Sep 18, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

ASLABKESDA Perkuat Kemandirian Laboratorium Kesehatan Melalui Expo 2026 di Bali

Di tengah pusaran tantangan kesehatan global yang kian kompleks, keberadaan laboratorium kesehatan tidak lagi sekadar menjadi ruang pemeriksaan spesimen di

ASLABKESDA Perkuat Kemandirian Laboratorium Kesehatan Melalui Expo 2026 di Bali

Di tengah pusaran tantangan kesehatan global yang kian kompleks, keberadaan laboratorium kesehatan tidak lagi sekadar menjadi ruang pemeriksaan spesimen di balik layar. Laboratorium kini diposisikan sebagai garis pertahanan utama dalam sistem ketahanan kesehatan nasional. Kesadaran mendalam ini mengemuka dalam persiapan ajang bergengsi ASLABKESDA Expo 2026, sebuah momentum krusial yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III, Forum Ilmiah V, serta Pameran Alat Laboratorium bertaraf internasional di Provinsi Bali.

Mengusung tema besar “Penguatan dan Akselerasi Kemandirian Laboratorium Kesehatan untuk Transformasi Sistem Kesehatan yang Tangguh dan Berkelanjutan”, perhelatan ini menjadi cermin bagi arah kebijakan medis Indonesia. Pengalaman masa lalu membuktikan bahwa ketergantungan pada rantai pasok luar negeri saat krisis kesehatan dapat melumpuhkan kapasitas deteksi dini penyakit. Oleh karena itu, penguatan kapasitas laboratorium domestik kini dipandang sebagai harga mati demi menjaga kedaulatan kesehatan bangsa.

Urgensi Kemandirian dan Transformasi Sistemik

Penyelenggaraan eksposisi ini bukan sekadar agenda seremoni rutin tahunan, melainkan bentuk konsolidasi taktis antara regulator, praktisi, akademisi, hingga pelaku industri teknologi medis. Ketua Panitia ASLABKESDA Expo 2026, Iskandar AR, S.ST., menegaskan bahwa ajang ini dirancang untuk menjawab jurang pemisah antara kebutuhan pelayanan medis dengan ketersediaan fasilitas laboratorium yang merata di seluruh pelosok daerah.

“Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran laboratorium kesehatan dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional,” kata Iskandar dalam keterangannya pada Rabu (16/9).

Dalam perspektif yang lebih luas, Asosiasi Laboratorium Kesehatan Daerah (ASLABKESDA) Indonesia berupaya menjembatani disparitas kualitas pelayanan antarwilayah. Ketua Umum DPP ASLABKESDA Indonesia, Drs. Endra Muryanto, Apt., MHA., MM., menyampaikan bahwa penguatan jejaring organisasi merupakan kunci utama dalam menjamin mutu standar pelayanan di seluruh Indonesia. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan swasta menjadi prioritas utama demi menciptakan fondasi medis yang tidak mudah terguncang saat menghadapi krisis.

Bali Sebagai Pusat Inovasi dan Kolaborasi Laboratorium

Penunjukan Bali sebagai lokasi penyelenggaraan Expo 2026 membawa pesan strategis tersendiri. Sebagai destinasi berskala internasional, Bali diharapkan mampu memfasilitasi pertukaran gagasan serta adopsi teknologi mutakhir secara lebih terintegrasi. Kepala UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa Provinsi Bali, dr. Ni Made Rindra Hermawathi, Sp.PK., menyambut positif penunjukan daerahnya sebagai tuan rumah perhelatan nasional tersebut.

“Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi, berbagi pengalaman, serta mendorong inovasi dan peningkatan mutu pelayanan Laboratorium Kesehatan Masyarakat,” ujar dr. Rindra secara tegas.

Untuk memahami peta transformasi laboratorium kesehatan masyarakat di Indonesia, berikut adalah kerangka kerja strategis yang menjadi fokus utama dalam pameran dan konferensi tersebut:

Pilar Transformasi Fokus Strategis Target Dampak Nasional
Kemandirian Teknologi Pemberdayaan industri alat laboratorium domestik dan transfer teknologi Pengurangan ketergantungan impor alat medis hingga 40%
Standarisasi Mutu Peningkatan akreditasi dan integrasi jejaring labkesmas nasional Pemerataan kualitas uji diagnostik di 38 provinsi
Kapasitas SDM Forum ilmiah & pelatihan teknis berkelanjutan untuk patolog dan analis Peningkatan keahlian teknis tenaga laboratorium daerah

Menjembatani Industri dan Layanan Kesehatan Publik

Aspek krusial lain yang disorot dalam perhelatan ini adalah pameran alat laboratorium modern. Pameran tersebut dirancang bukan hanya sebagai ajang komersial, melainkan sebagai sarana komunikasi intensif antara penyedia teknologi medis dan pengelola laboratorium di daerah. Melalui interaksi langsung ini, para pengambil keputusan di sektor kesehatan dapat menilai efisiensi, akurasi, dan kesesuaian alat uji yang akan diterapkan pada fasilitas pelayanan publik.

Langkah ini dinilai sangat vital mengingat kemajuan ilmu pengetahuan di bidang diagnostik bergerak sangat cepat. Tanpa adanya pemutakhiran alat dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, laboratorium daerah berisiko tertinggal dalam mendeteksi varian penyakit baru maupun ancaman epidemi di masa depan. Transformasi kesehatan tidak mungkin terwujud tanpa laboratorium yang tangguh, mandiri, dan berstandar global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User