisir yang terputus akibat badai, sementara pelabuhan di seluruh kawasan ditutup dan perjalanan darat dihentikan sementara.
Hujan 300 Milimeter dan Ancaman Luar Meksiko
Badai diperkirakan menurunkan hujan sebanyak 150–300 milimeter di sebagian Baja California Sur. Tak hanya Meksiko, sisa-sisa Polo diperkirakan bercampur dengan sistem badai lain di Amerika Serikat pada Selasa sore, memperkuat pasokan kelembapan dan memicu peringatan banjir bagi lebih dari 30 juta warga di 12 negara bagian, dari California dan Texas hingga Iowa.
"Kita terjebak dalam waktu yang sangat, sangat singkat. Itu bukan yang kami inginkan. Kami ingin hujan yang merata sepanjang musim panas."
Peringatan tersebut diungkapkan Andrew Mangham, ahli hidrologi senior Badan Cuaca Nasional di Albuquerque, New Mexico. Semalam, peringatan banjir bandang sempat berlaku di Utah dan Arizona, termasuk banjir hampir rekor di Sungai Virgin, Taman Nasional Zion.
Musim Badai Pasifik yang Di Luar Kebiasaan
Bob Oravec, pen Senior Badan Cuaca Nasional, menyebut aktivitas badai Pasifik musim ini di atas rata-rata dan konsisten dengan pola tahun El Nino, yang memicu pemanasan tanpa preseden di Samudra Pasifik khatulistiwa. Polo sendiri terbentuk pada 20 September sebagai salah satu dari tiga badai yang berkembang bersamaan di Pasifik, diiringi Badai Nolo di dekat Hawaii dan Badai Tropis Rachel yang melintas sekitar 485 kilometer barat daya Acapulco.